Editor
KOMPAS.com-Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (National Center for Meteorology/NCM) memperingatkan potensi gelombang dingin yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah negara itu mulai Sabtu (3/1/2026) hingga Selasa (6/1/2026), seiring masuknya salah satu fase terdingin musim dingin.
Gelombang dingin tersebut diproyeksikan menyebabkan penurunan suhu yang cukup signifikan, terutama di wilayah utara dan tengah Arab Saudi.
Baca juga: Gelombang Udara Dingin Landa Arab Saudi, Suhu Turun hingga Minus 1 Derajat
Dilansir dari Saudi Gazette, NCM menyebutkan daerah yang berpotensi terdampak meliputi Al-Jouf, Perbatasan Utara, Tabuk, Hail, Qassim, Riyadh, serta wilayah utara Provinsi Timur.
Suhu minimum di kawasan tersebut diperkirakan berada pada kisaran 2 derajat Celsius hingga minus 2 derajat Celsius, terutama pada malam dan dini hari.
Fenomena gelombang dingin ini bertepatan dengan periode yang dikenal sebagai “Al-Azeerq” atau blue cold, salah satu fase paling ekstrem dalam musim dingin di Arab Saudi.
Al-Azeerq umumnya muncul pada akhir Desember hingga awal Januari, bersamaan dengan puncak titik balik matahari musim dingin ketika durasi malam mencapai waktu terpanjang dan siang hari berada pada titik terpendek.
Anggota Afaq Society for Astronomy, Burgis Al-Fulaij, menjelaskan bahwa intensitas dingin Al-Azeerq dipengaruhi oleh kombinasi faktor astronomi dan kondisi cuaca.
Baca juga: Salju Turun di Arab Saudi, Otoritas Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem
Ia menyebutkan bahwa singkatnya waktu siang dan panjangnya malam mengurangi kemampuan matahari dalam menghangatkan permukaan bumi.
Selain itu, hembusan angin dari utara turut berperan mengeringkan udara serta membersihkan langit dari kelembapan, sehingga suhu terasa lebih menusuk.
Al-Fulaij menegaskan bahwa Al-Azeerq bukan sekadar penurunan suhu, melainkan kondisi cuaca menyeluruh yang menandai fase musim dingin paling menantang.
Sejalan dengan itu, NCM mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko cuaca ekstrem selama periode tersebut.
Perhatian khusus diminta bagi pekerja luar ruangan, lansia, dan anak-anak agar mengambil langkah pencegahan guna menjaga keselamatan dan kesehatan selama suhu ekstrem berlangsung.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang