KOMPAS.com – Di antara ayat Al Quran yang paling sering diucapkan umat Islam ketika membahas tentang keajaiban, harapan, dan kekuasaan Allah SWT adalah kalimat “Kun fayakun”.
Ungkapan tersebut berasal dari Surat Yasin ayat 82 yang berbunyi, “Innama amruhu idza aroda syaian ayyakula lahu kun fayakun.”
Ayat ini bukan sekadar rangkaian kata yang indah didengar, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang betapa mutlaknya kuasa Allah atas seluruh alam semesta.
Dalam kehidupan sehari-hari, kalimat “kun fayakun” kerap dipahami sebagai simbol bahwa tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi Allah SWT.
Namun di balik popularitasnya, Surat Yasin ayat 82 ternyata memiliki penjelasan tafsir yang sangat luas, mulai dari pembahasan tentang penciptaan alam, kekuatan kehendak Allah, hingga penguatan keimanan manusia dalam menghadapi kehidupan.
Lalu, apa sebenarnya makna “kun fayakun” dalam tafsir para ulama? Mengapa ayat ini begitu penting dalam Islam?
Surat Yasin ayat 82 berbunyi:
اِنَّمَآ اَمْرُهٗٓ اِذَآ اَرَادَ شَيْـًٔاۖ اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ
Innamā amruhū iżā arāda syai'an ay yaqūla lahū kun fa yakūn.
Artinya: “Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya: ‘Jadilah!’ Maka jadilah sesuatu itu.”
Ayat ini berada di bagian akhir Surat Yasin yang banyak membahas tentang kekuasaan Allah, penciptaan manusia, kebangkitan setelah kematian, hingga tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta.
Baca juga: Doa Setelah Baca Yasin Lengkap Arab, Latin, Arti dan Keutamaannya
Dalam Tafsir Tahlili Kementerian Agama RI dijelaskan bahwa ayat ini menunjukkan betapa mudahnya bagi Allah SWT menciptakan atau mewujudkan sesuatu.
Ketika Allah menghendaki sesuatu terjadi, tidak diperlukan proses panjang sebagaimana manusia bekerja dan merencanakan sesuatu. Cukup dengan kehendak-Nya, maka terjadilah apa yang Dia inginkan.
Konsep ini menunjukkan bahwa kekuasaan Allah tidak dibatasi ruang, waktu, maupun hukum alam.
Sementara itu, dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa Allah SWT tidak membutuhkan pengulangan perintah untuk menciptakan sesuatu.
Ibnu Katsir menerangkan bahwa satu kehendak Allah sudah cukup untuk menghadirkan apa pun yang Dia inginkan.
Dalam kitab Tafsir An-Nur karya Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy, dijelaskan bahwa sebagian ulama memahami kata “kun” bukan sebagai ucapan literal, melainkan perumpamaan tentang betapa cepat dan mutlaknya kehendak Allah bekerja.
Artinya, tidak ada sesuatu yang mampu menghalangi kehendak-Nya.
Ayat ini juga menjadi pengingat tentang siapa pencipta alam semesta.
Dalam banyak ayat Al Quran, Allah mengajak manusia memperhatikan langit, bumi, pergantian malam dan siang, hingga penciptaan manusia sebagai tanda kekuasaan-Nya.
Dalam buku Menggali Kandungan Makna Surat Yasin karya Abu Utsman Kharisman dijelaskan bahwa “kun fayakun” menjadi simbol keagungan rububiyah Allah, yaitu kekuasaan-Nya dalam mengatur seluruh ciptaan.
Segala sesuatu di alam semesta berjalan sesuai kehendak-Nya, termasuk kehidupan, kematian, rezeki, hingga perjalanan manusia di dunia.
Konsep ini sekaligus mengingatkan manusia tentang keterbatasannya sebagai makhluk.
Manusia boleh berusaha dan merencanakan banyak hal, tetapi hasil akhirnya tetap berada dalam kuasa Allah SWT.
Baca juga: Surat Yasin Lengkap 83 Ayat: Arab, Latin dan Artinya
Salah satu konteks penting Surat Yasin ayat 82 adalah penjelasan tentang hari kebangkitan.
Pada ayat-ayat sebelumnya, Allah menjawab keraguan orang-orang yang mempertanyakan bagaimana manusia yang telah mati dan menjadi tulang-belulang bisa hidup kembali.
Melalui ayat ini, Allah menegaskan bahwa membangkitkan manusia setelah kematian bukanlah hal sulit bagi-Nya.
Dalam Surat Al Qamar ayat 50, Allah bahkan berfirman:
وَمَآ اَمْرُنَآ اِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍۢ بِالْبَصَرِ
Artinya: “Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.”
Ayat tersebut memperkuat makna bahwa kehendak Allah terjadi sangat cepat dan tidak membutuhkan proses sebagaimana manusia.
Di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian, ayat “kun fayakun” sering menjadi sumber ketenangan bagi banyak Muslim.
Ketika menghadapi kesulitan, sakit, kehilangan pekerjaan, atau harapan yang terasa mustahil, ayat ini mengingatkan bahwa Allah mampu membuka jalan di luar perkiraan manusia.
Dalam buku La Tahzan karya Aidh al-Qarni dijelaskan bahwa salah satu sumber ketenangan hati seorang Muslim adalah keyakinan terhadap kekuasaan Allah yang tidak terbatas.
Oleh karena itu, seorang mukmin diajarkan untuk tidak mudah berputus asa. Apa yang terlihat mustahil di mata manusia bisa saja sangat mudah bagi Allah SWT.
Baca juga: 8 Keutamaan Baca Yasin di Malam Jumat, Dikabulkan Segala Hajat
Di era media sosial, kalimat “kun fayakun” sering dijadikan kutipan motivasi, caption, hingga slogan spiritual.
Namun para ulama mengingatkan bahwa maknanya jauh lebih besar daripada sekadar kalimat penyemangat.
Ayat ini berbicara tentang tauhid, keimanan, dan keyakinan penuh terhadap kehendak Allah.
Dalam buku Aqidah Islam karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa salah satu bentuk keimanan kepada Allah adalah meyakini bahwa seluruh kejadian di alam semesta terjadi atas kehendak dan kekuasaan-Nya.
Karena itu, memahami “kun fayakun” seharusnya membuat manusia semakin tawakal, rendah hati, dan dekat kepada Allah.
Ada banyak hikmah yang dapat dipetik dari ayat ini.
Pertama, manusia diajarkan untuk tidak membatasi kekuasaan Allah dengan logika semata.
Kedua, ayat ini menumbuhkan optimisme bahwa setiap kesulitan memiliki jalan keluar.
Ketiga, “kun fayakun” mengajarkan pentingnya tawakal setelah berusaha.
Selain itu, ayat ini juga menjadi pengingat bahwa kehidupan dunia berada sepenuhnya dalam pengaturan Allah SWT.
Segala sesuatu yang terjadi, baik yang dipahami maupun yang belum dimengerti manusia, tetap berada dalam ilmu dan kehendak-Nya.
Oleh karena itu, Surat Yasin ayat 82 bukan hanya tentang mukjizat penciptaan, tetapi juga tentang keyakinan, harapan, dan ketenangan hati seorang hamba kepada Tuhannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang