Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perkiraan Awal Ramadhan 1447 H

Kompas.com, 27 Januari 2026, 08:44 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pertanyaan puasa 2026 berapa hari lagi mulai ramai dicari umat Islam yang tak sabar menyambut Ramadhan 1447 Hijriah.

Rasa rindu pada bulan suci biasanya sudah terasa sejak memasuki Sya’ban, apalagi ketika kalender hijriah mulai memberi gambaran jelas kapan puasa akan dimulai.

Berdasarkan rujukan kalender hijriah resmi dan penetapan dari otoritas keagamaan di Indonesia, awal Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026.

Baca juga: Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan karena Haid: Bacaan Arab, Arti, dan Ketentuannya Menurut Fikih

Perkiraan Awal Puasa Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui maklumat kalender hijriah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sehingga tanggal sudah dapat dipastikan jauh hari sebelumnya.

Perkiraan Awal Puasa Versi Pemerintah (Kemenag)

Sementara itu, Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama memperkirakan 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026.

Namun, tanggal ini masih menunggu penetapan resmi melalui Sidang Isbat yang digelar menjelang akhir Sya’ban dengan metode hisab dan rukyatul hilal.

Jadi, Puasa 2026 Berapa Hari Lagi?

Jika mengacu pada dua rujukan tersebut, maka puasa Ramadhan 2026 akan dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026.

Artinya, umat Islam kini tinggal menghitung mundur sekitar 22 hari lagi menuju pertengahan Februari untuk memasuki bulan penuh berkah.

Sya’ban, Waktu Terbaik untuk Bersiap

Rasulullah SAW justru memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban sebagai persiapan menuju Ramadhan. Sayyidah Aisyah RA meriwayatkan:

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah lebih banyak berpuasa sunnah selain di bulan Sya’ban.” (HR Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Hitung Mundur Puasa Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Karena itu, sembari menghitung hari menuju Ramadhan, banyak ulama menganjurkan memperbanyak ibadah di Sya’ban agar saat Ramadhan tiba, tubuh dan hati sudah siap.

Jadi, bagi yang bertanya puasa 2026 berapa hari lagi, jawabannya tinggal melihat kalender menuju pertengahan Februari — dan mulai mempersiapkan diri dari sekarang.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Terkini Lainnya
MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, Ini Menu Tahan Lama yang Disiapkan
MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, Ini Menu Tahan Lama yang Disiapkan
Aktual
Puasa 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perkiraan Awal Ramadhan 1447 H
Puasa 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perkiraan Awal Ramadhan 1447 H
Aktual
170.000 Jemaah Haji Indonesia Risiko Tinggi, Sebagian Penyakit Komorbid
170.000 Jemaah Haji Indonesia Risiko Tinggi, Sebagian Penyakit Komorbid
Aktual
Tarhib Ramadhan: Menyambut Bulan Suci dengan Hati yang Bersih dan Jiwa yang Siap
Tarhib Ramadhan: Menyambut Bulan Suci dengan Hati yang Bersih dan Jiwa yang Siap
Doa dan Niat
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan karena Haid: Bacaan Arab, Arti, dan Ketentuannya Menurut Fikih
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan karena Haid: Bacaan Arab, Arti, dan Ketentuannya Menurut Fikih
Doa dan Niat
Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Hitung Mundur Puasa Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Hitung Mundur Puasa Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Aktual
Inilah Cara Rasulullah Menghidupkan Ramadhan dengan Akhlak Mulia
Inilah Cara Rasulullah Menghidupkan Ramadhan dengan Akhlak Mulia
Aktual
Kemenhaj Dorong Beras Lokal untuk Konsumsi Haji 2026, Kurangi Ketergantungan Impor
Kemenhaj Dorong Beras Lokal untuk Konsumsi Haji 2026, Kurangi Ketergantungan Impor
Aktual
Wamenhaj Minta Fatwa MUI: Haji Ilegal dan Haji dari Uang Korupsi Dinyatakan Haram
Wamenhaj Minta Fatwa MUI: Haji Ilegal dan Haji dari Uang Korupsi Dinyatakan Haram
Aktual
Nisfu Syaban Kapan? Ini Tanda Malam Penuh Rahmat Allah
Nisfu Syaban Kapan? Ini Tanda Malam Penuh Rahmat Allah
Aktual
Tanda Puasa Ramadhan Diterima Allah, Cek dari Amal Ini
Tanda Puasa Ramadhan Diterima Allah, Cek dari Amal Ini
Aktual
170.000 Jamaah Haji Indonesia Masuk Kategori Risiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Petugas
170.000 Jamaah Haji Indonesia Masuk Kategori Risiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Petugas
Aktual
Beramal Tanpa Ilmu dalam Islam: Antara Niat Baik dan Kesalahan Fatal
Beramal Tanpa Ilmu dalam Islam: Antara Niat Baik dan Kesalahan Fatal
Doa dan Niat
Kapan Puasa 2026? Yuk Kenali Ramadhan, Bulan Penuh Ampunan
Kapan Puasa 2026? Yuk Kenali Ramadhan, Bulan Penuh Ampunan
Aktual
Tanda Kiamat Datang Beruntun? Ini Peringatan Nabi yang Mengejutkan
Tanda Kiamat Datang Beruntun? Ini Peringatan Nabi yang Mengejutkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com