Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Surat Terpanjang dalam Alquran dan Makna Pentingnya bagi Umat Islam

Kompas.com, 13 Oktober 2025, 20:55 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Alquran merupakan kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kitab ini berisi 114 surat yang terbagi menjadi 30 juz, dengan setiap surat memiliki pesan dan ajaran yang berbeda.

Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril sebagai wahyu dari Allah SWT.

Baca juga: Bolehkah Membasahi Jari dengan Air Ludah Saat Membuka Mushaf Alquran? Ini Penjelasan Ulama

Setiap surat memiliki jumlah ayat yang beragam, dari yang pendek hingga panjang, dan semuanya mengandung nilai-nilai penting bagi kehidupan manusia.

Alquran diawali dengan Surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan Surat An-Nas, yang menggambarkan bahwa seluruh isinya adalah petunjuk hidup bagi umat manusia.

Daftar Surat Terpanjang dalam Alquran

Beberapa surat dalam Alquran memiliki jumlah ayat yang panjang dengan kandungan hukum, kisah, dan ajaran moral yang luas.

Berikut lima surat terpanjang dalam Alquran yang sarat makna dan menjadi sumber pelajaran bagi umat Islam, dilansir dari Antara.

1. Surat Al-Baqarah (Sapi Betina)

Surat Al-Baqarah merupakan surat terpanjang dalam Alquran dengan jumlah 286 ayat.

Surat ini tergolong Madaniyyah karena diturunkan di Madinah.

Nama Al-Baqarah diambil dari kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil sebagaimana dijelaskan dalam ayat 67–74.

Isi surat ini mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti hukum syariat, perintah puasa dan zakat, serta kisah para nabi seperti Nabi Adam, Nabi Ibrahim, dan Nabi Musa.

Al-Baqarah juga menegaskan pentingnya ketaatan kepada Allah dan larangan melakukan kemaksiatan.

Baca juga: LPMQ Kemenag Sediakan Master Mushaf Alquran Isyarat 30 Juz, Gratis bagi Penerbit

2. Surat Al-A’raf (Tempat Tertinggi)

Surat Al-A’raf terdiri dari 206 ayat dan termasuk dalam golongan Makkiyah karena diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah.

Nama Al-A’raf diambil dari istilah “tempat tertinggi” yang berada di antara surga dan neraka, sebagaimana disebutkan dalam ayat 46–49.

Isi surat ini menceritakan kisah perjuangan para nabi seperti Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Hud, Nabi Shalih, Nabi Luth, Nabi Syu’aib, hingga Nabi Musa yang menghadapi penentangan kaumnya.

Pesan utama dari surat ini adalah pentingnya iman, kesabaran, dan ketakwaan kepada Allah dalam menghadapi ujian hidup.

3. Surat Ali Imran (Keluarga Imran)

Surat Ali Imran memiliki 200 ayat dan tergolong Madaniyyah.

Nama surat ini diambil dari keluarga Imran, yaitu ayah Maryam, ibu Nabi Isa.

Surat ini menjelaskan kelahiran Nabi Isa AS, mukjizat yang dianugerahkan Allah kepadanya, serta klarifikasi bahwa Nabi Isa adalah nabi, bukan anak Tuhan seperti keyakinan sebagian kaum Nasrani.

Selain itu, surat Ali Imran mengandung ajaran tentang keimanan, pentingnya musyawarah, dan etika berdialog dengan pemeluk agama lain.

Surat ini juga menegaskan keesaan Allah dan pentingnya berpegang teguh pada ajaran tauhid.

Baca juga: 5 Ayat Tentang Sabar dalam Alquran, Penenang Hati Saat Menghadapi Ujian Hidup

4. Surat An-Nisa (Wanita)

Surat An-Nisa terdiri dari 176 ayat dan termasuk golongan Madaniyyah.

Surat ini berfokus pada hak-hak perempuan dan keadilan sosial, termasuk ketentuan warisan, pernikahan, dan perlindungan terhadap anak yatim.

Selain itu, surat ini juga mengatur berbagai hukum syariat seperti jihad, hubungan umat Islam dengan ahli kitab, dan keimanan kepada Allah serta rasul-rasul-Nya.

Pesan utama An-Nisa adalah pentingnya menegakkan keadilan, kasih sayang, serta perlindungan bagi kaum lemah dalam kehidupan bermasyarakat.

5. Surat Al-An’am (Hewan Ternak)

Surat Al-An’am memiliki 165 ayat dan termasuk dalam golongan Makkiyah.

Nama surat ini diambil dari kata “Al-An’am” yang berarti hewan ternak, karena membahas berbagai ketentuan mengenai hewan kurban, penyembelihan, serta hukum makanan halal dan haram.

Surat ini juga menyoroti kebiasaan kaum musyrik Quraisy yang mempersembahkan hewan ternak kepada berhala, serta menyeru manusia untuk beriman kepada Allah semata.

Pesan utama surat ini adalah penegasan tentang tauhid, keimanan, dan larangan syirik dalam bentuk apa pun.

Baca juga: Palestina dalam Alquran dan Hadis: Tanah Para Nabi dan Kiblat Pertama Umat Islam

Makna dan Pelajaran dari Surat Terpanjang dalam Alquran

Kelima surat tersebut memiliki cakupan ajaran yang luas, mulai dari hukum syariat, keimanan, hingga kisah para nabi.

Setiap surat memberikan pelajaran berharga tentang ketaatan, kesabaran, dan pentingnya berbuat baik dalam kehidupan.

Membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran dalam Al-Qur’an menjadi kunci bagi umat Islam untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Aktual
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Aktual
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Aktual
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Aktual
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Aktual
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Aktual
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Aktual
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Aktual
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Aktual
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Aktual
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Aktual
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Aktual
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Aktual
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com