Editor
KOMPAS.com - InJourney Destination Management (IDM) membuka Program Mudik Gratis BUMN 2026 dari Jakarta dengan tujuan Yogyakarta dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.
Program ini diumumkan Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan di Yogyakarta, Jumat (13/2/2026).
Mudik gratis tersebut mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” dengan moda transportasi bus.
Baca juga: Mudik Gratis Pelni 2026 Dibuka, Simak Cara Daftar, Syarat, dan Rutenya
Febrina menjelaskan program reguler yang digelar menjelang Idulfitri ini akan memberangkatkan peserta menggunakan bus dari Jakarta menuju Yogyakarta.
"Program reguler yang diselenggarakan menjelang Hari Raya Idulfitri ini akan membuka kuota 100 kursi mudik dengan menggunakan bus tujuan Jakarta-Yogyakarta," kata Febrina.
Rute perjalanan mudik akan dimulai dari Jakarta melalui Tol Bawen, Jawa Tengah, kemudian melintasi Secang, Magelang, Mungkid, Muntilan, Kabupaten Sleman (DIY), hingga pemberhentian akhir di Terminal Giwangan, Yogyakarta.
"Pemilihan rute ini diharapkan dapat menjangkau titik-titik mayoritas pemudik yang memudahkan peserta sampai ke kediaman masing-masing dengan efisien," katanya.
Masyarakat yang ingin mengikuti Mudik Gratis BUMN 2026 diwajibkan melakukan registrasi melalui tautan tinyurl.com/mudikgratisIDM2026.
Selain itu, peserta harus menyiapkan dokumen administrasi digital berupa hasil pindai KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk proses verifikasi.
Calon peserta harus mengisi formulir pendaftaran secara daring dengan ketentuan satu formulir berlaku untuk satu keluarga dalam satu KK yang sama.
"Apabila terdapat pendaftar yang berasal dari KK yang berbeda, maka sistem secara otomatis mewajibkan pendaftaran dilakukan secara terpisah guna memastikan validitas data manifes penumpang," katanya.
Peserta juga wajib mengikuti akun Instagram resmi @idm.impact dan @injourneydestination serta mengunggah tangkapan layar sebagai bukti ke dalam formulir pendaftaran.
"Setelah proses input data selesai, tim verifikator akan melakukan seleksi administratif, dan peserta yang dinyatakan lolos akan diundang secara resmi untuk bergabung ke dalam grup WhatsApp Mudik Gratis IDM Tahun 2026" pada 20 Februari 2026," katanya.
Karena kuota terbatas dan adanya komitmen operasional, peserta yang telah terdaftar tidak diperkenankan membatalkan keberangkatan secara sepihak dan diminta memastikan kesiapan sesuai jadwal.
Melalui program ini, pendaftar secara otomatis menyetujui pembagian data kepada PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC), PT Jasa Raharja, Danantara Indonesia, BP BUMN, serta Kementerian Perhubungan sesuai regulasi perlindungan data untuk mendukung koordinasi logistik dan keamanan perjalanan.
Menurut Febrina, program ini diinisiasi oleh Badan Pengaturan BUMN dan Danantara sebagai bentuk kontribusi sektor publik dalam mendukung kelancaran arus mudik nasional.
"Hal ini dilakukan dengan memberikan solusi transportasi yang aman, nyaman, dan terorganisir bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman," katanya.
Ia menambahkan Mudik Bersama BUMN sejalan dengan semangat Bersama Ciptakan Ramadan penuh Makna sebagai bentuk pengabdian berkelanjutan kepada masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah menuju kampung halaman adalah perjalanan yang bermakna, tertib, dan memberikan ketenangan batin. Melalui Mudik Aman Berbagi Harapan, IDM hadir untuk merajut kembali kehangatan keluarga melalui pengadaan transportasi yang layak dan aman, sehingga momen Idul Fitri tahun ini menjadi kenangan yang indah bagi seluruh peserta," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa program ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN dapat dirasakan publik melalui program yang lebih dekat, menjangkau, lebih peduli, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang