Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Buraq Kendaraan Mulia dalam Peristiwa Isra Mi’raj

Kompas.com, 15 Januari 2026, 15:37 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Peristiwa Isra Mi’raj menempati posisi istimewa dalam sejarah Islam. Dalam satu malam, Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, lalu dilanjutkan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha.

Dalam perjalanan agung itu, Rasulullah SAW menunggangi makhluk khusus bernama Buraq, yang menjadi simbol kekuasaan Allah yang melampaui batas nalar manusia.

Asal-Usul Nama dan Makna Buraq

Kata Buraq berasal dari bahasa Arab barq yang berarti kilat. Penamaan ini menggambarkan kecepatan luar biasa makhluk tersebut yang mampu menempuh jarak sejauh pandangan mata dalam waktu sangat singkat.

Kecepatan Buraq bukan sekadar gambaran fisik, tetapi juga melambangkan kemudahan dan kehendak Allah dalam memperjalankan hamba-Nya tanpa terikat hukum ruang dan waktu.

Dalam kitab Al-Bidayah wa an-Nihayah karya Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa Buraq adalah makhluk yang Allah ciptakan secara khusus untuk perjalanan para nabi, terutama dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Kenapa Isra Miraj Dilakukan Malam Hari? Ini Penjelasan Alquran

Gambaran Fisik Buraq Menurut Riwayat

Dalam sejumlah hadis sahih, Buraq digambarkan sebagai makhluk bercahaya berwarna putih. Ukurannya lebih besar dari keledai, namun lebih kecil dari bighal (bagal).

Tubuhnya menyerupai kuda dan memiliki sepasang sayap yang membantu kecepatannya melesat menembus jarak yang sangat jauh.

Riwayat-riwayat klasik juga menyebutkan ciri khas Buraq, seperti wajah yang memancarkan cahaya, mata yang tajam, serta langkah kaki yang mencapai sejauh mata memandang.

Gambaran ini ditegaskan oleh Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim, yang menekankan bahwa bentuk Buraq merupakan bagian dari perkara gaib yang wajib diimani tanpa disamakan dengan makhluk duniawi.

Peran Buraq dalam Perjalanan Isra

Dalam tahap Isra, Buraq menjadi kendaraan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

Setibanya di sana, Nabi Muhammad SAW mengikat Buraq di sebuah tempat yang biasa digunakan para nabi sebelumnya.

Lokasi tersebut kini dikenal sebagai Tembok Buraq, salah satu situs penting di kompleks Masjidil Aqsa.

Menurut buku Sirah Nabawiyah karya Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri, peristiwa ini menegaskan kesinambungan risalah para nabi, sekaligus menempatkan Nabi Muhammad SAW sebagai penutup dan pemimpin para rasul.

Baca juga: Peristiwa Isra Miraj Lengkap: Tahun Kesedihan hingga Perintah Sholat

Buraq dan Para Nabi Sebelumnya

Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Buraq tidak hanya digunakan oleh Nabi Muhammad SAW.

Nabi Ibrahim AS juga dikisahkan pernah menunggangi Buraq ketika mengunjungi keluarganya di Makkah dari wilayah Syam.

Keterangan ini dijelaskan dalam buku Kisah Para Nabi karya Ibnu Katsir, menyebut bahwa Buraq adalah makhluk yang Allah sediakan bagi hamba-hamba pilihan-Nya untuk menjalankan misi tertentu.

Makna Spiritual Keberadaan Buraq

Buraq bukan sekadar kendaraan fisik. Ia menjadi simbol bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Isra Mi’raj dengan Buraq mengajarkan bahwa keterbatasan manusia tidak membatasi kehendak Allah.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj harus dipahami dengan iman, bukan sekadar logika.

Buraq dalam konteks ini, menjadi sarana untuk menguji keimanan umat Islam terhadap perkara-perkara gaib yang datang dari wahyu.

Baca juga: Isra Miraj Biasanya Ngapain? Ini Kegiatan dan Amalan yang Dianjurkan

Iman atas Perkara di Luar Nalar

Kisah Buraq mengingatkan umat Islam bahwa tidak semua kebenaran dapat diukur dengan rasio.

Sebagaimana Isra Mi’raj diterima oleh orang-orang beriman dan ditolak oleh mereka yang ragu, keberadaan Buraq menjadi bagian dari ujian keyakinan terhadap kekuasaan Allah SWT.

Melalui peristiwa ini, umat Islam diajak untuk meneguhkan iman, meyakini kebesaran Allah dan meneladani ketaatan Rasulullah SAW yang menerima perintah Ilahi tanpa keraguan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar