Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kalender Februari 2026 dan Tanggal Penting Islam, Dari Nisfu Sya’ban hingga Awal Ramadhan

Kompas.com, 28 Januari 2026, 10:19 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Bulan Februari 2026 menjadi salah satu bulan yang dinanti umat Islam karena menjadi jembatan penting menuju datangnya bulan suci Ramadhan.

Dalam penanggalan Hijriyah, Februari 2026 berada pada penghujung bulan Sya’ban 1447 Hijriyah dan memasuki awal Ramadhan 1447 Hijriyah.

Artinya, bulan ini bukan sekadar pergantian hari biasa, tetapi momen persiapan spiritual yang sangat bermakna.

Berdasarkan konversi kalender Masehi ke Hijriyah, tanggal 1 Februari 2026 bertepatan dengan 13 Sya’ban 1447 H.

Baca juga: Kapan Puasa Sya’ban dan Jadwal Nisfu Sya’ban 2026, Info Resmi NU & Kalender Hijriah

Sementara pada akhir bulan, tepatnya 28 Februari 2026, kalender Hijriyah sudah memasuki 10 Ramadhan 1447 H.

Rentang waktu ini membuat Februari menjadi bulan yang diwarnai suasana peningkatan ibadah, mulai dari memperbanyak doa, puasa sunnah, hingga persiapan menyambut puasa wajib Ramadhan.

Salah satu tanggal penting yang berada di awal Februari 2026 adalah malam Nisfu Sya’ban. Nisfu Sya’ban jatuh pada tanggal 15 Sya’ban 1447 H, yang diperkirakan bertepatan dengan 3 Februari 2026.

Malam ini dikenal luas di kalangan umat Islam sebagai malam yang penuh keberkahan. Banyak umat Muslim memanfaatkannya untuk memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur’an, melaksanakan salat sunnah, dan memanjatkan doa agar diberi kesempatan bertemu Ramadhan dalam keadaan sehat dan penuh keimanan.

Nisfu Sya’ban sering dipandang sebagai momen evaluasi diri sebelum memasuki bulan puasa. Umat Islam diajak untuk mulai menata hati, membersihkan diri dari dosa, serta memperbaiki hubungan dengan sesama. Tradisi ini membuat awal Februari terasa lebih religius dibanding bulan-bulan lainnya.

Memasuki pertengahan Februari 2026, perhatian umat Islam mulai tertuju pada penantian awal Ramadhan. Berdasarkan perhitungan hisab, awal Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026.

Namun, kepastian tanggal 1 Ramadhan tetap menunggu hasil sidang isbat dan rukyat hilal yang dilakukan otoritas keagamaan di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Jika 1 Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026, maka sejak tanggal tersebut umat Islam sudah mulai menjalankan ibadah puasa wajib.

Suasana Ramadhan biasanya langsung terasa sejak hari pertama, dengan masjid yang lebih ramai, jadwal salat tarawih dimulai, serta tradisi sahur dan berbuka yang menjadi rutinitas harian.

Hari-hari terakhir Februari 2026 pun sudah berada dalam fase awal Ramadhan. Tanggal 20 hingga 28 Februari diperkirakan menjadi hari ke-2 hingga ke-10 puasa.

Pada fase ini, umat Islam biasanya mulai beradaptasi dengan ritme ibadah Ramadhan, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, serta menjaga semangat ibadah agar tetap konsisten hingga akhir bulan.

Bulan Februari 2026 dengan demikian memiliki dua nuansa ibadah sekaligus. Di awal bulan, umat Islam berada dalam suasana persiapan dan refleksi diri melalui momentum Nisfu Sya’ban.

Di akhir bulan, suasana berubah menjadi lebih khusyuk dan penuh semangat karena telah memasuki Ramadhan.

Bagi masyarakat Muslim, mengetahui kalender Hijriyah yang beriringan dengan kalender Masehi menjadi hal penting untuk merencanakan ibadah.

Baca juga: Kalender Februari 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Dengan memahami tanggal-tanggal penting di Februari 2026, umat Islam dapat mempersiapkan diri lebih baik, baik secara spiritual maupun fisik, untuk menyambut bulan suci.

Februari 2026 bukan hanya penanda pergantian waktu, tetapi juga pengingat bahwa Ramadhan semakin dekat.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com