Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Amalan Pembuka Rezeki yang Diajarkan Rasulullah SAW

Kompas.com, 14 Oktober 2025, 06:30 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Dalam ajaran Islam, rezeki tidak hanya berkaitan dengan uang atau harta benda.

Rezeki juga mencakup kesehatan, kebahagiaan, ketenangan batin, dan berbagai kebaikan lain yang diberikan oleh Allah SWT.

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh agar mendapat keberkahan dalam hidup.

Berbagai amalan pembuka rezeki yang diajarkan Rasulullah SAW bukan sekadar bentuk ibadah, tetapi juga sarana untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Baca juga: Sholat Sunnah Wudhu: Dalil, Keutamaan, dan Tata Cara Lengkap Berdasarkan Hadis Sahih

1. Sholat Tahajud

Salah satu amalan yang paling dianjurkan Nabi Muhammad SAW untuk membuka pintu rezeki adalah sholat tahajud.

Sholat ini dilakukan pada sepertiga malam terakhir setelah tidur.

Rasulullah SAW bersabda, “Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: ‘Barang siapa menyeru-Ku, akan Aku perkenankan. Barang siapa meminta kepada-Ku, akan Aku beri. Dan barang siapa memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni,’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Melalui tahajud, seorang hamba dapat bermunajat langsung kepada Allah SWT dengan suasana penuh ketenangan dan keikhlasan.

2. Sedekah

Sedekah menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena dapat menarik berkah dan membuka pintu rezeki.

Allah SWT berfirman dalam Surat Saba ayat 39,

قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗۗ وَمَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهٗۚ وَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ ۝٣٩
qul inna rabbî yabsuthur-rizqa limay yasyâ'u min ‘ibâdihî wa yaqdiru lah, wa mâ anfaqtum min syai'in fa huwa yukhlifuh, wa huwa khairur-râziqîn

“Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya, dan Dialah Pemberi Rezeki yang terbaik.”

Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa sedekah tidak mengurangi harta, melainkan menambah keberkahan bagi pelakunya.

Baca juga: 18 Hal yang Membatalkan Sholat, Umat Islam Perlu Tahu

3. Sholat Dhuha

Amalan lain yang sangat dianjurkan untuk mendatangkan rezeki adalah sholat dhuha.

Sholat ini dilaksanakan pada pagi hari setelah matahari terbit hingga sebelum waktu Dzuhur.

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap ruas tulang manusia pada pagi hari wajib disedekahi. Setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir adalah sedekah. Dan semua itu dapat digantikan dengan dua rakaat shalat dhuha,” (HR. Muslim).

Sholat dhuha menjadi wujud syukur atas nikmat kesehatan, sekaligus doa agar Allah SWT melapangkan rezeki.

4. Membaca Surah Al-Waqi’ah

Surah Al-Waqi’ah dikenal sebagai surah pembuka pintu rezeki.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa membaca Surah Al-Waqi’ah setiap malam, ia tidak akan mengalami kemiskinan,” (HR. Al-Hakim).

Membaca surah ini secara rutin menjadi bentuk ikhtiar spiritual untuk memperoleh kelapangan rezeki dan perlindungan dari kesulitan hidup.

Baca juga: Tata Cara Sholat Witir Lengkap: Jumlah Rakaat, Dzikir, dan Doanya

5. Istighfar (Memohon Ampunan)

Istighfar merupakan amalan yang sangat ditekankan dalam Islam karena menjadi jalan pembuka keberkahan hidup.

Rasulullah SAW bersabda, “Aku beristighfar kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari,” (HR. Bukhari).

Memperbanyak istighfar dapat menenangkan hati, menghapus dosa, dan membuka jalan rezeki dari arah yang tidak disangka.

6. Mendoakan Orang Lain

Mendoakan orang lain agar mendapatkan rezeki juga menjadi salah satu amalan yang disukai Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang tidak hadir adalah doa yang akan dikabulkan. Malaikat akan berkata, ‘Amin, dan bagimu juga yang sama,’” (HR. Muslim).

Dengan mendoakan kebaikan bagi orang lain, Allah akan memberikan kebaikan serupa bagi orang yang berdoa.

Baca juga: Lupa Rakaat Sholat? Ini Panduan dan Tata Cara Sujud Sahwi Menurut Ulama

7. Tawakal kepada Allah SWT

Tawakal berarti berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Jika kamu bertawakal kepada Allah dengan sungguh-sungguh, niscaya Allah akan memberimu rezeki sebagaimana burung; ia berangkat pagi dengan perut kosong dan pulang sore dengan perut kenyang,” (HR. Ahmad).

Sikap tawakal menunjukkan keimanan dan keyakinan penuh bahwa rezeki sepenuhnya berada di tangan Allah SWT.

Makna Amalan Pembuka Rezeki

Amalan-amalan pembuka rezeki tidak hanya mendatangkan keberkahan materi, tetapi juga menumbuhkan ketenangan jiwa dan keikhlasan hati.

Ketika dijalankan dengan niat yang tulus dan keyakinan yang kuat, amalan ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rezeki sejatinya adalah urusan Allah, sedangkan amalan adalah bentuk usaha spiritual agar doa dan ikhtiar mendapatkan keberkahan.

Dengan memperbanyak amal saleh, umat Islam diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih berkah, tenang, dan diridhai oleh Allah SWT.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Kapan Malam Nisfu Syaban 1447 H? Ini Jadwal Resmi dari LF PBNU
Aktual
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Keistimewaan Bulan Syaban: Bulannya Rasulullah, Alquran, dan Diangkatnya Amal
Aktual
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Niat Puasa Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan, dan Dalilnya
Doa dan Niat
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Puasa Syaban, Ibadah Sunnah yang Dicintai Rasulullah Menjelang Ramadan
Aktual
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Amalan Syaban: Persiapan Spiritual Menyambut Ramadan
Aktual
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
PBNU Tetapkan Awal Syaban 1447 H Selasa 20 Januari 2026, Hilal Terlihat di Sukabumi
Aktual
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Amalan Malam Nisfu Syaban: Mengetuk Pintu Ampunan di Bulan yang Sering Terlupakan
Doa dan Niat
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
5 Peristiwa Agung di Bulan Syaban, Peralihan Kiblat hingga Penentuan Ajal Manusia
Aktual
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa Masuk Bulan Syaban, Menyiapkan Hati Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Malam Nisfu Sya’ban dalam Tinjauan Ulama: Dalil dan Amalan yang Dianjurkan
Doa dan Niat
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Skor Pencegahan Korupsi di Kemenag Disebut Lampaui Target Nasional
Aktual
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Amalan Bulan Sya’ban: Keutamaan, Dalil, dan Praktik Ibadah Menjelang Ramadhan
Doa dan Niat
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Dzikir Bulan Sya’ban: 4 Bacaan yang Dianjurkan MUI dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Mengapa Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali? Ini Penjelasannya
Doa dan Niat
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa Awal Bulan Sya’ban, Lengkap dengan Keutamaan dan Amalan Sunnah Menyambut Ramadhan
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com