Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amalan Muslimah Haid di Bulan Ramadhan, Tetap Berpahala

Kompas.com, 15 Februari 2026, 16:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bagi muslimah, haid adalah ketentuan biologis yang tak terpisahkan dari kehidupan.

Dalam fikih, kondisi ini memang membawa sejumlah konsekuensi hukum. Di antaranya, tidak diperbolehkan menjalankan shalat dan puasa.

Namun, Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Bulan suci ini adalah momentum memperbanyak amal, memperhalus jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam kitab Fathul Qarib (Syarh Taqrib) karya Ibnu Qasim Al-Ghazi dijelaskan beberapa larangan bagi perempuan haid dan nifas, seperti shalat, puasa, thawaf, serta menyentuh mushaf Al-Qur’an.

Meski demikian, para ulama berbeda pendapat dalam sejumlah rincian hukum. Mazhab Maliki, misalnya, memberi kelonggaran membaca Al-Qur’an tanpa menyentuh mushaf, sedangkan sebagian ulama Hanbali membolehkan i’tikaf dengan ketentuan tertentu.

Perbedaan pandangan ini menunjukkan bahwa ruang ibadah dalam Islam sangat luas. Ramadhan tetap dapat menjadi ladang pahala bagi muslimah yang sedang haid.

1. Memperdalam Ilmu Agama

Mencari ilmu termasuk ibadah yang sangat ditekankan dalam Islam. Dalam kitab Tanbihul Ghafilin karya Abu Laits As-Samarqandi, diriwayatkan perkataan Mu’adz bin Jabal tentang keutamaan ilmu, belajar adalah kebaikan, mencarinya ibadah, dan mengajarkannya sedekah.

Hadis lain menyebutkan:

تَعَلَّمُوا الْعِلْمَ فَإِنَّ تَعَلُّمَهُ لِلهِ خَشْيَةٌ، وَطَلَبَهُ عِبَادَةٌ، وَمدَارَسَتَهُ تَسْبِيحٌ، وَالْبَحْثُ عَنْهُ جِهَادٌ

Artinya, “Belajarlah ilmu, sesungguhnya belajar ilmu kerana Allah adalah suatu bentuk ketakwaan. Mencari ilmu adalah ibadah, menelaahnya adalah tasbih, dan mengkajinya adalah jihad.” (HR Ad-Dailami)

Di bulan Ramadhan, waktu yang biasanya digunakan untuk shalat sunnah atau tilawah dapat dialihkan untuk menghadiri kajian, membaca kitab tafsir atau mengikuti kelas daring keislaman.

Dalam buku Ihya Ulumuddin karya Abu Hamid Al-Ghazali dijelaskan bahwa ilmu adalah cahaya yang menuntun ibadah agar tidak sekadar rutinitas.

Baca juga: Amalan Saat Haid: Panduan Ibadah yang Bisa Dilakukan Muslimah

2. Mengajarkan Ilmu dan Menebar Manfaat

Ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah. Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika seseorang wafat, amalnya terputus kecuali tiga hal, salah satunya ilmu yang bermanfaat (HR Muslim).

Muslimah yang sedang haid tetap dapat mengajar mengaji, berbagi pemahaman agama melalui tulisan atau membimbing anak-anak belajar doa dan adab. Aktivitas ini tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga bernilai spiritual.

3. Berdzikir dan Menghidupkan Hati

Dzikir tidak disyaratkan suci dari haid. Dalam hadis riwayat Muhammad yang dicatat oleh Imam Bukhari, beliau bersabda:

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan yang tidak berdzikir seperti orang hidup dan orang mati.”

Dzikir bisa berupa tasbih (subhānallāh), tahmid (alhamdulillāh), takbir (allāhu akbar), maupun istighfar. Bahkan mengikuti majelis dzikir atau istighotsah tetap termasuk ibadah.

Allah SWT berfirman:

Yā ayyuhalladzīna āmanū dzkurullāha dzikran katsīrā

“Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41)

4. Memperbanyak Doa, Terutama Menjelang Lailatul Qadar

Doa adalah inti ibadah. Dalam Musnad karya Ahmad bin Hanbal disebutkan bahwa Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah tentang doa terbaik saat Lailatul Qadar. Beliau menjawab:

Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Doa dapat dipanjatkan kapan saja dan dalam bahasa apa pun. Haid bukan penghalang untuk bermunajat, justru menjadi kesempatan memperbanyak dialog batin dengan Allah.

Baca juga: Awal Puasa Ramadhan 18 atau 19 Februari 2026? Ini Versi Muhammadiyah, NU, BRIN, dan Pemerintah

5. Aktivitas Sosial dan Khidmah Ramadhan

Ramadhan identik dengan kepedulian sosial. Menyiapkan hidangan berbuka, membantu tetangga, atau terlibat dalam kegiatan bakti sosial adalah bentuk ibadah sosial (ibadah ijtima’iyah).

Dalam buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa amal sosial yang diniatkan karena Allah bernilai ibadah, meski tidak berbentuk ritual formal.

6. Bersedekah dengan Keikhlasan

Sedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan berlipat. Allah berfirman:

Matsalul ladzīna yunfiqūna amwālahum fī sabīlillāh kamatsali habbatin ambatat sab‘a sanābil...

