Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dapur Umum Arab Saudi di Gaza Bagikan 24.000 Makanan per Hari Selama Ramadhan

Kompas.com, 27 Februari 2026, 08:16 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arabnews

KOMPAS.com - Di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Jalur Gaza, Arab Saudi kembali meningkatkan bantuan untuk rakyat Palestina.

Melalui King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief), pemerintah Saudi mendirikan dapur umum terbesar di Gaza yang kini menyalurkan 24.000 makanan panas setiap hari sejak awal Ramadhan.

Langkah ini menjadi bagian dari kampanye kemanusiaan besar Arab Saudi untuk membantu warga Palestina yang terdampak konflik dan pengungsian.

Baca juga: Warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat Bersiap Hadapi Ramadhan Kelabu

Layani Ribuan Keluarga di Gaza Tengah

Dapur pusat tersebut beroperasi di wilayah Gaza tengah, tepatnya di Deir Al-Balah dan Al-Qarara. Program ini merupakan bagian dari Saudi Popular Campaign for the Relief of the Palestinian People in the Gaza Strip, bekerja sama dengan Saudi Center for Culture and Heritage.

Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), selama periode program berlangsung, dapur ini ditargetkan memproduksi dan mendistribusikan 3,6 juta makanan kepada warga Palestina.

Tak hanya membantu kebutuhan pangan, dapur ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi 40 tenaga kerja lokal, memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

“Salah Satu Krisis Terbesar dalam Sejarah”

Pengawas Umum KSrelief, Dr Abdullah Al-Rabeeah, menyebut situasi di Gaza sebagai salah satu krisis kemanusiaan terbesar dalam sejarah modern.

Ia menegaskan bahwa sekitar 90 persen populasi Gaza berada di bawah garis kemiskinan, menghadapi kekurangan makanan, air bersih, obat-obatan, serta kebutuhan dasar bagi anak-anak dan bayi.

Menurutnya, dapur ini akan melayani lebih dari 36.000 keluarga dan menjadi “dapur pusat terbesar yang tersedia bagi kelompok pengungsi.”

Bantuan Udara, Laut, dan Darat

Sejak pecahnya konflik pada Oktober 2023, Arab Saudi menjadi salah satu negara pertama yang mengirim bantuan ke Gaza melalui:

Lebih dari 80 pesawat bantuan udara
Puluhan kapal bantuan laut
Konvoi darat melalui perbatasan Yordania dan Mesir

KSrelief bahkan melakukan pengiriman bantuan melalui airdrop ketika jalur distribusi lainnya tidak memungkinkan.

Baca juga: MUI Ingatkan Risiko Politik dan Moral atas Rencana Kirim 8.000 Tentara ke Gaza

Komitmen Kemanusiaan Berkelanjutan

Pendirian dapur pusat ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Arab Saudi dalam membantu rakyat Palestina, terutama selama bulan suci Ramadhan, ketika kebutuhan pangan meningkat.

Program ini diharapkan dapat membantu ribuan keluarga pengungsi menjalani Ramadhan dengan lebih layak di tengah keterbatasan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
6 Calon Petugas Haji 2026 Gugur saat Diklat PPIH Arab Saudi, Terkendala Masalah Kesehatan dan Disiplin
6 Calon Petugas Haji 2026 Gugur saat Diklat PPIH Arab Saudi, Terkendala Masalah Kesehatan dan Disiplin
Aktual
DPR Tegas! Kenaikan Biaya Penerbangan Haji Harus Ditanggung Negara, Bukan Jemaah
DPR Tegas! Kenaikan Biaya Penerbangan Haji Harus Ditanggung Negara, Bukan Jemaah
Aktual
Halalbihalal Kompas Gramedia: Tradisi Tahunan yang Menyatukan Keberagaman
Halalbihalal Kompas Gramedia: Tradisi Tahunan yang Menyatukan Keberagaman
Aktual
Pasutri Pedagang Pecel Lele di Bekasi Tertipu Modus Percepatan Haji, Uang Rp600 Juta Raib
Pasutri Pedagang Pecel Lele di Bekasi Tertipu Modus Percepatan Haji, Uang Rp600 Juta Raib
Aktual
Penipuan Percepatan Haji Ditemukan di Bekasi, Puluhan Warga Hampir Jadi Korban
Penipuan Percepatan Haji Ditemukan di Bekasi, Puluhan Warga Hampir Jadi Korban
Aktual
Persiapan Jemaah Haji Bengkulu Masuk Tahap Akhir, Jemaah Mulai Masuk Asrama 23 April
Persiapan Jemaah Haji Bengkulu Masuk Tahap Akhir, Jemaah Mulai Masuk Asrama 23 April
Aktual
Kesiapan Haji 2026 Dibahas di DPR, Menhaj Soroti Fasilitas hingga Biaya Penerbangan
Kesiapan Haji 2026 Dibahas di DPR, Menhaj Soroti Fasilitas hingga Biaya Penerbangan
Aktual
6 Penghalang Doa dalam Islam, Ini Penyebab Doa Sulit Dikabulkan
6 Penghalang Doa dalam Islam, Ini Penyebab Doa Sulit Dikabulkan
Doa dan Niat
Haji 2026 Hanya untuk Pemegang Visa Resmi, Arab Saudi Tegaskan Sanksi Berat bagi Pelanggar
Haji 2026 Hanya untuk Pemegang Visa Resmi, Arab Saudi Tegaskan Sanksi Berat bagi Pelanggar
Aktual
Kuota Haji Fakfak 2026 Turun Jadi 17 Orang, Antrean Tembus 1.227 Calon Jemaah
Kuota Haji Fakfak 2026 Turun Jadi 17 Orang, Antrean Tembus 1.227 Calon Jemaah
Aktual
Doa Mustajab di Makam Ibrahim Saat Tawaf, Ini Bacaan Lengkapnya
Doa Mustajab di Makam Ibrahim Saat Tawaf, Ini Bacaan Lengkapnya
Aktual
Apakah Telinga Berdengung Tanda Dibicarakan? Ini Menurut Islam & Medis
Apakah Telinga Berdengung Tanda Dibicarakan? Ini Menurut Islam & Medis
Aktual
Bacaan Doa Awal Bulan Zulkaidah: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Bacaan Doa Awal Bulan Zulkaidah: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Aktual
Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Boleh atau Tidak? Ini Kata Ulama
Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Boleh atau Tidak? Ini Kata Ulama
Aktual
Biaya Penerbangan Haji 2026 Naik Rp 1,77 Triliun, Kemenhaj Gandeng Kejagung Cari Solusi
Biaya Penerbangan Haji 2026 Naik Rp 1,77 Triliun, Kemenhaj Gandeng Kejagung Cari Solusi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com