Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Sholat Tahajud: Niat, Bacaan Doa Sesudahnya, dan Dzikir

Kompas.com, 9 Oktober 2026, 06:31 WIB
Reni Susanti

Editor

KOMPAS.com – Sholat tahajud menjadi salah satu ibadah malam yang paling dianjurkan dalam Islam.

Selain rakaat sholatnya, umat Islam juga dianjurkan membaca doa dan dzikir setelah tahajud, karena sepertiga malam terakhir termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa.

Berikut penjelasan lengkap tentang sholat tahajud, niat, doa sesudahnya, serta dzikir yang bisa diamalkan.

Baca juga: Bolehkah Shalat Tahajud Tanpa Tidur Terlebih Dahulu?

Arti Sholat tahajud

Secara bahasa, tahajud berarti berupaya meninggalkan tidur. Dalam istilah fikih, sholat tahajud adalah sholat sunnah pada malam hari yang dikerjakan setelah tidur, dan hukumnya sunnah berdasarkan kesepakatan ulama.

Anjuran sholat tahajud disebutkan dalam Al-Qur'an, "Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji" (QS Al-Isra: 79).

Rasulullah SAW juga menyebut sholat malam sebagai sholat paling utama setelah sholat fardhu (HR Muslim).

Dikutip dari NU Online, waktu sholat tahajud dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh, dengan syarat dikerjakan setelah tidur, meski hanya sebentar. Waktu paling utama adalah sepertiga malam terakhir.

Jumlah rakaatnya minimal dua rakaat dan tidak dibatasi, dikerjakan dua rakaat-dua rakaat dengan salam.

Rasulullah SAW biasa mengerjakan sholat malam sebanyak 11 rakaat termasuk witir.

Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, misalnya, menuntunkan pola 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1 berdasarkan hadis riwayat Aisyah RA. 

Baca juga: Bacaan Doa Iftitah Shalat Tahajud Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Niat sholat tahajud

Niat adalah rukun pertama sholat. Tempatnya di dalam hati dan dihadirkan bersamaan dengan takbiratul ihram pada setiap dua rakaat.

Dalam mazhab Syafi'i, melafalkan niat sebelum takbir dianjurkan untuk membantu memantapkan hati. Namun, yang menentukan sahnya sholat tetap kehendak di dalam hati untuk mengerjakan sholat tahajud karena Allah.

Berikut lafal niat sholat tahajud yang biasa dibaca sebelum takbiratul ihram.

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tahajjudi rak'ataini lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah ta'âlâ."

Sebagian orang menambahkan kata mustaqbilal qiblati (menghadap kiblat) setelah rak'ataini. Keduanya boleh digunakan.

Setelah takbiratul ihram, Rasulullah SAW biasa membuka sholat malamnya dengan doa iftitah berikut (HR Muslim).

اَللّٰهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ، اِهْدِنِيْ لِمَا اخْتُلِفَ فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِيْ مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ

Allâhumma rabba Jibrâ'îla wa Mîkâ'îla wa Isrâfîla, fâthiras samâwâti wal ardhi, 'âlimal ghaibi wasy syahâdah, anta tahkumu baina 'ibâdika fîmâ kânû fîhi yakhtalifûn, ihdinî limakhtulifa fîhi minal haqqi bi idznik, innaka tahdî man tasyâ'u ilâ shirâthim mustaqîm.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan Jibril, Mikail, dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Engkau memutuskan perkara di antara hamba-hamba-Mu dalam hal yang mereka perselisihkan. Tunjukkanlah aku kebenaran dalam hal yang diperselisihkan dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus."

Doa sesudah sholat tahajud

Setelah salam, dianjurkan membaca doa yang biasa dipanjatkan Rasulullah SAW saat sholat malam. Doa ini diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas RA, dan isinya sarat pujian, pengakuan, serta permohonan ampun.

اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ، وَقَوْلُكَ حَقٌّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللّٰهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ

Allâhumma rabbanâ lakal hamdu, anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fîhinna. Wa lakal hamdu anta mâlikus samâwâti wal ardhi wa man fîhinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fîhinna. Wa lakal hamdu antal haqq, wa wa'dukal haqq, wa liqâ'uka haqq, wa qauluka haqq, wal jannatu haqq, wan nâru haqq, wan nabiyyûna haqq, wa Muhammadun shallallâhu 'alaihi wa sallama haqq, was sâ'atu haqq. Allâhumma laka aslamtu, wa bika âmantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khâshamtu, wa ilaika hâkamtu, faghfirlî mâ qaddamtu wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu wa mâ a'lantu, antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru, lâ ilâha illâ anta, wa lâ haula wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu. Engkaulah penegak langit, bumi, dan segala isinya. Segala puji bagi-Mu, Engkaulah penguasa langit, bumi, dan segala isinya. Segala puji bagi-Mu, Engkaulah cahaya langit, bumi, dan segala isinya. Segala puji bagi-Mu, Engkaulah Yang Maha Benar. Janji-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar, firman-Mu benar, surga benar, neraka benar, para nabi benar, Nabi Muhammad SAW benar, dan hari kiamat benar. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, dengan pertolongan-Mu aku berdebat, dan kepada-Mu aku berhukum. Maka ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang, yang aku sembunyikan dan yang aku tampakkan. Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Maha Mengakhirkan. Tiada Tuhan selain Engkau, dan tiada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."

Dalam sebagian riwayat, doa ini dibaca Rasulullah SAW ketika memulai sholat malam. Karena itu, doa ini bisa diamalkan di awal maupun setelah selesai sholat tahajud.

Doa dan dzikir setelah sholat tahajud

Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang istimewa untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda, Allah turun ke langit dunia setiap sepertiga malam terakhir dan berfirman, "Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni" (HR Bukhari dan Muslim).

Karena itu, selepas tahajud, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa. Berikut beberapa bacaan yang bisa diamalkan.

1. Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ

Astaghfirullâhal 'azhîm.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

2. Tahlil

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Lâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alâ kulli syai'in qadîr.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

3. Tasbih, tahmid, dan takbir

Subhânallâh (Mahasuci Allah), alhamdulillâh (segala puji bagi Allah), dan Allâhu akbar (Allah Mahabesar), masing-masing dapat dibaca 33 kali.

4. Sayyidul istighfar

Rasulullah SAW menyebut doa ini sebagai penghulu istighfar (HR Bukhari).

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ، فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allâhumma anta rabbî lâ ilâha illâ anta, khalaqtanî wa ana 'abduka, wa ana 'alâ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'ûdzu bika min syarri mâ shana'tu, abû'u laka bini'matika 'alayya, wa abû'u bidzanbî, faghfirlî fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian dan janji-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."

5. Doa sapu jagat dan doa pribadi

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanâ âtinâ fid dunyâ hasanah, wa fil âkhirati hasanah, wa qinâ 'adzâban nâr.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka" (QS Al-Baqarah: 201).

Setelah itu, umat Islam bisa memanjatkan doa pribadi sesuai hajat masing-masing, dengan bahasa yang dipahami. Doa diawali dengan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, lalu ditutup dengan shalawat pula.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat Hari Ini: Bahaya Perundungan dalam Islam
Khutbah Jumat Hari Ini: Bahaya Perundungan dalam Islam
Aktual
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Ayah Bukan Sekadar Pencari Nafkah, Ini Amanahnya
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Ayah Bukan Sekadar Pencari Nafkah, Ini Amanahnya
Aktual
Menag: Dakwah kepada Generasi Muda Perlu Beradaptasi dengan Era AI
Menag: Dakwah kepada Generasi Muda Perlu Beradaptasi dengan Era AI
Aktual
4 UIN Masuk 10 Besar Kampus dengan Kualitas Riset Terbaik di Indonesia
4 UIN Masuk 10 Besar Kampus dengan Kualitas Riset Terbaik di Indonesia
Aktual
Temukan Celah Keamanan, Mahasiswa Sibermu Masuk Hall of Fame NASA
Temukan Celah Keamanan, Mahasiswa Sibermu Masuk Hall of Fame NASA
Aktual
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Jangan Meremehkan Dosa Kecil, Ini Bahayanya
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Jangan Meremehkan Dosa Kecil, Ini Bahayanya
Aktual
Komnas Haji Minta Subsidi Haji Rp3,2 Juta Punya Dasar Hukum dan Fatwa MUI
Komnas Haji Minta Subsidi Haji Rp3,2 Juta Punya Dasar Hukum dan Fatwa MUI
Aktual
Doa Sholat Tahajud: Niat, Bacaan Doa Sesudahnya, dan Dzikir
Doa Sholat Tahajud: Niat, Bacaan Doa Sesudahnya, dan Dzikir
Doa dan Niat
Khutbah Jumat Singkat: Kemarau Panjang, Saatnya Menjaga Air dan Perbanyak Istighfar
Khutbah Jumat Singkat: Kemarau Panjang, Saatnya Menjaga Air dan Perbanyak Istighfar
Aktual
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Tabayun di Era Media Sosial, Jangan Asal Sebar Berita
Khutbah Jumat 9 Oktober 2026: Tabayun di Era Media Sosial, Jangan Asal Sebar Berita
Aktual
Khutbah Jumat 9 Oktober: Cara Merayakan Prestasi dengan Syukur
Khutbah Jumat 9 Oktober: Cara Merayakan Prestasi dengan Syukur
Aktual
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 3 Amalan Ingkang Saget Dados Bekal Kanggo Mati
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 3 Amalan Ingkang Saget Dados Bekal Kanggo Mati
Aktual
Jadwal Awal Ramadhan 2027, Libur Lebaran hingga Hari Pertama Masuk Kerja dan Sekolah
Jadwal Awal Ramadhan 2027, Libur Lebaran hingga Hari Pertama Masuk Kerja dan Sekolah
Aktual
Kemenag Siapkan Skema Kemitraan Bimwin, Calon Pengantin Tidak Harus ke KUA
Kemenag Siapkan Skema Kemitraan Bimwin, Calon Pengantin Tidak Harus ke KUA
Aktual
Doa Penguat Iman kepada Allah, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Penguat Iman kepada Allah, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar