Editor
KOMPAS.com - Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memberangkatkan calon haji tertua berusia 102 tahun atas nama Mbah Kasrun yang tergabung dalam Kloter 17 menuju Tanah Suci Mekkah pada Senin dini hari, 18 Mei 2026.
Mbah Kasrun, yang lahir di Jawa Timur pada tahun 1924 dan merupakan warga transmigrasi ke Kalimantan Selatan sejak 1979, berasal dari Desa Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel sekaligus Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, H. Eddy Khairani, memastikan kondisi Mbah Kasrun sehat untuk diberangkatkan. "Kondisi beliau sehat untuk diterbangkan ke Tanah Suci," ujar Eddy Khairani di Banjarbaru.
Baca juga: Kisah Kakek Usia 103 Tahun yang Jadi Jemaah Haji Tertua DIY, Berangkat untuk Tunaikan Wasiat Istri
Eddy Khairani menyatakan kekagumannya terhadap semangat Mbah Kasrun, menjadikannya inspirasi bagi jemaah lain.
Ia menekankan bahwa semangat beribadah di usia lebih dari satu abad adalah anugerah dan teladan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT. "Beliau menjadi contoh bagaimana semangat menunaikan ibadah haji tidak pernah pudar meskipun usia sudah sangat lanjut. Ini adalah bentuk kemuliaan yang patut disyukuri,” tambahnya.
Eddy juga berpesan kepada pendamping jemaah agar memperhatikan kondisi fisik Mbah Kasrun selama di Tanah Suci, terutama menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Kloter 17, yang memberangkatkan Mbah Kasrun, terdiri atas jemaah dari Kabupaten Barito Kuala, Kotabaru, dan Kota Banjarmasin.
Kloter ini diberangkatkan pada Senin dini hari, 18 Mei 2026, pukul 01.57 Wita, dengan penerbangan langsung menuju Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah.
Dengan keberangkatan Kloter 17, sebanyak 6.095 calon haji dan petugas Embarkasi Banjarmasin telah tiba di Mekkah untuk menyongsong puncak ibadah haji.
Baca juga: Kisah Sarminiah, Jemaah Haji Tertua dari Kota Yogyakarta yang Berangkat di Usia 85 Tahun
Pada musim haji tahun 2026, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan total 19 Kloter, terdiri dari 14 kloter asal Kalimantan Selatan dan 5 kloter asal Kalimantan Tengah.
Total calon haji dari Embarkasi Banjarmasin mencapai 6.822 orang, dengan 5.197 orang dari Kalsel dan 1.561 orang dari Kalteng.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.