Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Lebaran 2026: Model Gamis Bini Orang Clean Classy untuk Sungkeman

Kompas.com, 25 Februari 2026, 14:00 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tren busana Lebaran 2026 bergerak ke arah yang lebih dewasa dan elegan. Model “gamis bini orang” dengan nuansa clean classy menjadi salah satu yang paling banyak diburu, terutama untuk momen sungkeman saat Idul Fitri.

Gaya ini menonjolkan kesan rapi, lembut, dan tidak berlebihan selaras dengan nilai kesopanan dalam tradisi keluarga Muslim Indonesia.

Dalam konteks modest fashion, kesederhanaan yang elegan bukan hal baru. Dalam Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa busana Muslimah idealnya tidak berlebihan dan tetap menjaga kehormatan.

Prinsip itu kini diterjemahkan dalam desain gamis clean classy yang semakin populer menjelang Ramadan dan Lebaran 2026.

Berikut model-model gamis bini orang clean classy yang diprediksi menjadi tren kuat tahun ini.

1. Gamis Bini Orang Panel Brokat Vertikal Minimalis

Gamis Bini Orang Panel Brokat Vertikal MinimalisAI Gamis Bini Orang Panel Brokat Vertikal Minimalis
Model ini mengandalkan satu garis panel brokat vertikal di bagian depan. Letaknya strategis, dari dada hingga mendekati lutut, menciptakan efek tubuh tampak lebih jenjang.

Warna yang banyak dipilih adalah ivory, sage, dan mocha. Potongan lurus dengan sedikit flare di bawah membuatnya nyaman saat duduk bersimpuh untuk sungkeman.

Desain ini cocok bagi yang menyukai tampilan dewasa, rapi, dan timeless tanpa detail berlebihan.

Baca juga: Model Baju Lebaran 2026 Wanita Terbaru: Dari “Gamis Bini Orang” hingga Minimalis Elegan

2. Gamis Bini Orang A-Line Clean dengan Brokat Lengkung Soft

Gamis Bini Orang A-Line Clean dengan Brokat Lengkung SoftAI Gamis Bini Orang A-Line Clean dengan Brokat Lengkung Soft
Ciri khas model ini adalah aksen brokat melengkung tipis yang mengikuti garis pinggang. Lengkungan lembut memberi siluet feminin tanpa terlihat ramai.

Potongan A-line membuat ruang gerak lebih lega, terutama saat harus bergerak aktif menemui keluarga besar.

Warna dusty pink, cream, dan baby blue menjadi favorit karena memberi kesan hangat dan ramah.

Model ini banyak ditemukan di sentra grosir seperti Tanah Abang yang setiap tahun menjadi barometer tren busana Lebaran.

3. Gamis Bini Orang Satin Doff dengan Brokat Matte

Gamis Satin Doff dengan Brokat MatteAI Gamis Satin Doff dengan Brokat Matte
Untuk yang ingin sedikit sentuhan mewah tanpa tampak mencolok, kombinasi satin doff dan brokat matte menjadi pilihan.

Kilau satin yang halus memberi kesan elegan, sementara brokat matte menjaga tampilan tetap tenang.

Biasanya model ini hadir dalam warna champagne, nude, atau soft grey. Potongan lurus ramping membuat siluet terlihat lebih terstruktur. Sangat cocok dikenakan saat sungkeman karena tampil istimewa tanpa terkesan glamor.

Baca juga: Tren Gamis Lebaran 2026: Siluet Elegan, Detail Mewah, dan Sentuhan Modern dalam Balutan Abaya

4. Gamis Bini Orang Layer Transparan Elegan

Gamis Bini Orang Layer Transparan EleganAI Gamis Bini Orang Layer Transparan Elegan
Model layer menghadirkan dimensi berbeda. Lapisan luar berbahan organza atau brokat tipis ditempatkan di atas inner polos. Efeknya flowy saat berjalan, namun tetap ringan.

Desain ini memberi kesan anggun ketika bergerak atau saat difoto bersama keluarga. Pilihan warna cenderung monokrom agar tetap dalam koridor clean classy. Banyak produksi model ini berasal dari konveksi Tasikmalaya dan dipasarkan di Pasar Tasik.

5. Gamis Bini Orang Polos dengan Aksen Brokat Simetris

Gamis Bini Orang Polos dengan Aksen Brokat SimetrisAI Gamis Bini Orang Polos dengan Aksen Brokat Simetris
Model ini menjadi favorit pecinta gaya minimalis. Brokat hanya hadir sebagai aksen kecil simetris di bagian dada atau manset.

Desain clean membuatnya fleksibel dipadukan dengan hijab polos maupun bermotif lembut. Warna netral seperti abu muda, beige, dan broken white mendominasi. Cocok untuk yang ingin tampil sederhana namun tetap terlihat matang dan berkelas.

6. Gamis Bini Orang Lengan Balon Ramping

Gamis Bini Orang Lengan Balon RampingAI Gamis Bini Orang Lengan Balon Ramping
Sentuhan modern hadir lewat detail lengan balon kecil dengan manset ramping. Siluet ini memberi karakter tanpa membuat tampilan terlalu dramatis.

Brokat tetap ditempatkan secara proporsional di bagian depan. Model ini banyak diminati generasi muda yang ingin tetap sopan namun tidak terkesan tua. Tampilan akhirnya terasa fresh tetapi tetap santun.

Baca juga: Tren Baju Lebaran 2026: Abaya Day to Night Jadi Pilihan Favorit, Bisa Dipakai dari Ngantor hingga Kondangan

7. Gamis Bini Orang Clean Cut Tanpa Jahitan Ramai

Gamis Bini Orang Clean Cut Tanpa Jahitan RamaiAI Gamis Bini Orang Clean Cut Tanpa Jahitan Ramai
Model terakhir mengedepankan potongan bersih tanpa banyak garis jahitan terlihat. Struktur kain menjadi kunci utama. Brokat biasanya dijahit menyatu tanpa layer tebal sehingga tampak menyatu dengan kain utama.

Kesan yang muncul adalah sophisticated dan dewasa. Model ini cocok bagi perempuan yang ingin tampil tenang, percaya diri, dan tidak berlebihan saat momen sungkeman.

Refleksi Tren Lebaran 2026

Menurut laporan tren modest wear yang dirilis Indonesia Fashion Chamber, arah busana Muslim Indonesia kini bergerak menuju refined simplicity, kesederhanaan yang dipoles detail elegan.

Lebaran 2026 memperlihatkan perubahan selera: dari yang semula glamor dan penuh detail menjadi lebih tenang, bersih, dan matang.

Gamis bini orang clean classy bukan sekadar tren viral, melainkan representasi kebutuhan perempuan Muslim modern, ingin tampil anggun, sopan, sekaligus tetap relevan dengan perkembangan mode.

Untuk momen sungkeman, pilihan ini terasa paling tepat. Ia tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga menghormati suasana sakral hari kemenangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com