“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir...” (QS. Al-Baqarah: 261)

Pahala dilipatgandakan hingga tujuh ratus kali. Sedekah tidak terbatas pada materi; senyum, tenaga, bahkan waktu pun termasuk sedekah.

Baca juga: Muhammadiyah Awal Puasa 18 Februari 2026, Ini Alasan Ilmiahnya dan Potensi Beda dengan Pemerintah

7. Memberi Makan Orang Berbuka

Dalam hadis riwayat At-Tirmidzi disebutkan:

عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الجُهَنِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ‌مَنْ ‌فَطَّرَ ‌صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Artinya, “Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani, ia berkata: "Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang memberi makanan kepada orang untuk berbuka puasa, maka ia mendapatkan pahala sesuai orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun”. (HR At-Tirmidzi).

Memberi takjil, membagikan makanan atau sekadar menyumbang bahan pokok menjadi jalan pahala yang terbuka lebar.

Ramadhan Tetap Bermakna

Haid memang membatasi sebagian ibadah ritual, tetapi tidak pernah menutup pintu pahala. Islam memandang ibadah secara luas: mencakup ritual, sosial, intelektual, hingga spiritual.

Ramadhan adalah tentang kualitas kedekatan dengan Allah, bukan semata kuantitas ibadah fisik.

Justru dalam kondisi ini, muslimah diuji untuk menemukan dimensi ibadah yang mungkin sebelumnya terlewatkan.

Dengan niat yang lurus dan pemahaman yang benar, bulan Ramadhan tetap menjadi ruang pertumbuhan iman bagi setiap perempuan, dalam keadaan apa pun.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Generasi Muda Dinilai Tak Siap Kerja, Gontor Tawarkan Pendidikan Holistik Pesantren
Generasi Muda Dinilai Tak Siap Kerja, Gontor Tawarkan Pendidikan Holistik Pesantren
Aktual
Miyos Gangsa Dimulai, Tradisi Sekaten di Keraton Yogyakarta Menyambut Maulid Nabi 2026
Miyos Gangsa Dimulai, Tradisi Sekaten di Keraton Yogyakarta Menyambut Maulid Nabi 2026
Aktual
Biaya Haji 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, BPKH Ingatkan Risiko Rp 6,87 Triliun
Biaya Haji 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, BPKH Ingatkan Risiko Rp 6,87 Triliun
Aktual
Kirab Merah Putih, Ribuan Pemuda Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman
Kirab Merah Putih, Ribuan Pemuda Serukan Persatuan di Tengah Keberagaman
Aktual
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Benarkah Membuat Malaikat Tidak Masuk Rumah?
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Benarkah Membuat Malaikat Tidak Masuk Rumah?
Aktual
Masjid Tua Wapauwe, Jejak Sejarah Islam di Maluku yang Bertahan Sejak 1414
Masjid Tua Wapauwe, Jejak Sejarah Islam di Maluku yang Bertahan Sejak 1414
Aktual
Thaharah Sebelum Shalat: Cara Bersuci, Najis yang Dibersihkan, Jenis Air, hingga Aturan Tayamum
Thaharah Sebelum Shalat: Cara Bersuci, Najis yang Dibersihkan, Jenis Air, hingga Aturan Tayamum
Aktual
Kapan Libur Maulid Nabi 2026? Cek Tanggal dan Status Liburnya
Kapan Libur Maulid Nabi 2026? Cek Tanggal dan Status Liburnya
Aktual
Menag: Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Simbol Toleransi Indonesia Perlu Dikenalkan ke Dunia
Menag: Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Simbol Toleransi Indonesia Perlu Dikenalkan ke Dunia
Aktual
Baznas-BKKBN Sinergikan Zakat untuk Perkuat Ekonomi 37.000 Kelompok Usaha
Baznas-BKKBN Sinergikan Zakat untuk Perkuat Ekonomi 37.000 Kelompok Usaha
Aktual
Persiapan Muktamar Ke-35 NU Capai 80 Persen, 1.300 Stan UMKM Disiapkan
Persiapan Muktamar Ke-35 NU Capai 80 Persen, 1.300 Stan UMKM Disiapkan
Aktual
Yenny Wahid: Rekonsiliasi Wajib Dilakukan Usai Muktamar Ke-35 NU
Yenny Wahid: Rekonsiliasi Wajib Dilakukan Usai Muktamar Ke-35 NU
Aktual
Benarkah Makan Kurma Harus Ganjil? Ini Penjelasan Sunnah Sesuai Kebiasaan Rasulullah SAW
Benarkah Makan Kurma Harus Ganjil? Ini Penjelasan Sunnah Sesuai Kebiasaan Rasulullah SAW
Aktual
Lukman Hakim Minta NU Tinggalkan Pengelolaan Tambang yang Timbulkan Fitnah dan Mafsadah
Lukman Hakim Minta NU Tinggalkan Pengelolaan Tambang yang Timbulkan Fitnah dan Mafsadah
Aktual
Menag Dukung Guru PPPK Jadi Penuh Waktu dan PNS di 2027: Ini Detailnya
Menag Dukung Guru PPPK Jadi Penuh Waktu dan PNS di 2027: Ini Detailnya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar