Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lirik dan Chord Marhaban Ya Ramadhan – Haddad Alwi feat. Anti, Lagu Wajib Sambut Bulan Puasa

Kompas.com, 12 Februari 2026, 08:49 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Lagu Marhaban Ya Ramadhan dari Haddad Alwi feat. Anti kembali ramai diputar setiap menjelang bulan puasa. Meski dirilis sejak 2000, lagu ini tetap menjadi soundtrack wajib saat menyambut Ramadhan di Indonesia.

Potongan lirik “Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam” langsung menghadirkan suasana haru dan penuh sukacita.

Tidak heran, pencarian marhaban ya Ramadhan selalu meningkat setiap tahunnya.

Baca juga: Arti Marhaban Ya Ramadhan: Makna, Tulisan Arab, dan Filosofi Menyambut Bulan Suci

Haddad Alwi dikenal sebagai penyanyi religi yang konsisten menghadirkan lagu bernuansa Islami sejak akhir 1990-an. Kolaborasinya bersama Anti dalam lagu ini berhasil menciptakan karya yang sederhana, mudah diingat, dan relevan lintas generasi. Lagu ini kerap diputar di televisi, masjid, sekolah, hingga menjadi latar video bertema Ramadhan di media sosial.

Nuansa liriknya mengajak umat Islam menyambut bulan suci dengan hati gembira serta memperbanyak ibadah. Pesan tersebut membuat lagu marhaban ya Ramadhan tidak lekang oleh waktu dan terus dinyanyikan dari tahun ke tahun.

Berikut lirik dan chord lagu Marhaban Ya Ramadhan dari Haddad Alwi feat. Anti.

Intro

C F C G C

Lirik dan Chord Marhaban Ya Ramadhan

C F C G
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

C F C G
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

C Em G
Selamat datang Ramadhan, bulan penuh ampunan

Am Em G
Selamat datang Ramadhan, bulan penuh ganjaran

C F C G
Mari kita menyambut dengan hati gembira

C F C G
Mari kita menyambut dengan hati bahagia

C F C G
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

C F C G C
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

Interlude:
F Em Dm G C
F Em Dm G C
G

C Em G
Allah jadikan Ramadhan bulan penuh berkah

Am Em G
Allah jadikan Ramadhan bulan penuh rahmah

C F C G
Perbanyaklah ibadah, jangan lupa sedekah

C F C G
Perbanyaklah tadarus, jangan lupa shalawat

C F C G
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

C F C G
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

C Em G
Selamat datang bulan yang siang harinya mulia

Am Em G
Selamat datang bulan yang malamnya pun mulia

C F C G
Nafas dan tidur kita pun mendapat pahala

C F C G
Dosa pun diampuni doa pun diterima

C F C G
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

C F C G
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

D G D A
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

D G D A
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

D G D A
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

D G D A
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

D G D A
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

D G D A
Marhaban Ya Syahro Ramadhan Ya Syahro Syiam

Makna Lagu Marhaban Ya Ramadhan

Lagu marhaban ya Ramadhan ini menegaskan bahwa bulan suci adalah bulan penuh ampunan dan ganjaran.

Liriknya menggambarkan Ramadhan sebagai momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Ajakan memperbanyak ibadah, sedekah, tadarus, dan shalawat menjadi inti pesan lagu ini. Ramadhan disebut sebagai bulan penuh berkah dan rahmah, sehingga setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Baca juga: Doa Perjalanan Jauh Jelang Ramadhan, Bekal Mudik agar Selamat

Lirik “nafas dan tidur kita pun mendapat pahala” menegaskan keistimewaan bulan suci dibanding bulan lainnya. Pesan tersebut membuat lagu ini terasa relevan setiap tahun.

Dua dekade lebih sejak dirilis, Marhaban Ya Ramadhan dari Haddad Alwi feat. Anti tetap menjadi lagu religi yang identik dengan datangnya bulan puasa. Popularitasnya menunjukkan bahwa lagu ini bukan sekadar tembang musiman, melainkan bagian dari tradisi menyambut Ramadhan di Indonesia.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar