Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hadits tentang Mimpi Buruk dan Doa yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Kompas.com, 15 Oktober 2025, 22:20 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Mimpi buruk sering membuat seseorang terbangun di tengah malam dengan tubuh berkeringat, napas tersengal, dan ingatan yang jelas tentang apa yang baru saja dialami.

Banyak orang merasa cemas setelah mengalami mimpi semacam itu. Tak sedikit yang khawatir, takut jika mimpi tersebut akan menjadi kenyataan.

Dalam Islam, mimpi memiliki makna dan panduan tersendiri.

Baca juga: 3 Doa Nabi Daud AS: Meminta Kesabaran, Cinta, dan Meluluhkan Hati

Dilansir dari Antara, berdasarkan hadits shahih Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, umat Muslim dianjurkan melakukan beberapa hal jika mengalami mimpi yang tidak menyenangkan.

Rasulullah SAW bersabda:

الرؤيا الصالحة من الله، والحلم من الشيطان، فإذا رأى أحدكم ما يكره فلينفث عن يساره ثلاثا، وليتعوذ بالله من الشيطان ومن شر ما رأى ثلاثاً، ثم ينقلب على جنبه الآخر، فإنها لا تضره ولا يخبر بها أحداً

Artinya: “Mimpi yang baik itu dari Allah, sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi sesuatu yang tidak disukai, hendaklah ia meniup ke sebelah kiri tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian, hendaklah ia membalikkan tubuhnya ke sisi lain. Dengan demikian, mimpi itu tidak akan membahayakannya dan jangan ceritakan mimpi tersebut kepada siapa pun.” (HR. Bukhari no. 6995, Muslim no. 2261).

Hadits ini menegaskan bahwa mimpi buruk bukan pertanda buruk, melainkan gangguan dari setan yang tidak perlu ditakuti.

Baca juga: Hadits tentang Hajar Aswad dan Aturan Mencium Batu dari Surga di Ka’bah

Rasulullah SAW mengajarkan agar umatnya melawan rasa takut itu dengan dzikir dan berpindah posisi tidur.

Selain itu, Rasulullah SAW juga memberikan tuntunan doa bagi seseorang yang terbangun karena mimpi buruk. Doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Suni, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Lafal Latin:
Huwallâhu, allâhu rabbî, lâ syarîka lahû. A‘ûdzu bikalimâtillâhit tâmmati min ghadhabihi wa min syarri ibâdihi wamin hamazâtis syayâtîni wa an yahdhurûni.

Artinya:
“Dialah Allah. Allah adalah Tuhanku, tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan setan, dan dari kehadiran mereka di sekitarku.”

Doa tersebut menjadi bentuk perlindungan diri dari rasa takut dan gangguan setan setelah mimpi buruk.

Dengan mengamalkan sunnah ini, seorang Muslim dapat kembali merasa tenang dan tidur dengan hati yang tenteram.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com