Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiket KAI Lebaran 2026, Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka Kapan?

Kompas.com, 9 Februari 2026, 07:54 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Musim mudik Lebaran 2026 semakin dekat, dan kabar baiknya untuk calon pemudik: tiket kereta api (KAI) untuk periode Lebaran 2026 sudah resmi dibuka. Ini menjadi informasi penting bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan nyaman tanpa antre tiket di detik-detik terakhir.

Tiket KAI Lebaran 2026 Sudah Dibuka

Penjualan tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2026 resmi dibuka mulai 25 Januari 2026, mengikuti skema H-45 sebelum tanggal keberangkatan.

Artinya, calon penumpang dapat memesan tiket mulai 45 hari sebelum jadwal perjalanan yang diinginkan, termasuk perjalanan dari H-10 hingga H+10 Lebaran.

Contoh:

  • Pembukaan tiket untuk keberangkatan 11 Maret 2026 (H-10) dibuka pada 25 Januari 2026.
  • Ticketing juga mencakup periode arus balik hingga 1 April 2026 (H+10).

Baca juga: Cek Tiket KAI Mudik Lebaran 2026: Jadwal Buka, Cara Pesan & Tips Agar Tidak Kehabisan

Tiket bisa dipesan melalui kanal resmi seperti Access by KAI, situs booking.kai.id, call center 121, serta mitra resmi dan online travel agent.

Kereta Tambahan Lebaran 2026

Antusiasme masyarakat terhadap tiket kereta Lebaran sangat tinggi: hampir 500 ribu tiket sudah terjual hanya dalam beberapa minggu sejak penjualan dibuka.

Untuk mengatasi lonjakan permintaan dan membantu calon penumpang yang belum mendapatkan tiket pada tanggal favorit, PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah memfinalisasi penambahan kereta tambahan untuk musim mudik Lebaran 2026.

Kereta tambahan ini akan melayani rute-rute favorit yang selama ini sering cepat habis terjual saat masa puncak mudik, seperti rute dari Jabodetabek ke Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Namun, tanggal pasti pembukaan tiket kereta tambahan Lebaran 2026 belum dirilis secara resmi oleh pihak KAI.

Menurut pihak KAI dalam Instgaram resminya, @kai121, jadwal penjualan tiket tambahan akan diumumkan setelah proses finalisasi kesiapan kereta api tambahan selesai.

Proses finalisasi ini dilakukan dengan pemeriksaan lengkap seluruh sarana, termasuk lokomoatif dan rangkaian kereta api. Hal itu dilakukan demi menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna. 

Artinya, jika tiket reguler sudah habis pada tanggal favorit seperti H-3 sampai H-1 Lebaran, ada peluang tiket tambahan dibuka untuk tanggal tersebut atau periode lain yang masih membutuhkan kursi ekstra.

Tips & Jadwal Penting Beli Tiket

Skema H-45. Tiket dibuka 45 hari sebelum tanggal keberangkatan. Jadi, untuk keperluan mudik yang jatuh sekitar akhir Maret, tiket sudah bisa dipesan sejak akhir Januari sampai awal Februari.

Untuk tanggal favorit (misalnya H-3 hingga H-1), disarankan melakukan pemesanan pada jam pertama pembukaan atau memantau secara rutin karena kursi cepat terisi.

Cara aman memesan tiket:

  • Siapkan data diri lengkap
  • Gunakan jaringan internet stabil saat jam pembukaan tiket
  • Cek promo dan diskon dari online travel agent

Kesimpulan

Tiket KAI Lebaran 2026 resmi dibuka sejak 25 Januari 2026 melalui skema H-45 sebelum tanggal keberangkatan.

Baca juga: Belum Dapat Tiket Mudik? Ini Tips “War Tiket” Lebaran 2026 Resmi dari KAI

Tiket mencakup periode H-10 sampai H+10 Lebaran, sehingga calon pemudik punya jendela waktu lebih luas untuk pilih tanggal keberangkatan. 

Kereta tambahan Lebaran 2026 sedang dipersiapkan dan akan diumumkan segera, namun jadwal penjualan tiketnya menanti pernyataan resmi dari KAI.

Sudah siap war tiketnya? Jangan sampai kehabisan! Pantau terus info resmi dan cek pembukaan tiket secara berkala agar mudik Lebaran 2026 berjalan lancar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com