KOMPAS.com – Menjelang musim mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kelancaran lalu lintas di berbagai jalur utama.
Salah satu kebijakan yang kembali diterapkan adalah diskon tarif tol sebesar 30 persen bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh.
Program ini disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum ( PU) bersama Jasa Marga sebagai bagian dari langkah mengatur distribusi kendaraan agar tidak menumpuk pada puncak arus mudik.
Lantas, kapan diskon tarif tol 30 persen mulai berlaku dan di ruas tol mana saja potongan harga tersebut bisa dinikmati pemudik?
Pemerintah menetapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen berlaku selama empat hari pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Direktur Utama Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa potongan tarif diberikan lebih awal agar pemudik terdorong berangkat sebelum puncak arus mudik.
“Diskon diberikan pada tanggal tersebut karena diharapkan masyarakat mulai berangkat lebih awal, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, dikutip dari ANTARA, Rabu (11/3/2026).
15–16 Maret 2026
26–27 Maret 2026
Diskon ini berlaku untuk semua golongan kendaraan yang melakukan perjalanan jarak jauh dengan sistem pembayaran tol non-tunai.
Baca juga: Mudik Lebaran Aman: 8 Obat yang Wajib Dibawa dan Bacaan Doa Safar
Kebijakan potongan tarif tol merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengatur pergerakan kendaraan selama masa mudik.
Berdasarkan survei nasional yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, diperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau lebih dari separuh penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026.
Wilayah dengan jumlah pemudik terbesar diprediksi berasal dari Jawa Barat, sementara tujuan terbanyak berada di Jawa Tengah.
Karena itu, pemerintah tidak hanya memberikan diskon tarif tol, tetapi juga menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas seperti:
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan di jalur-jalur utama mudik.
Secara keseluruhan, terdapat 29 ruas jalan tol yang akan menerapkan diskon tarif selama periode Lebaran 2026.
Beberapa di antaranya berada di koridor utama Trans Jawa dan Trans Sumatera yang menjadi jalur favorit pemudik.
Beberapa ruas tol yang mendapatkan potongan tarif antara lain:
Selain itu, diskon juga berlaku pada:
Beberapa ruas tol di Sumatera juga mendapatkan potongan tarif, antara lain:
Selain itu, diskon juga berlaku di beberapa ruas lain seperti:
Baca juga: Tol Yogyakarta–Bawen Segmen Ambarawa–Bawen Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026
Selain periode utama mudik dan balik, beberapa ruas tol memiliki jadwal diskon tambahan.
Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi potensi kepadatan di jalur yang diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan.
Selain memberikan diskon tarif tol, Kementerian Pekerjaan Umum juga memastikan kesiapan infrastruktur jalan untuk mendukung kelancaran mudik.
Pemerintah menyatakan bahwa jaringan jalan tol sepanjang 3.115,98 kilometer berada dalam kondisi mantap.
Sementara itu, jalan nasional non-tol sepanjang 47.603 kilometer memiliki tingkat kemantapan mencapai sekitar 93,5 persen.
Untuk mengantisipasi gangguan selama arus mudik, pemerintah juga menyiapkan:
tim Disaster Relief Unit (DRU) yang siap bergerak jika terjadi kerusakan jalan atau bencana.
Baca juga: Tol Fungsional Prambanan–Purwomartani Dibuka Gratis saat Mudik dan Balik Lebaran 2026
Mudik merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia menjelang Idul Fitri. Perjalanan pulang kampung ini bukan sekadar mobilitas, tetapi juga bagian dari tradisi sosial dan budaya.
Dalam buku Mudik dalam Perspektif Budaya karya Mudji Sutrisno dijelaskan bahwa mudik menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan keluarga dan menjaga ikatan sosial.
Namun tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran sering kali memicu kemacetan panjang di berbagai jalur transportasi.
Karena itu, kebijakan seperti diskon tarif tol dianggap efektif untuk menyebarkan waktu keberangkatan pemudik, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan aman.
Dengan adanya potongan tarif tol hingga 30 persen, pemerintah berharap masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik sebelum puncak arus kendaraan.
Langkah ini dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi beberapa hari menjelang hari raya.
Jika strategi tersebut berjalan efektif, perjalanan menuju kampung halaman saat Idul Fitri 2026 diharapkan bisa berlangsung lebih nyaman dan aman bagi jutaan pemudik di seluruh Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang