Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Bangun 150 Jalur Gunung demi Ekonomi Wilayah Terpencil

Kompas.com, 5 April 2026, 10:12 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Di tengah bentang alam hijau dan pegunungan terjal, wilayah Asir kini menunjukkan wajah baru. Jalan-jalan yang membelah pegunungan tak lagi sekadar jalur penghubung, melainkan menjadi simbol transformasi besar—dari daerah terpencil menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

Selama bertahun-tahun, medan ekstrem menjadi tantangan utama mobilitas di kawasan ini. Namun kini, dengan jaringan jalan yang dirancang khusus untuk menaklukkan lanskap kompleks, perjalanan antarwilayah menjadi jauh lebih efisien.

Menembus Gunung, Menghubungkan Kehidupan

Lebih dari 150 jalur pegunungan kini menghubungkan dataran tinggi Pegunungan Sarawat dengan wilayah pesisir Tihama. Jalur-jalur ini membuka akses ke berbagai daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Baca juga: Sejarah Baru! Arab Saudi Negara Arab Pertama Ikut Misi NASA ke Mars

Bagi masyarakat setempat, perubahan ini terasa nyata—mulai dari perjalanan harian yang lebih cepat hingga akses yang lebih mudah terhadap layanan dan peluang ekonomi.

Jalan-jalan di Asir tidak dibangun sembarangan. Dengan standar teknik tinggi, setiap ruas dilengkapi pelebaran jalur, pagar pengaman, sistem drainase air hujan, hingga penerangan dan rambu arah.

Semua ini dirancang untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan, terutama di kondisi pegunungan yang rawan.

Lebih dari sekadar infrastruktur, jalan-jalan ini menjadi jembatan antara tantangan geografis dan kemajuan modern.

Menghubungkan Asir ke Seluruh Arab Saudi

Jaringan jalan ini juga memperluas konektivitas Asir ke wilayah lain di Arab Saudi.

Rute pesisir membuka akses menuju Jazan, sementara jalur darat menghubungkan Asir ke Makkah melalui Taif, hingga ke Najran.

Konektivitas ini memperlancar distribusi barang dan memperkuat jalur perdagangan utama di kawasan tersebut.

Transformasi infrastruktur ini berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Investasi di Asir telah melampaui SR 50 miliar, dengan lebih dari 91.000 registrasi bisnis tercatat.

Sektor jasa dan logistik pun berkembang, menjadikan jaringan jalan sebagai tulang punggung efisiensi dan mobilitas ekonomi.

Baca juga: Saat Warga Arab Saudi “Turun Level” ke Ponsel Jadul demi Kesehatan Mental

Dari Terpencil Menjadi Terhubung

Kini, jalan-jalan di Asir tidak hanya menghubungkan tempat, tetapi juga membuka peluang. Lanskap dramatis yang dulu menjadi hambatan, kini justru menjadi daya tarik sekaligus kekuatan.

Di balik setiap tikungan dan tanjakan, tersimpan cerita tentang perubahan—bahwa dengan infrastruktur yang tepat, wilayah paling sulit sekalipun bisa menjadi pusat pertumbuhan baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Calon Jemaah Haji 2026 Asal Makassar Siap Berangkat, Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang 21 April
Calon Jemaah Haji 2026 Asal Makassar Siap Berangkat, Mulai Masuk Asrama Haji Sudiang 21 April
Aktual
Asrama Haji Surabaya Siap Sambut Jemaah Haji 2026, Berikan Fasilitas Setara Hotel Bintang Tiga
Asrama Haji Surabaya Siap Sambut Jemaah Haji 2026, Berikan Fasilitas Setara Hotel Bintang Tiga
Aktual
Fasilitas Haji 2026 Ditingkatkan, Embarkasi Balikpapan Siap Layani Ribuan Jemaah
Fasilitas Haji 2026 Ditingkatkan, Embarkasi Balikpapan Siap Layani Ribuan Jemaah
Aktual
Saudi Pamerkan Manuskrip Al-Qur’an Kuno, Usia 1.000 Tahun
Saudi Pamerkan Manuskrip Al-Qur’an Kuno, Usia 1.000 Tahun
Aktual
Hukum Titip Doa ke Orang yang Berangkat Haji, Bolehkah dalam Islam? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Titip Doa ke Orang yang Berangkat Haji, Bolehkah dalam Islam? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Arab Saudi Luncurkan Program Pemandu Bus Haji untuk Dukung Kelancaran Transportasi Bagi Jemaah
Arab Saudi Luncurkan Program Pemandu Bus Haji untuk Dukung Kelancaran Transportasi Bagi Jemaah
Aktual
Jadwal Libur Idul Adha 2026 dan Hari Penting Islam Mei 2026, Ini Tanggal Lengkapnya
Jadwal Libur Idul Adha 2026 dan Hari Penting Islam Mei 2026, Ini Tanggal Lengkapnya
Aktual
Wukuf di Arafah: Pengertian, Waktu Pelaksanaan, Dalil, Syarat, dan Doa yang Dibaca
Wukuf di Arafah: Pengertian, Waktu Pelaksanaan, Dalil, Syarat, dan Doa yang Dibaca
Aktual
Bagaimana Tata Cara Penyembelihan Ayam yang Sesuai Syariah? Ini Penjelasan MUI
Bagaimana Tata Cara Penyembelihan Ayam yang Sesuai Syariah? Ini Penjelasan MUI
Aktual
Produksi Meningkat, Konsumsi Susu Unta Kembali Populer Saat Musim Semi di Perbatasan Utara Arab Saudi
Produksi Meningkat, Konsumsi Susu Unta Kembali Populer Saat Musim Semi di Perbatasan Utara Arab Saudi
Aktual
Saudi Pastikan Haji 2026 Lancar, Evaluasi Layanan Dilakukan Menyeluruh
Saudi Pastikan Haji 2026 Lancar, Evaluasi Layanan Dilakukan Menyeluruh
Aktual
PBNU Kecam Serangan Israel, Gus Yahya Ajak Shalat Ghaib 3 Prajurit TNI
PBNU Kecam Serangan Israel, Gus Yahya Ajak Shalat Ghaib 3 Prajurit TNI
Aktual
Arab Saudi Masuk 22 Negara Paling Bahagia 2026, Dampak Vision 2030
Arab Saudi Masuk 22 Negara Paling Bahagia 2026, Dampak Vision 2030
Aktual
Ilmuwan Jepang Prediksi Terjadinya Kiamat, Bumi Kehilangan Oksigen
Ilmuwan Jepang Prediksi Terjadinya Kiamat, Bumi Kehilangan Oksigen
Aktual
Dari “Surga Terlupakan” ke Pusat Ekonomi Dunia: Makran Iran Bangkit di Jalur Perdagangan Eurasia
Dari “Surga Terlupakan” ke Pusat Ekonomi Dunia: Makran Iran Bangkit di Jalur Perdagangan Eurasia
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com