Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Dijauhkan dari Marabahaya, Amalan Memohon Perlindungan kepada Allah

Kompas.com, 9 September 2026, 10:14 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com — Setiap orang tentu berharap selalu berada dalam keselamatan dan dijauhkan dari berbagai marabahaya. Dalam ajaran Islam, selain berhati-hati dan melakukan ikhtiar, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Buku Kumpulan Do’a Sehari-hari yang diterbitkan Kementerian Agama memuat sejumlah doa dan amalan yang berkaitan dengan permohonan keselamatan serta perlindungan dari berbagai marabahaya.

Dalam buku tersebut, doa perlindungan dari marabahaya ditempatkan dalam bagian khusus “Do’a Selamat dari Segala Marabahaya”. Bagian itu antara lain memuat amalan yang dibaca pada pagi dan sore hari.

Doa Dijauhkan dari Marabahaya

Salah satu amalan yang dicantumkan adalah membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali pada pagi dan sore hari.

Baca juga: Doa Mencari Orang Hilang bagi Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Ketiga surah tersebut merupakan bagian dari Al-Quran yang berisi peneguhan tauhid serta permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

Surat Al-Ikhlas dibaca sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan Surat Al-Falaq sebanyak tiga kali dan Surat An-Nas sebanyak tiga kali.

Amalan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan Allah dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Doa Perlindungan dari Kejahatan

Selain membaca tiga surah tersebut, terdapat pula doa yang dapat diamalkan untuk memohon perlindungan dari berbagai kejahatan.

Bacaannya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Allohumma innii a'udzubika min syarri nafsii wa min syarri kulli daabbatin anta aakhidzun binaashiyatihaa inna robbii 'alaa shirotim mustaqim.

Artinya:

“Wahai Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan diri saya dan dari kejahatan tiap-tiap makhluk. Engkaulah yang mengendalikannya. Sesungguhnya Tuhanku atas jalan yang lurus.”

Doa tersebut tercantum dalam Kumpulan Doa Harian sebagai doa penjaga diri.

Doa ini dapat diamalkan sebagai permohonan agar Allah memberikan perlindungan dari keburukan yang berasal dari diri sendiri maupun makhluk lainnya.

Doa Mohon Keselamatan Dunia dan Akhirat

Permohonan keselamatan juga dapat disampaikan melalui doa untuk keselamatan dunia dan akhirat.

Dalam Kumpulan Doa Harian, tercantum:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّينِ، وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ، وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ، وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ، وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.

Allohumma inna nas-aluka salamatan fiddin wa'afiyatan fil jasad, wa ziyadatan fil 'ilmi, wa barokatan firrizqi, wa taubatan qoblal maut, wa rohmatan 'indal maut, wa maghfirotam ba'dal maut.

Artinya:

“Ya Allah, kami memohon keselamatan agama, dan kesejahteraan badan, dan penambahan ilmu, berkat rezeki serta taubat sebelum mati, dan rahmat di waktu mati, dan ampunan setelah mati.”

Doa tersebut tercantum sebagai doa untuk keselamatan dunia dan akhirat.

Maknanya tidak hanya memohon keselamatan fisik, tetapi juga keselamatan agama, kesehatan, keberkahan rezeki, serta keselamatan hingga kehidupan akhirat.

Doa Saat Menghadapi Kesulitan

Dalam kehidupan, marabahaya terkadang datang bersamaan dengan persoalan dan kegelisahan. Karena itu, umat Islam juga dapat memanjatkan doa ketika menghadapi kesulitan.

Salah satu doa yang tercantum dalam buku Kumpulan Doa Harian adalah:

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadldlolimin.

Artinya:

“Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Doa tersebut merupakan doa Nabi Yunus AS dan dalam buku tersebut dicantumkan sebagai doa terbebas dari jeratan masalah.

Doa ini dapat menjadi pengingat agar seorang Muslim tetap memohon pertolongan Allah ketika menghadapi keadaan yang sulit.

Doa untuk Ketenangan dan Perlindungan

Selain memohon keselamatan, seorang Muslim juga dapat memohon agar diberikan keteguhan dan ketenangan dalam menghadapi berbagai keadaan.

Buku Kementerian Agama memuat doa yang antara lain berisi permohonan ketegaran, petunjuk, kemampuan mensyukuri nikmat, ketekunan beribadah, lisan yang jujur, hati yang lurus, serta perlindungan dari berbagai keburukan.

Doa tersebut mengajarkan bahwa perlindungan tidak hanya berkaitan dengan keselamatan fisik. Seorang Muslim juga memohon agar hati, ucapan, dan perbuatannya senantiasa berada dalam kebaikan.

Tata Cara Berdoa agar Lebih Khusyuk

Kementerian Agama dalam Kumpulan Do’a Sehari-hari menjelaskan sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika berdoa.

Di antaranya adalah menghadap kiblat, membaca hamdalah atau pujian kepada Allah, membaca istighfar dan shalawat sebelum menyampaikan permohonan. Doa juga dianjurkan disampaikan dengan suara lembut, disertai rasa takut dan harapan kepada Allah SWT.

Artinya, berdoa bukan sekadar membaca rangkaian kalimat, tetapi juga menghadirkan hati dan kesadaran bahwa pertolongan pada akhirnya berasal dari Allah SWT.

Doa dan Ikhtiar Harus Berjalan Bersama

Memohon perlindungan melalui doa tidak berarti mengabaikan ikhtiar.

Ketika seseorang bepergian, misalnya, ia tetap perlu memperhatikan keselamatan perjalanan, mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan yang diperlukan, dan menghindari tindakan yang membahayakan diri maupun orang lain.

Buku Kumpulan Do’a Sehari-hari sendiri memuat berbagai doa yang berkaitan dengan aktivitas perjalanan, termasuk doa bepergian, doa naik kendaraan darat, doa naik kendaraan laut, dan doa ketika tiba di tempat tujuan.

Dengan demikian, doa dapat menjadi bagian dari ikhtiar seorang Muslim. Setelah melakukan usaha terbaik, seseorang menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

Baca juga: Dzikir dan Doa Pagi Pembuka Pintu Rezeki, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Pada akhirnya, doa dijauhkan dari marabahaya merupakan bentuk pengharapan seorang hamba kepada Allah. Dengan memperbanyak doa, menjaga ibadah, dan tetap melakukan ikhtiar secara nyata, seorang Muslim berusaha menjalani kehidupan dengan penuh kehati-hatian sekaligus tawakal.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan, menjauhkan kita dan keluarga dari berbagai marabahaya, serta memberikan perlindungan di mana pun berada. Aamiin.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Masjid di Klaten Jadi Dapur MBG, Bagaimana Hukumnya Menurut Fikih?
Masjid di Klaten Jadi Dapur MBG, Bagaimana Hukumnya Menurut Fikih?
Aktual
Doa Dijauhkan dari Marabahaya, Amalan Memohon Perlindungan kepada Allah
Doa Dijauhkan dari Marabahaya, Amalan Memohon Perlindungan kepada Allah
Doa dan Niat
Doa Mencari Orang Hilang bagi Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Doa Mencari Orang Hilang bagi Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Doa dan Niat
MUI Ajak Tobat Ekologi untuk Menghentikan Kerusakan Lingkungan
MUI Ajak Tobat Ekologi untuk Menghentikan Kerusakan Lingkungan
Aktual
Gus Kikin: Saya Akan Banyak di Jakarta, tetapi Tidak Melupakan Jawa Timur
Gus Kikin: Saya Akan Banyak di Jakarta, tetapi Tidak Melupakan Jawa Timur
Aktual
JK Sebut Pendidikan Islam Harus Adaptif, Jangan Menjadi Museum Masa Lalu
JK Sebut Pendidikan Islam Harus Adaptif, Jangan Menjadi Museum Masa Lalu
Aktual
Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2026 Diperpanjang, Cek Jadwalnya
Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia 2026 Diperpanjang, Cek Jadwalnya
Aktual
Darul Amanah Jajaki Beasiswa dan Pertukaran Pelajar dengan Negara-Negara Timur Tengah
Darul Amanah Jajaki Beasiswa dan Pertukaran Pelajar dengan Negara-Negara Timur Tengah
Aktual
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Aktual
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Aktual
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Aktual
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Doa Harian
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Aktual
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
Aktual
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar