Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Puasa Nisfu Syaban: Keutamaan, Bacaan, dan Tata Caranya

Kompas.com, 1 Februari 2026, 18:00 WIB
Khairina

Editor

Sumber Baznas

KOMPAS.com-Puasa Nisfu Syaban merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan umat Islam pada pertengahan bulan Syaban.

Istilah Nisfu Syaban merujuk pada malam dan hari ke-15 bulan Syaban dalam kalender Hijriah, yang oleh banyak ulama dipandang sebagai waktu penuh keberkahan.

Dilansir dari laman Baznas, pada malam tersebut, amalan manusia diyakini diangkat kepada Allah SWT, sehingga memperbanyak ibadah, termasuk berpuasa, menjadi amalan yang dianjurkan.

Oleh karena itu, menjalankan puasa pada pertengahan bulan Syaban kerap dipraktikkan sebagai bagian dari persiapan spiritual menjelang Ramadhan.

Baca juga: Doa Malam Nisfu Syaban Lengkap: Arab, Latin, Arti, dan Tuntunannya

Keutamaan Puasa Nisfu Syaban

Puasa Nisfu Syaban memiliki sejumlah keutamaan yang bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW.

Salah satu keutamaan yang sering disebut adalah terbukanya pintu ampunan Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah melihat pada malam Nisfu Syaban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan."
(HR. Ibnu Majah No. 1390, dinilai hasan oleh Al-Albani)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa malam Nisfu Syaban merupakan momentum penting untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Selain itu, puasa di bulan Syaban juga menjadi sarana mempersiapkan diri sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Baca juga: Nisfu Syaban Kapan? Ini Waktu dan Keutamaan Doa Usai Baca Yasin

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

"Aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh selain bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa selain di bulan Syaban."
(HR. Bukhari No. 1969, Muslim No. 1156)

Keterangan ini menegaskan bahwa memperbanyak puasa di bulan Syaban, termasuk pada Nisfu Syaban, merupakan bagian dari kebiasaan Rasulullah SAW.

Puasa Syaban juga dipandang sebagai bentuk mengikuti sunnah Nabi dalam memanfaatkan waktu yang sering terlewatkan manusia.

Rasulullah SAW bersabda:

"Itulah bulan (Syaban) yang sering dilupakan manusia, yaitu bulan antara Rajab dan Ramadhan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amalan kepada Rabb semesta alam, dan aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan aku berpuasa."
(HR. An-Nasa'i No. 2357, dinilai hasan oleh Al-Albani)

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh Februari 2026: Jadwal Lengkap 13–15 Syaban, Niat, dan Keutamaannya

Niat Puasa Nisfu Syaban

Sebagaimana ibadah puasa lainnya, puasa Nisfu Syaban diawali dengan niat yang tulus karena Allah SWT.

Bacaan niat puasa nisfu syaban yang umum digunakan adalah sebagai berikut:

Nawaitu shauma fi-n-nishfi-sy-sya'bani sunnata-lillahi ta'ala.

Artinya: “Saya berniat puasa pada pertengahan bulan Syaban sunnah karena Allah Ta'ala.”

Niat puasa Nisfu Syaban dapat dilafalkan pada malam hari sebelum fajar atau cukup diniatkan di dalam hati.

Baca juga: Kapan Nisfu Syaban 2026? Ini Tanggal dan Asal Usulnya

Tata Cara Puasa Nisfu Syaban

Pelaksanaan puasa Nisfu Syaban pada dasarnya sama dengan puasa sunnah lainnya.

Puasa diawali dengan membaca niat sejak malam hari sebelum subuh.

Selama berpuasa, umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga waktu maghrib.

Untuk menyempurnakan ibadah, dianjurkan memperbanyak amalan seperti shalat sunnah, membaca Alquran, dan berzikir.

Berbuka puasa dilakukan dengan makanan yang halal dan diawali dengan doa berbuka puasa.

Puasa Nisfu Syaban merupakan amalan sunnah yang memiliki nilai spiritual tinggi, terutama sebagai sarana memohon ampunan dan mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.

Dengan memahami niat puasa Nisfu Syaban serta melaksanakannya sesuai tuntunan, ibadah ini dapat menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Meski tidak terdapat hadis yang secara khusus mewajibkan puasa pada tanggal 15 Syaban, dalil-dalil sahih menunjukkan bahwa puasa di bulan Syaban adalah sunnah yang dianjurkan.

Oleh karena itu, puasa Nisfu Syaban dapat diamalkan sebagai bagian dari ibadah sunnah yang membawa manfaat dan keberkahan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar