Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Persiapan Menyambut Ramadhan: Maksimal Panen Pahala, Menjadi Manusia Bertakwa

Kompas.com, 14 Januari 2026, 07:00 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Bulan Ramadhan 2026 tinggal menghitung hari. Tak sampai 40 hari, bulan suci itu akan segera tiba. Persiapan demi persiapan untuk menyambut datangnya bulan mulia harus mulai digalakkan.

Tanpa persiapan matang, datangnya bulan Ramadhan hanya akan menjadi sia-sia dan berlalu tanpa makna. Maka tak heran jika para Ulama sudah menyampaikan agar jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan Ramadhan.

Bulan Rajab merupakan saat yang tepat untuk mulai berbenah diri menyambut kehadiran bulan suci. Ada lima aspek yang harus dipersiapkan menyambut datangnya bulan Ramadhan. Apa saja 5 aspek tersebut, simak pembahasan lengkapnya.

Baca juga: Mengapa Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Berbeda? Ini Penjelasan Kemenag dan BRIN

1. Persiapan Ruhiyyah

Persiapan ruhiyyah artinya mempersiapkan hati dan jiwa guna menyambut bulan suci. Dengan hati dan jiwa yang bersih dan suci, seseorang dapat beramal secara optimal karena kebersihan jiwa akan membawa pada ketaatan.

Jalan persiapan ruhiyyah yaitu dengan tazkiyatun nafs atau mensucikan jiwa. Caranya adalah dengan melakukan taubat nasuha, memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan sebagai langkah pertama.

Penyucian jiwa selanjutnya dilakukan dengan cara menghindari maksiat yang dapat mengotori jiwa dan memperbanyak dzikir dan istighfar untuk melunturkan dosa-dosa yang masih tersisa.

2. Persiapan 'Amaliyyah

Persiapan 'amaliyyah artinya mempersiapkan diri agar bisa beramal dan beribadah secara maksimal di bulan Ramadhan. Persiapan ini dilakukan dengan cara mulai meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah.

Ibadah perlu dilatih agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika ibadah sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, maka tidak akan merasa berat untuk melaksanakannya di bulan Ramadhan.

Meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah meliputi perbaikan sholat, menambahkan sholat-sholat sunnah, memperbanyak membaca Al Quran, memperbanyak dzikir dan amal-amal kebaikan lainnya.

Selain itu, harus juga memasang target yang akan dicapai di bulan Ramadhan. Dengan target yang telah dicanangkan, panen pahala akan mudah didapatkan.

Baca juga: Kalender Ramadhan 2026: Tanggal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah 1447 H

3. Persiapan 'Ilmiyyah

Persiapan 'ilmiyyah artinya mempersiapkan ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadhan. Ada beberapa hadits lemah dan palsu seputar bulan Ramadhan yang banyak dipercayai masyarakat.

Adanya persiapan ilmu membuat seseorang lebih memahami apa yang seharusnya dilakukan di bulan Ramadhan dan apa yang tidak ada dasar tuntutannya baik dalam Al Quran maupun hadits.

Ilmu juga menuntun untuk mengetahui apa saja yang harus diprioritaskan dan mana yang bisa dikesampingkan. Misalnya menunggu datangnya buka puasa sebaiknya diisi dengan mainan handphone atau membaca Al Quran.

Kalau tidak ada ilmu, pastinya akan lebih memilih melakukan hal yang menyenangkan dibandingkan dengan aktivitas yang mendatangkan pahala.

Ibadah tanpa ilmu akan menjadi sia-sia saja. Semua ibadah harus didasarkan pada ajaran dan contoh yang telah dilakukan Rasulullah SAW. Tanpa tahu ilmunya, suatu ibadah atau amalan akan rusak dan tertolak.

4. Persiapan Jasadiyyah

Persiapan jasadiyah berarti mempersiapkan fisik untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Fisik penting untuk dipersiapkan mengingat untuk menjalankan puasa butuh kekuatan dan kesehatan prima.

Fisik yang lemah akan menjadikan berat melaksanakan puasa dan amal ibadah lainnya selama bulan Ramadhan. Sementara fisik yang prima akan lebih mudah untuk melaksanakan ibadah puasa dengan segala ujiannya.

Persiapan fisik dapat dilakukan dengan melaksanakan puasa sunnah agar fisik menjadi terbiasa untuk berpuasa. Selain itu, harus mulai meningkatkan kebugaran dengan berolahraga dan mengontrol pola makan.

Baca juga: Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa Ramadhan 2026, Bertepatan dengan Imlek

5. Persiapan Maliyyah

Persiapan maliyyah artinya persiapan harta. Ini penting karena di bulan Ramadhan biasanya pengeluaran menjadi lebih banyak. Selain itu, beramal di bulan Ramadhan dengan harta juga menjadi bentuk amalan yang akan mendatangkan panen pahala.

Memberi makan orang yang berbuka akan mendapat pahala puasa, berinfak dan sedekah di bulan Ramadhan pahalanya akan dilipatgandakan, memberi makan yang bergizi dan lezat untuk keluarga juga bentuk sedekah yang utama, dan membelikan pakaian baru juga menjadi sarana untuk membahagiakan keluarga.

Oleh karena itu, persiapan harta sangat penting untuk menjaga agar Ramadhan bisa dinikmati sebagai sebuah kebahagiaan yang berlipat ganda.

Penutup

Semua persiapan menyambut bulan Ramadhan dimaksudkan untuk lebih bisa mengoptimalkan ibadah di bulan Ramadhan. Sebab bulan Ramadhan merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas diri.

Orang yang benar-benar siap melaksanakan puasa Ramadhan dengan segala amalan-amalan lainnya akan mendapatkan hasil dan optimal dan akan meraih tujuan puasa yaitu menjadi manusia yang bertakwa.

dengan takwa, seseorang akan mendapatkan kedudukan mulai di sisi Allah SWT. Sedangkan di dunia, Allah SWT akan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka dan akan memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar