Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Muhammadiyah se-Indonesia dan Link Downloadnya

Kompas.com, 1 Februari 2026, 18:28 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Menjelang datangnya bulan Ramadhan 2026, Muhammadiyah merilis jadwal imsakiyah sebagai panduan ibadah puasa.

Jadwal imsakiyah Ramadhan 2026 M ini disediakan bagi warga persyarikatan dan umat Islam secara umum.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H ini disusun oleh Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr Oman Fathurohman SW, MAg.

Penyusunannya dilakukan berdasarkan metode hisab yang telah ditetapkan Muhammadiyah.

Dilansir dari Suara Muhammadiyah, jadwal puasa Ramadhan tersebut mencakup puluhan kota besar di Indonesia hingga wilayah hasil pemekaran di Papua. 

Jadwal ini diperuntukkan bagi kota-kota besar di seluruh Indonesia, termasuk wilayah pemekaran di Papua, seperti Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Pada tahun ini, Muhammadiyah juga menambahkan tiga kota baru, yakni Tasikmalaya, Cirebon, dan Cilacap.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Sholat di Kota Semarang Hari Ini Februari 2026

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 (1447 H) Muhammadiyah

Bagi umat Islam yang ingin memperoleh jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M versi Muhammadiyah, dokumen dapat diunduh sesuai kota masing-masing melalui daftar berikut:

Pulau Sumatera

Banda Aceh (Aceh) - Download di sini 

Medan (Sumatera Utara) - Download di sini 

Padang (Sumatera Barat) - Download di sini 

Pekanbaru (Riau) - Download di sini 

Tanjung Pinang (Kepulauan Riau) - Download di sini 

Pangkal Pinang (Bangka Belitung) - Download di sini 

Bengkulu (Bengkulu)- Download di sini 

Jambi (Jambi) - Download di sini 

Palembang (Sumatera Selatan) - Download di sini 

Bandar Lampung (Lampung) - Download di sini 

Pulau Jawa

Jakarta (DKI Jakarta) - Download di sini 

Bandung (Jawa Barat) - Download di sini 

Tasikmalaya (Jawa Barat) - Download di sini 

Cirebon (Jawa Barat) - Download di sini 

Serang (Banten) - Download di sini 

Semarang (Jawa Tengah) - Download di sini 

Cilacap (Jawa Tengah) - Download di sini 

Yogyakarta (DI Yogyakarta) - Download di sini 

Surabaya (Jawa Timur) - Download di sini 

Bali dan Nusa Tenggara

Denpasar (Bali) - Download di sini 

Kupang (Nusa Tenggara Timur) - Download di sini 

Mataram (Nusa Tenggara Barat) - Download di sini 

Kalimantan

Pontianak (Kalimantan Barat) - Download di sini 

Palangkaraya (Kalimantan Tengah) - Download di sini 

Banjarbaru (Kalimantan Selatan) - Download di sini 

Samarinda (Kalimantan Timur) - Download di sini 

Tanjung Selor (Kalimantan Utara) - Download di sini 

Sulawesi

Mamuju (Sulawesi Barat) - Download di sini 

Makassar (Sulawesi Selatan) - Download di sini 

Palu (Sulawesi Tengah) - Download di sini 

Kendari (Sulawesi Tenggara) - Download di sini 

Gorontalo (Gorontalo) - Download di sini 

Manado (Sulawesi Utara) - Download di sini 

Maluku dan Papua

Sofifi (Maluku Utara) - Download di sini 

Ambon (Maluku) - Download di sini 

Manokwari (Papua Barat) - Download di sini 

Nabire (Papua Tengah) - Download di sini 

Jayapura (Papua) - Download di sini 

Jayawijaya (Papua Pegunungan) - Download di sini 

Sorong (Papua Barat Daya) - Download di sini 

Merauke (Papua Selatan) - Download di sini 

Kriteria Waktu Imsak dan Subuh Versi Muhammadiyah

Penentuan waktu imsak dan subuh dalam jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H mengacu pada hasil Munas Tarjih Muhammadiyah ke-31 tahun 2020.

Dalam ketentuan tersebut, awal waktu subuh ditetapkan saat posisi matahari berada pada ketinggian minus 18 derajat di bawah ufuk.

Kriteria ini menjadi dasar perhitungan astronomis yang digunakan Muhammadiyah dalam menyusun jadwal waktu ibadah selama bulan Ramadhan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar