Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Libur Lebaran 2026 Anak Sekolah, Berpotensi Lebih Panjang

Kompas.com, 5 Februari 2026, 11:07 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menjelang berakhirnya triwulan pertama tahun 2026, perhatian para orang tua dan siswa mulai tertuju pada satu hal penting, jadwal libur Lebaran Idulfitri untuk anak sekolah.

Informasi ini menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan rencana mudik, silaturahmi keluarga, hingga pengaturan kegiatan belajar selama Ramadan.

Libur Lebaran 2026 diprediksi akan terasa lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penyebabnya bukan hanya karena adanya libur nasional dan cuti bersama Idulfitri, tetapi juga karena berdekatan dengan perayaan Hari Suci Nyepi. Lalu, kapan tepatnya anak sekolah libur Lebaran 2026?

Mengapa Jadwal Libur Sekolah Lebaran Selalu Dinanti?

Libur sekolah saat Lebaran memiliki makna lebih dari sekadar jeda belajar. Bagi keluarga Muslim di Indonesia, masa ini menjadi momentum pulang kampung, mempererat silaturahmi, dan mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak sejak dini.

Dalam buku Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam karya Abdul Majid, dijelaskan bahwa momen hari raya dan libur panjang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter religius anak, karena keluarga menjadi pusat pendidikan utama di luar sekolah.

Karena itu, kejelasan jadwal libur menjadi kebutuhan penting bagi orang tua dan satuan pendidikan.

Baca juga: Doa Membayar Utang Puasa Ramadhan: Niat Qadha, Dalil, dan Waktu Terbaik Melaksanakannya

Prediksi Idulfitri 2026 dan Dasar Penetapan Libur

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, Idulfitri 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Tanggal ini masih menunggu penetapan resmi melalui sidang isbat, namun telah menjadi rujukan awal dalam penyusunan kalender libur nasional.

Sementara itu, pemerintah telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yang menjadi acuan utama bagi sekolah dan dinas pendidikan di daerah.

Rangkaian Libur Nasional dan Cuti Bersama Lebaran 2026

Menariknya, Lebaran 2026 berdekatan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka. Hal ini membuka peluang libur panjang beruntun.

Berdasarkan SKB Tiga Menteri, rangkaian libur yang berdekatan dengan Idulfitri adalah sebagai berikut:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi
  • Kamis, 19 Maret 2026: Libur nasional Hari Suci Nyepi
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri (hari pertama)
  • Minggu, 22 Maret 2026: Libur akhir pekan

Dengan susunan tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang sejak pertengahan pekan hingga akhir pekan.

Baca juga: Contoh Ucapan Ramadhan Sekolah: Hangat, Sopan, dan Penuh Makna untuk Guru dan Siswa

Bagaimana dengan Libur Lebaran Anak Sekolah?

Untuk libur Lebaran anak sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA, penetapan resminya berada di tangan Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, yang akan menyesuaikan kalender pendidikan nasional.

Namun, merujuk pola tahun-tahun sebelumnya, libur sekolah biasanya dimulai sejak akhir Ramadan dan berlanjut beberapa hari setelah Idulfitri.

Tidak menutup kemungkinan libur sekolah akan dimajukan atau diperpanjang agar selaras dengan cuti bersama nasional.

Dalam praktiknya, sekolah juga mempertimbangkan efektivitas pembelajaran agar target kurikulum tetap tercapai tanpa menghilangkan esensi Ramadan dan Lebaran sebagai momentum spiritual.

Lebaran dan Makna Kemenangan dalam Islam

Idulfitri bukan hanya penanda berakhirnya puasa Ramadan, tetapi juga simbol kemenangan spiritual. Al-Qur’an menyinggung tujuan ibadah puasa sebagai jalan menuju ketakwaan.

Allah SWT berfirman:

Yā ayyuhal-lażīna āmanū kutiba ‘alaikumush-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alal-lażīna min qablikum la‘allakum tattaqūn.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Dalam konteks pendidikan, libur Lebaran memberi ruang bagi anak untuk memahami makna ketakwaan, silaturahmi, dan saling memaafkan secara langsung dalam lingkungan keluarga.

Baca juga: Awal Puasa 2026 Muhammadiyah: Ini Tanggal 1 Ramadhan 1447 H Versi Hisab

Perspektif Pendidikan dan Sosial

Menurut Ki Hajar Dewantara dalam konsep pendidikan keluarga, rumah adalah sekolah pertama bagi anak.

Momentum libur panjang seperti Lebaran menjadi ruang belajar nonformal yang tak kalah penting dibandingkan kelas.

Karena itu, banyak pendidik menilai bahwa libur Lebaran bukan sekadar jeda akademik, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter dan sosial siswa.

Perlu Menunggu Pengumuman Resmi

Meski jadwal libur nasional dan cuti bersama sudah ditetapkan, orang tua tetap disarankan menunggu pengumuman resmi kalender pendidikan dari sekolah atau dinas pendidikan setempat.

Namun satu hal yang hampir pasti, libur Lebaran Idulfitri 2026 untuk anak sekolah berpotensi cukup panjang, terutama karena beririsan dengan Nyepi dan akhir pekan. Sudahkah Anda mulai menyusun rencana mudik dan agenda keluarga?

Dengan informasi ini, persiapan bisa dilakukan lebih matang, tanpa mengganggu proses belajar anak saat kembali ke sekolah nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Gerhana Matahari Cincin 2026, Tata Cara dan Niat Shalat Gerhana
Gerhana Matahari Cincin 2026, Tata Cara dan Niat Shalat Gerhana
Doa dan Niat
Hukum Membayar Qadha Puasa Ramadhan Setelah Nisfu Syaban, Apakah Boleh?
Hukum Membayar Qadha Puasa Ramadhan Setelah Nisfu Syaban, Apakah Boleh?
Aktual
Jadwal Libur Lebaran 2026 Anak Sekolah, Berpotensi Lebih Panjang
Jadwal Libur Lebaran 2026 Anak Sekolah, Berpotensi Lebih Panjang
Aktual
Puasa Qadha Ramadhan: Niat, Batas Waktu, dan Konsekuensi Jika Terlambat
Puasa Qadha Ramadhan: Niat, Batas Waktu, dan Konsekuensi Jika Terlambat
Doa dan Niat
Contoh Ucapan Ramadhan Sekolah: Hangat, Sopan, dan Penuh Makna untuk Guru dan Siswa
Contoh Ucapan Ramadhan Sekolah: Hangat, Sopan, dan Penuh Makna untuk Guru dan Siswa
Aktual
50 Contoh Ucapan Menyambut Ramadhan 2026: Inspiratif, Menyentuh, dan Siap Dibagikan
50 Contoh Ucapan Menyambut Ramadhan 2026: Inspiratif, Menyentuh, dan Siap Dibagikan
Aktual
Jangan Meninggalkan Anak dalam Keadaan Lemah, Pesan QS An-Nisa’ di Balik Tragedi Siswa SD di NTT
Jangan Meninggalkan Anak dalam Keadaan Lemah, Pesan QS An-Nisa’ di Balik Tragedi Siswa SD di NTT
Aktual
Jangan Tergiur Harga Murah! Ini Cara Pilih Travel Umrah Resmi Menurut Kemenhaj
Jangan Tergiur Harga Murah! Ini Cara Pilih Travel Umrah Resmi Menurut Kemenhaj
Aktual
Awal Puasa 2026 Muhammadiyah: Ini Tanggal 1 Ramadhan 1447 H Versi Hisab
Awal Puasa 2026 Muhammadiyah: Ini Tanggal 1 Ramadhan 1447 H Versi Hisab
Aktual
Rekor 19,5 Juta Jemaah! Arab Saudi Klaim Kepuasan Layanan Haji 90% di 2025
Rekor 19,5 Juta Jemaah! Arab Saudi Klaim Kepuasan Layanan Haji 90% di 2025
Aktual
Museum Makkah Pajang Al-Qur’an Raksasa 3 Meter, Terbesar di Dunia
Museum Makkah Pajang Al-Qur’an Raksasa 3 Meter, Terbesar di Dunia
Aktual
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan: Lafal Arab, Dalil, dan Waktu Niat yang Benar
Niat Puasa Mengganti Puasa Ramadhan: Lafal Arab, Dalil, dan Waktu Niat yang Benar
Doa dan Niat
Doa Membayar Utang Puasa Ramadhan: Niat Qadha, Dalil, dan Waktu Terbaik Melaksanakannya
Doa Membayar Utang Puasa Ramadhan: Niat Qadha, Dalil, dan Waktu Terbaik Melaksanakannya
Doa dan Niat
Jadwal Sholat Hari Ini Kabupaten Karawang Kamis, 5 Februari 2026
Jadwal Sholat Hari Ini Kabupaten Karawang Kamis, 5 Februari 2026
Aktual
Umrah Kini Serba Digital, Jamaah Terhubung Sejak Berangkat
Umrah Kini Serba Digital, Jamaah Terhubung Sejak Berangkat
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com