Editor
KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mulai menerapkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) untuk penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah.
Langkah ini merupakan konsekuensi metodologis dari konsistensi penggunaan hisab dalam penentuan waktu ibadah.
Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr Hamim Ilyas, menjelaskan penggunaan KHGT adalah hasil akhir dari proses ijtihad yang panjang dan konsisten.
"Komitmen tajdid Muhammadiyah dalam penentuan awal bulan Hijriah diwujudkan melalui penggunaan hisab. Dari situ, lahir kebutuhan akan sistem kalender yang lebih menyeluruh dan bersifat global," kata Kiai Hamim Ilyas dilansir MUI Digital, Kamis (19/2/2026).
Baca juga: Pakai KHGT, Awal Ramadhan 2026 Muhammadiyah Beda dengan Turki, Ini Penjelasannya
Menurutnya, penerapan KHGT bukan keputusan yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari pengembangan pemikiran keislaman yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan kepastian perhitungan astronomis.
Dengan pendekatan tersebut, Muhammadiyah berupaya menghadirkan sistem penanggalan yang akurat dan berlaku lintas wilayah.
"KHGT perlu dikembangkan menjadi sistem yang universal, pasti, dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Ini bagian dari pembaruan agar umat memiliki kepastian dalam menjalankan kehidupan keagamaan maupun sosial," tambahnya.
Kiai Hamim menegaskan tajdid dalam konteks ini bukan berarti meninggalkan tradisi, melainkan memperkuat prinsip-prinsip syariat melalui pendekatan yang lebih sistematis dan rasional.
Baca juga: Lebaran Tanggal Berapa 2026? Ini Jadwal Idul Fitri 1447 H Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa Islam memiliki kemampuan untuk terus berkembang dan relevan dengan tuntutan zaman.
Penerapan KHGT pada 1447 H menegaskan peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan yang mendorong pembaruan dalam sistem keagamaan demi terwujudnya tata kehidupan umat yang lebih tertib, terencana, dan berorientasi pada masa depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang