Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Ramadhan: Ini Keutamaan Sedekah yang Jarang Disadari

Kompas.com, 27 Januari 2026, 19:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, Ramadan adalah momentum emas untuk memperbanyak amal sosial, salah satunya melalui sedekah.

Di bulan yang penuh rahmat ini, setiap kebaikan memiliki nilai yang berlipat ganda, termasuk ketika seseorang menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu sesama.

Dalam Islam, sedekah berasal dari kata shadaqah yang berakar dari kata sidq, kejujuran dan kebenaran.

Baca juga: Puasa Ramadhan: Tidur Setelah Sahur, Bolehkah atau Makruh?

Makna ini menegaskan bahwa sedekah bukan sekadar memberi, melainkan wujud keimanan yang tulus.

Undang-Undang BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 juga menjelaskan bahwa sedekah merupakan pemberian harta atau non-harta di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

Lantas, mengapa sedekah di bulan Ramadan begitu istimewa? Berikut ulasannya.

Sedekah dalam Perspektif Alquran dan Sunnah

Alquran secara tegas mendorong umat Islam untuk bersedekah, baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 271:

إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

In tubdū ash-shadaqāti fa ni‘immā hiya, wa in tukhfūhā wa tu'tūhal-fuqarā’a fahuwa khairul lakum wa yukaffiru ‘ankum min sayyiātikum, wallāhu bimā ta‘malūna khabīr.

Artinya: “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu baik. Jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu. Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Ayat ini menegaskan bahwa sedekah bukan hanya bernilai sosial, tetapi juga berdimensi spiritual yang mendalam.

Baca juga: Puasa Ramadhan: Tidur Setelah Sahur, Bolehkah atau Makruh?

Menghapus Dosa dan Membersihkan Jiwa

Salah satu keutamaan sedekah yang paling utama adalah kemampuannya menghapus dosa. Rasulullah SAW bersabda:

“Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi)

Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi dijelaskan bahwa sedekah memiliki fungsi tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa. Orang yang gemar bersedekah akan terhindar dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.

Pahala Berlipat Ganda di Bulan Ramadan

Ramadan dikenal sebagai bulan pelipatgandaan amal. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hadid ayat 18:

Innal-mushaddiqīna wal-mushaddiqāti wa aqradhullāha qardhan hasanan yudhā‘afu lahum wa lahum ajrun karīm.

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan balasannya dan bagi mereka pahala yang mulia.”

Menurut Syekh Yusuf Al-Qaradawi dalam buku Fiqh az-Zakah, sedekah di waktu-waktu utama seperti Ramadan memiliki nilai spiritual yang lebih tinggi karena dilakukan di saat keimanan umat berada pada puncaknya.

Harta Tidak Berkurang, Justru Bertambah Berkah

Banyak orang ragu bersedekah karena takut hartanya berkurang. Padahal Islam menegaskan sebaliknya. Allah SWT berfirman dalam Surah Saba ayat 39:

Wa mā anfaqtum min syai’in fahuwa yukhlifuh, wa huwa khairur rāziqīn.

Artinya: “Apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki.”

Dalam buku Mukhtashar Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa sedekah membuka pintu keberkahan rezeki, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga ketenangan hidup dan kemudahan urusan.

Baca juga: Puasa 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perkiraan Awal Ramadhan 1447 H

Menjadi Bekal di Akhirat

Sedekah bukan sekadar amal duniawi. Ia menjadi investasi jangka panjang untuk kehidupan akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

“Naungan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.” (HR. Ahmad)

Ini menunjukkan bahwa sedekah memiliki peran penting sebagai pelindung manusia di hari pembalasan.

Menenangkan Hati dan Menguatkan Empati Sosial

Sedekah juga berdampak langsung pada kondisi psikologis seseorang. Dalam Surah Al-Munafiqun ayat 10, Allah mengingatkan agar manusia berinfak sebelum datang penyesalan.

Para ulama tafsir, seperti Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah, menjelaskan bahwa sedekah melatih empati dan solidaritas sosial. Orang yang terbiasa berbagi akan memiliki hati yang lebih lapang dan jauh dari kegelisahan batin.

Mencegah Maksiat dan Membersihkan Transaksi

Sedekah juga berfungsi sebagai penghapus kesalahan dalam muamalah. Dalam aktivitas perdagangan, misalnya, sedekah dapat menjadi penebus kekhilafan yang tidak disengaja.

Hal ini sejalan dengan hadis Nabi yang menganjurkan para pedagang untuk memperbanyak sedekah sebagai penyeimbang aktivitas bisnis.

Baca juga: Ramadhan 2026: Zakat di Bulan Ramadhan dan Cara Sedekah yang Benar

Ragam Sedekah di Bulan Ramadan

Sedekah tidak selalu berbentuk uang. Banyak bentuk sedekah yang bisa dilakukan selama Ramadan.

Berbagi takjil menjadi tradisi yang sarat makna sosial. Memberi makan orang yang berbuka bahkan mendapat pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut.

Infak saat salat tarawih juga menjadi momentum rutin yang memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan sosial umat.

Selain itu, perkembangan teknologi memungkinkan sedekah dilakukan secara digital. Platform daring memudahkan masyarakat membantu pembangunan fasilitas pendidikan, santunan anak yatim, hingga bantuan bencana.

Ramadan, Momentum Menghidupkan Budaya Berbagi

Ramadan sejatinya adalah bulan pendidikan spiritual. Melalui sedekah, umat Islam dilatih untuk tidak hanya fokus pada ibadah individual, tetapi juga membangun kepedulian sosial.

Sebagaimana ditulis Prof. Didin Hafidhuddin dalam buku Zakat dalam Perekonomian Modern, sedekah memiliki peran strategis dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat solidaritas umat.

Karena itu, Ramadan menjadi momen terbaik untuk memulai kebiasaan berbagi yang berkelanjutan, bukan hanya musiman.

Dengan memperbanyak sedekah, Ramadan tidak hanya mengubah jadwal makan, tetapi juga mengubah cara pandang manusia terhadap harta, kehidupan, dan makna keberkahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar