Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Lengkap Sholat Sunnah Rawatib: Niat, Tata Cara, dan Jumlah Rakaatnya

Kompas.com, 13 Januari 2026, 14:00 WIB
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Pada prinsipnya, tata cara sholat sunnah rawatib sama seperti sholat sunnah lainnya, dimulai dari niat, takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah dan surat Alquran, dilanjutkan ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga ditutup dengan salam.

Dilansir dari laman MUI, pembeda utama sholat rawatib terletak pada niatnya, karena di dalam niat tersebut disebutkan secara spesifik jenis sholat rawatib serta posisinya sebagai shalat sunnah qabliyah atau ba’diyah yang mengiringi sholat fardhu.

Baca juga: Doa Sholat Tahajud Lengkap Arab, Latin, dan Cara Mengamalkannya

Rawatib Zuhur

Shalat sunnah rawatib zuhur dapat dikerjakan sebelum shalat fardhu zuhur sebagai qabliyah maupun setelahnya sebagai ba’diyah, dengan jumlah dua atau empat rakaat sesuai kebiasaan dan kemampuan masing-masing muslim.

Lafal niat shalat sunnah rawatib zuhur adalah sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ / رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً / بَعْدِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya shalat sunnah qabliyah/ba’diyah zuhur empat rakaat/dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Rawatib Ashar

Shalat sunnah rawatib ashar termasuk sunnah qabliyah yang dikerjakan sebelum shalat fardhu ashar dengan jumlah dua atau empat rakaat, dan jika dikerjakan empat rakaat dapat dilakukan dengan satu salam atau dua salam.

Lafal niat shalat sunnah rawatib ashar sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ / رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya shalat sunnah qabliyah ashar empat rakaat/dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Baca juga: Panduan Lengkap Sholat Dhuha: Waktu, Niat, Tata Cara, Doa, dan Keutamaannya

Rawatib Maghrib

Shalat sunnah rawatib maghrib dikerjakan sebanyak dua rakaat dan dapat dilaksanakan sebelum shalat fardhu maghrib sebagai qabliyah maupun setelahnya sebagai ba’diyah.

Lafal niat shalat sunnah rawatib maghrib sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً / بَعْدِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya shalat sunnah qabliyah/ba’diyah maghrib dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Rawatib Isya’

Shalat sunnah rawatib isya’ umumnya dikerjakan dua rakaat setelah shalat fardhu isya’ sebagai ba’diyah, meskipun terdapat pula sunnah qabliyah yang dikerjakan sebelum shalat isya’.

Lafal niat shalat sunnah rawatib isya’ adalah sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً / بَعْدِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya shalat sunnah qabliyah/ba’diyah isya’ dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Rawatib Subuh

Shalat sunnah rawatib subuh memiliki kedudukan paling utama di antara shalat rawatib lainnya dan dikenal pula dengan sebutan sunnah fajar atau sunnah qabliyah subuh.

Shalat sunnah ini dikerjakan dua rakaat sebelum shalat fardhu subuh dengan lafal niat sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya shalat sunnah qabliyah subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Baca juga: Kapan Waktu Sholat Dhuha Dimulai hingga Berakhir? Ini Penjelasan Ulama

Jumlah Rakaat Sholat Sunnah Rawatib

Jumlah rakaat sholat sunnah rawatib memang beragam, sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah riwayat hadits yang menjadi rujukan para ulama.

Berdasarkan riwayat Imam Bukhari dan Muslim, ulama mazhab Syafi’i membagi shalat rawatib ke dalam dua kategori, yakni rawatib muakkad dan rawatib ghairu muakkad.

Rawatib muakkad berjumlah sepuluh rakaat, sedangkan rakaat di luar jumlah tersebut termasuk rawatib ghairu muakkad yang bersifat tambahan.

Pembagian ini dijelaskan oleh Syaikhul Islam Zakariya al-Anshari dalam karyanya sebagai berikut:

وَرَوَاتِبُ الْفَرَائِضِ الْمُؤَكَّدَةِ (عَشْرٌ)، وَالْحِكْمَةُ فِيهَا تَكْمِيلُ مَا نَقَصَ مِنْ الْفَرَائِضِ فَضْلًا مِنْ اللَّه وَنِعْمَةً، وَهِيَ (رَكْعَتَانِ قَبْلَ الصُّبْحِ) وَرَكْعَتَانِ قَبْلَ (الظُّهْرِ وَرَكْعَتَانِ بَعْدَ الظُّهْرِ) وَرَكْعَتَانِ بَعْدَ (الْمَغْرِبِ) وَرَكْعَتَانِ بَعْدَ (الْعِشَاءِ) لِلِاتِّبَاعِ رَوَاهُ الشَّيْخَانِ

Artinya: “Sholat sunah rawatib pengikut fardhu yang ditekankan adalah sepuluh rakaat. Hikmahnya adalah menyempurnakan kekurangan sholat fardhu sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Sepuluh rakaat tersebut ialah dua rakaat sebelum subuh, dua rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelah zuhur, dua rakaat setelah maghrib, dan dua rakaat setelah isya’, berdasarkan riwayat Imam Bukhari dan Muslim.” (Asna Al-Mathalib fi Syarh Raud At-Thalib, jilid 1, halaman 572).

Rawatib ghairu muakkad mencakup amalan tambahan seperti dua rakaat tambahan sebelum dan sesudah zuhur, empat rakaat sebelum ashar, dua rakaat sebelum maghrib, serta dua rakaat sebelum isya’.

Sholat fardhu menjadi fondasi utama dalam ibadah seorang muslim, sedangkan sholat sunnah rawatib berfungsi sebagai pelengkap yang menyempurnakan kekurangan dalam pelaksanaan sholat wajib.

Kesungguhan menjaga sholat fardhu akan semakin kokoh ketika disertai dengan kebiasaan menghidupkan sholat sunnah rawatib secara istiqamah.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan taufik dan kemudahan agar sholat sunnah rawatib dapat menjadi bagian dari rutinitas ibadah harian serta mengantarkan kepada keridaan-Nya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
Ini Jadwal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah
Ini Jadwal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah
Aktual
Komplek Haji Indonesia di Arab Saudi Senilai Rp 8,33 Triliun, Berikut Fasilitasnya
Komplek Haji Indonesia di Arab Saudi Senilai Rp 8,33 Triliun, Berikut Fasilitasnya
Aktual
Kandungan Surat Al Lahab: Kutukan Abadi Penentang Nabi
Kandungan Surat Al Lahab: Kutukan Abadi Penentang Nabi
Doa dan Niat
Panduan Lengkap Sholat Sunnah Rawatib: Niat, Tata Cara, dan Jumlah Rakaatnya
Panduan Lengkap Sholat Sunnah Rawatib: Niat, Tata Cara, dan Jumlah Rakaatnya
Aktual
Status Kepemilikan Barang Hanyut Terbawa Banjir Menurut Islam
Status Kepemilikan Barang Hanyut Terbawa Banjir Menurut Islam
Aktual
Ramadhan 2026 Pertengahan Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Puasa
Ramadhan 2026 Pertengahan Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Puasa
Aktual
Langkah Sunyi Menhan RI di Masjid Soeharto Sarajevo, Jejak Indonesia dalam Luka Sejarah Bosnia
Langkah Sunyi Menhan RI di Masjid Soeharto Sarajevo, Jejak Indonesia dalam Luka Sejarah Bosnia
Aktual
Doa Pembuka Pintu Rezeki yang Halal dan Berkah Lengkap dengan Artinya
Doa Pembuka Pintu Rezeki yang Halal dan Berkah Lengkap dengan Artinya
Doa dan Niat
Ekoteologi Islam dan Tanggung Jawab Manusia atas Alam
Ekoteologi Islam dan Tanggung Jawab Manusia atas Alam
Aktual
Heat Stroke Jadi Ancaman Jemaah, Petugas Haji 2026 Dilatih Tangani Kondisi Kegawatdaruratan
Heat Stroke Jadi Ancaman Jemaah, Petugas Haji 2026 Dilatih Tangani Kondisi Kegawatdaruratan
Aktual
Jelang Peresmian RDMP Balikpapan, Pertamina Mohon Doa Anak Yatim dan Difabel
Jelang Peresmian RDMP Balikpapan, Pertamina Mohon Doa Anak Yatim dan Difabel
Aktual
'Child Grooming' dan Kekerasan Seksual Anak dalam Perspektif Islam
"Child Grooming" dan Kekerasan Seksual Anak dalam Perspektif Islam
Aktual
MUI Buka Layanan Curhat Gratis soal Masalah Hidup hingga Hukum Islam
MUI Buka Layanan Curhat Gratis soal Masalah Hidup hingga Hukum Islam
Aktual
Istighfar dalam Islam: 10 Keutamaan & Manfaat Spiritual serta Duniawi
Istighfar dalam Islam: 10 Keutamaan & Manfaat Spiritual serta Duniawi
Doa dan Niat
Kumpulan Doa Perlindungan untuk Anak Agar Dijauhkan dari Berbagai Gangguan
Kumpulan Doa Perlindungan untuk Anak Agar Dijauhkan dari Berbagai Gangguan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com