Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Macam-Macam Sholat Sunnah, Keutamaan dan Tata Caranya bagi Umat Islam

Kompas.com, 14 Oktober 2025, 05:30 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Dalam ajaran Islam, ibadah tidak hanya mencakup amalan yang wajib dilakukan setiap hari.

Terdapat banyak bentuk ibadah sunnah yang dianjurkan untuk memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.

Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan adalah sholat sunnah, yang berfungsi sebagai pelengkap dan penyempurna ibadah fardhu.

Baca juga: Sholat Sunnah Wudhu: Dalil, Keutamaan, dan Tata Cara Lengkap Berdasarkan Hadis Sahih

Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang rajin melaksanakan sholat sunnah dalam berbagai keadaan, baik saat lapang maupun sempit.

Meneladani kebiasaan tersebut menjadi bentuk ketaatan seorang muslim dalam mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.

Pengertian dan Urgensi Sholat Sunnah

Dilansir dari laman Baznas, secara istilah, sholat sunnah adalah sholat tambahan yang dilakukan di luar sholat wajib lima waktu.

Hukum sholat sunnah adalah mustahab, artinya bila dikerjakan mendapat pahala dan bila ditinggalkan tidak berdosa.

Dalam Alquran dan hadis banyak disebutkan keutamaan melaksanakan sholat sunnah, baik yang termasuk muakkad (ditekankan) maupun ghairu muakkad (tidak terlalu ditekankan).

Baca juga: 18 Hal yang Membatalkan Sholat, Umat Islam Perlu Tahu

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah sholat. Jika sholatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya. Jika sholatnya rusak, maka rusak pula seluruh amalnya.” (HR. Abu Dawud).

Sholat sunnah menjadi sarana untuk menyempurnakan kekurangan dalam shalat wajib serta menambah pahala bagi yang mengerjakannya.

Jenis-Jenis Sholat Sunnah yang Dianjurkan

Ada berbagai jenis sholat sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.

Berikut beberapa di antaranya yang paling utama dan dapat diamalkan oleh setiap muslim.

1. Sholat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang menyertai shalat wajib, baik sebelum (qabliyah) maupun sesudahnya (ba’diyah).

Sholat rawatib yang muakkad antara lain dua rakaat sebelum Subuh, empat rakaat sebelum dan dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, serta dua rakaat setelah Isya.

Sholat ini berfungsi sebagai pelengkap sholat fardhu dan menjadi salah satu amalan sunnah yang paling dijaga oleh Rasulullah SAW.

2. Sholat Tahajud

Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah paling utama.

Sholat ini dilakukan pada sepertiga malam terakhir setelah bangun tidur.

Allah SWT memuji hamba-Nya yang bangun di malam hari untuk bermunajat dan memohon ampunan.

Tahajud menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, memohon rahmat, dan memperkuat keimanan.

Baca juga: Panduan Sholat Istikharah untuk Memilih Jodoh: Langkah dan Doa

3. Sholat Dhuha

Sholat dhuha termasuk ibadah sunnah yang dikerjakan pada pagi hari, dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum waktu Dzuhur.

Sholat ini memiliki keutamaan besar dalam membuka pintu rezeki dan menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan serta kehidupan.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dua rakaat dhuha dapat menjadi pengganti sedekah untuk seluruh sendi tubuh manusia setiap hari.

4. Sholat Istikharah

Sholat istikharah dilakukan saat seorang muslim dihadapkan pada pilihan atau keputusan penting dalam hidup.

Tujuan sholat ini adalah memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah SWT agar diberikan jalan terbaik.

Sholat istikharah terdiri dari dua rakaat dan disertai doa khusus setelahnya.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk selalu bertawakal dan menyerahkan hasilnya kepada Allah setelah melaksanakan istikharah.

Baca juga: Lupa Rakaat Sholat? Ini Panduan dan Tata Cara Sujud Sahwi Menurut Ulama

5. Sholat Hajat

Shalat hajat merupakan sholat sunnah yang dilakukan ketika seseorang memiliki hajat atau kebutuhan tertentu.

Sholat ini dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang terlarang untuk sholat.

Tujuannya adalah untuk memohon pertolongan dan kemudahan dari Allah SWT dalam memenuhi kebutuhan atau mengatasi kesulitan.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang memiliki keperluan hendaknya berwudhu, sholat dua rakaat, dan berdoa kepada Allah agar doanya dikabulkan.

Keutamaan Sholat Sunnah

Sholat sunnah memiliki banyak keutamaan yang dapat dirasakan oleh setiap muslim.

Selain menjadi penghapus dosa kecil, sholat sunnah juga merupakan pembuka pintu surga bagi yang istiqamah melaksanakannya.

Rasulullah SAW bersabda, “Laksanakanlah sholat malam, karena itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, pendekat kepada Tuhan kalian, penghapus kesalahan, dan pencegah dosa.” (HR. Tirmidzi).

Orang yang terbiasa menunaikan sholat sunnah akan memiliki hati yang lebih tenang, disiplin, dan jauh dari sifat lalai.

Kedisiplinan dalam beribadah juga membentuk keteguhan iman dan ketenangan batin dalam menghadapi kehidupan.

Tata Cara Melaksanakan Sholat Sunnah

Pelaksanaan sholat sunnah harus dilakukan dengan niat yang ikhlas dan penuh kekhusyukan.

Setiap jenis sholat sunnah memiliki jumlah rakaat dan waktu pelaksanaan yang berbeda-beda.

Sholat dhuha misalnya dapat dilakukan antara dua hingga delapan rakaat, sedangkan tahajud minimal dua rakaat tanpa batas maksimal.

Niat dalam sholat sunnah cukup dilafalkan dalam hati tanpa perlu diucapkan secara lisan.

Perbedaan utama antara sholat wajib dan sunnah terletak pada tidak adanya adzan dan iqamah serta waktu pelaksanaannya yang lebih fleksibel.

Baca juga: Sholat Sunnah Rabu Wekasan dalam Pandangan K.H. Hasyim Asy’ari

Menjadikan Sholat Sunnah Sebagai Kebiasaan

Melaksanakan sholat sunnah secara rutin merupakan wujud cinta dan ketaatan kepada Allah SWT.

Ibadah ini tidak hanya menambah pahala, tetapi juga memperkuat hubungan spiritual antara hamba dan Tuhannya.

Di tengah kehidupan modern yang penuh kesibukan, sholat sunnah bisa menjadi penyejuk hati dan sarana introspeksi diri.

Menjadikan sholat sunnah sebagai bagian dari rutinitas harian akan memperindah akhlak dan memperbaiki kualitas ibadah seorang muslim.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan keteguhan hati untuk istiqamah dalam mengamalkan ibadah-ibadah sunnah.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Doa dan Niat
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Doa dan Niat
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Bahtsul Masail Kiai Muda NU Minta PBNU Pecat Kader Korupsi
Bahtsul Masail Kiai Muda NU Minta PBNU Pecat Kader Korupsi
Aktual
Gibran ke Pesantren Cipasung Besok, Bawa Misi Santri Melek AI dan Robotik
Gibran ke Pesantren Cipasung Besok, Bawa Misi Santri Melek AI dan Robotik
Aktual
Sibuk Dunia tapi Rugi Akhirat? Ini Cara Agar Aktivitas Bernilai Ibadah
Sibuk Dunia tapi Rugi Akhirat? Ini Cara Agar Aktivitas Bernilai Ibadah
Doa dan Niat
Wamenhaj Tekankan Pentingnya Alur Komando bagi Petugas Haji
Wamenhaj Tekankan Pentingnya Alur Komando bagi Petugas Haji
Aktual
5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal
5 Persiapan Menyambut Datangnya Ramadhan 2026 Agar Ibadah Lebih Optimal
Doa dan Niat
Islam Tak Larang Cinta, Tapi Apakah Pacaran Dibenarkan?
Islam Tak Larang Cinta, Tapi Apakah Pacaran Dibenarkan?
Aktual
Ramadhan 2026: Rahasia Keutamaan Khatam Al-Qur’an di Bulan Suci
Ramadhan 2026: Rahasia Keutamaan Khatam Al-Qur’an di Bulan Suci
Aktual
Anak Remaja Berpacaran, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Syariat?
Anak Remaja Berpacaran, Siapa yang Bertanggung Jawab Secara Syariat?
Aktual
Saat Haid Tetap Bisa Ibadah, Ini Amalan yang Dianjurkan
Saat Haid Tetap Bisa Ibadah, Ini Amalan yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Shalahuddin Al Ayyubi Sang Penakluk Yerusalem, Dihormati Kawan dan Disegani Lawan
Shalahuddin Al Ayyubi Sang Penakluk Yerusalem, Dihormati Kawan dan Disegani Lawan
Doa dan Niat
Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Tips Melatih Anak Semangat Berpuasa
Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Tips Melatih Anak Semangat Berpuasa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com