Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Luncurkan Program Pemandu Bus Haji untuk Dukung Kelancaran Transportasi Bagi Jemaah

Kompas.com, 6 April 2026, 21:39 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus dimatangkan oleh otoritas Arab Saudi.

Hal ini dilakukan untuk melayani jemaah haji yang datang dari berbagai negara, yang setiap tahun datang dengan jumlah besar.

Salah satu fokus utama adalah kelancaran transportasi antar lokasi ibadah di Tanah Suci.

Untuk itu, Kamar Dagang Mekkah meluncurkan program pelatihan pemandu bus haji.

Program ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah.

Baca juga: Saudi Pastikan Haji 2026 Lancar, Evaluasi Layanan Dilakukan Menyeluruh

Program Pelatihan Pemandu Bus Haji

Dilansir dari Arab News, Kamar Dagang Mekkah bekerja sama dengan dewan koordinasi pemandu bus bagi jemaah luar negeri meluncurkan program kerja musiman bagi pemandu bus.

Program ini bertujuan memberdayakan warga Saudi agar terlibat langsung dalam pelayanan jemaah selama musim haji.

Program tersebut juga diarahkan untuk menarik dan melatih tenaga lokal dalam bidang pemanduan bus, guna meningkatkan efisiensi transportasi serta pergerakan jemaah antar lokasi suci.

Baca juga: Waspada Haji Jalur Cepat! Visa Ziarah Tidak Bisa Dipakai untuk Berhaji

Sistem Terpadu dan Standar Keselamatan

Pelaksanaan program dilakukan melalui sistem operasional terpadu yang dirancang memenuhi standar tinggi dalam hal organisasi dan keselamatan.

Dengan sistem ini, diharapkan mobilitas jemaah dapat berjalan lebih tertib dan aman.

Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab pemandu bus.

Selain itu, mereka juga mendapatkan pelatihan khusus untuk meningkatkan kesiapan di lapangan agar mampu menjalankan tugas secara efektif selama musim haji.

Kamar Dagang Mekkah menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pasar tenaga kerja lokal. Selain itu, program ini juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Langkah ini sejalan dengan target Saudi Vision 2030 yang menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan partisipasi tenaga kerja lokal dalam sektor pelayanan jemaah.

Jadwal Kedatangan Jemaah Haji

Sementara itu, Kementerian Urusan Agama Pakistan menyampaikan bahwa penerbangan pertama jemaah haji dari Pakistan dijadwalkan berangkat pada 18 April 2026.

Hal ini menandai dimulainya pergerakan jemaah internasional menuju Arab Saudi.

Adapun ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi Muslim yang mampu secara fisik dan finansial.

Ibadah ini berlangsung setiap tahun pada tanggal 8 hingga 12 Dzulhijah.

Rangkaian ibadah meliputi sejumlah ritual di Mina, Arafah, dan Muzdalifah, seperti mengenakan kain ihram, tawaf mengelilingi Ka’bah, serta melontar jumrah.

Untuk tahun ini, pelaksanaan ibadah haji diperkirakan berlangsung pada pekan terakhir Mei 2026.

Dengan semakin dekatnya waktu pelaksanaan, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah.

Peluncuran program pelatihan pemandu bus menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan haji.

Bagi jemaah Indonesia, kelancaran transportasi menjadi faktor penting dalam mendukung kekhusyukan ibadah.

Upaya ini juga menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah dari berbagai negara.

Dengan persiapan yang semakin matang, diharapkan pelaksanaan haji 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Menhaj Ungkap Pesan Presiden Soal Kenaikan Harga Avtur: Apapun yang Terjadi, Jangan Bebani Jemaah
Menhaj Ungkap Pesan Presiden Soal Kenaikan Harga Avtur: Apapun yang Terjadi, Jangan Bebani Jemaah
Aktual
Kemenhaj Gelar Expo UMKM Haji 2026, Gabungkan Manasik dan Pemberdayaan Ekonomi
Kemenhaj Gelar Expo UMKM Haji 2026, Gabungkan Manasik dan Pemberdayaan Ekonomi
Aktual
Jadwal Keberangkatan Haji 2026 Asal Pangandaran Tidak Berubah, Jemaah Tetap Berangkat Tanggal 6 Mei
Jadwal Keberangkatan Haji 2026 Asal Pangandaran Tidak Berubah, Jemaah Tetap Berangkat Tanggal 6 Mei
Aktual
Jadwal Masuk Asrama Haji Aceh 2026 Disesuaikan, Jemaah Kloter Pertama Akan Masuk Mulai 5 Mei
Jadwal Masuk Asrama Haji Aceh 2026 Disesuaikan, Jemaah Kloter Pertama Akan Masuk Mulai 5 Mei
Aktual
Hasil SPAN-PTKIN 2026 Diumumkan, 82.274 Peserta Berhasil Lulus Seleksi
Hasil SPAN-PTKIN 2026 Diumumkan, 82.274 Peserta Berhasil Lulus Seleksi
Aktual
7 PTKIN Berhasil Tembus 100 Besar Nasional Versi uniRank 2026, Cek Peringkat Kampusmu!
7 PTKIN Berhasil Tembus 100 Besar Nasional Versi uniRank 2026, Cek Peringkat Kampusmu!
Aktual
Kemenag Siapkan Regulasi PAUD Al Quran agar Jadi Lembaga Pendidikan Formal
Kemenag Siapkan Regulasi PAUD Al Quran agar Jadi Lembaga Pendidikan Formal
Aktual
Mengenal Askar, Pasukan Pengamanan di Tanah Suci yang Bantu Jemaah Haji dan Umrah
Mengenal Askar, Pasukan Pengamanan di Tanah Suci yang Bantu Jemaah Haji dan Umrah
Aktual
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Menhaj: Visa Sudah Keluar
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Menhaj: Visa Sudah Keluar
Aktual
Jemaah Haji 2026 Asal Bandung Berangkat Tanpa Perubahan Rute, Penerbangan Tidak Melewati Wilayah Konflik
Jemaah Haji 2026 Asal Bandung Berangkat Tanpa Perubahan Rute, Penerbangan Tidak Melewati Wilayah Konflik
Aktual
Kisah Nabi Musa Menampar Malaikat Maut, Ini Penjelasan Ulama
Kisah Nabi Musa Menampar Malaikat Maut, Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Biaya Penerbangan Haji 2026 Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Jemaah Tidak Dibebani
Biaya Penerbangan Haji 2026 Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Jemaah Tidak Dibebani
Aktual
Daftar Barang yang Dilarang Dibawa Jemaah Haji 2026 dan Persiapan yang Wajib Diperhatikan Sebelum Berangkat
Daftar Barang yang Dilarang Dibawa Jemaah Haji 2026 dan Persiapan yang Wajib Diperhatikan Sebelum Berangkat
Aktual
Jelang Kematian Firaun, Jibril Cegah Tobat Terakhir dengan Menyumpal Mulutnya
Jelang Kematian Firaun, Jibril Cegah Tobat Terakhir dengan Menyumpal Mulutnya
Aktual
Calon Jemaah Haji Lombok Tengah Berangkat Mulai 23 April 2026, Kemenhaj Pastikan Berjalan Sesuai Jadwal
Calon Jemaah Haji Lombok Tengah Berangkat Mulai 23 April 2026, Kemenhaj Pastikan Berjalan Sesuai Jadwal
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com