Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan Hari Jumat untuk Muslimah, Raih Berkah dan Pahala Besar

Kompas.com, 22 Januari 2026, 09:37 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hari Jumat menempati posisi istimewa dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari.

Keistimewaan ini tidak hanya berlaku bagi kaum laki-laki yang menunaikan salat Jumat, tetapi juga bagi kaum perempuan.

Bagi muslimah, Jumat menjadi momentum spiritual untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam buku Fiqh al-Mar’ah al-Muslimah karya Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dijelaskan bahwa perempuan memiliki ruang ibadah yang luas pada hari Jumat, meskipun tidak diwajibkan menghadiri salat Jumat. Amalan-amalan ini menjadi sarana memperoleh keutamaan hari mulia tersebut.

Membaca Surah Al-Kahfi sebagai Cahaya Pekanan

Salah satu amalan utama hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan diberikan cahaya di antara dua Jumat.” (HR Al-Hakim dan Al-Baihaqi)

Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menerangkan bahwa membaca Surah Al-Kahfi dianjurkan mulai Kamis malam hingga Jumat petang.

Bagi muslimah yang tidak menghadiri salat Jumat, amalan ini menjadi sarana utama untuk meraih keberkahan hari tersebut.

Selain itu, kandungan Surah Al-Kahfi juga menjadi benteng spiritual dari fitnah Dajjal, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim.

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi Setiap Jumat yang Perlu Kamu Tahu

Mandi Jumat sebagai Bentuk Penyucian Diri

Mandi Jumat tidak hanya dianjurkan bagi laki-laki, tetapi juga perempuan yang hendak keluar rumah untuk beribadah. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa mendatangi Jumat, baik laki-laki maupun perempuan, maka hendaklah mandi.” (HR Ibnu Hibban)

Dalam kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah dijelaskan bahwa mandi Jumat bagi perempuan disunahkan apabila ia ikut melaksanakan salat berjamaah di masjid.

Mandi ini bukan sekadar membersihkan tubuh, tetapi juga simbol penyucian diri sebelum memasuki waktu yang penuh keberkahan.

Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Hari Jumat juga dikenal sebagai hari shalawat. Rasulullah SAW bersabda:

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat, karena shalawat kalian diperlihatkan kepadaku.” (HR Al-Baihaqi)

Perintah bershalawat ditegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 56:

Innallāha wa malā'ikatahu yuṣallūna ‘alan nabī…

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepadanya.”

Menurut Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, shalawat merupakan amalan ringan di lisan, tetapi besar nilainya di sisi Allah, terutama pada waktu-waktu utama seperti hari Jumat.

Baca juga: Banyak yang Keliru, Surat Ini Lebih Dianjurkan Dibaca di Malam Jumat

Memperbanyak Doa pada Waktu Mustajab

Hari Jumat memiliki satu waktu istimewa di mana doa sangat berpotensi dikabulkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Pada hari Jumat terdapat satu waktu, jika seorang Muslim berdoa pada saat itu, pasti dikabulkan.” (HR Bukhari dan Muslim)

Ulama berbeda pendapat tentang waktu pastinya, namun mayoritas menyebut dua waktu utama, yaitu setelah Ashar hingga Maghrib dan saat imam duduk di mimbar.

Dalam buku Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa memanfaatkan waktu mustajab merupakan bentuk kesungguhan seorang hamba dalam bermunajat kepada Allah.

Bagi muslimah, waktu ini dapat dimanfaatkan untuk berdoa tentang keluarga, pendidikan anak, rezeki halal, serta keselamatan dunia dan akhirat.

Memperbanyak Sedekah dan Amal Sosial

Sedekah pada hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri. Dalam kitab Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa para sahabat biasa meningkatkan sedekah pada hari Jumat karena nilai keberkahannya lebih besar.

Bentuk sedekah tidak selalu berupa harta. Memberi makanan, membantu tetangga, menghibur anak yatim, hingga menyebarkan kebaikan melalui media sosial juga termasuk amal yang bernilai ibadah.

Baca juga: Sedekah Subuh di Hari Jumat, Pahala Berlipat dan Mendapat Doa Malaikat

Menjaga Akhlak dan Memperbanyak Dzikir

Hari Jumat juga menjadi waktu yang tepat bagi muslimah untuk memperbaiki kualitas akhlak. Rasulullah SAW bersabda:

“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR Tirmidzi)

Selain itu, memperbanyak dzikir seperti istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir menjadi amalan yang dianjurkan.

Dalam Al-Adzkar, Imam An-Nawawi menegaskan bahwa dzikir pada hari Jumat memiliki keutamaan khusus karena bersamaan dengan turunnya rahmat Allah.

Momentum Spiritual bagi Muslimah

Hari Jumat bukan sekadar pergantian hari dalam kalender Islam, tetapi momentum spiritual untuk memperbaharui iman.

Bagi muslimah, hari ini menjadi kesempatan memperbanyak amal tanpa harus hadir di masjid, namun tetap memperoleh limpahan pahala.

Dengan membaca Al-Qur’an, memperbanyak shalawat, berdoa, bersedekah, serta menjaga akhlak, seorang perempuan Muslim dapat menjadikan hari Jumat sebagai sarana memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan menyiapkan bekal akhirat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar