KENDAL, KOMPAS.com – Perjalanan mudik Lebaran yang melelahkan berubah menjadi pengalaman hangat bagi para pemudik yang melintas di jalur Pantura Kendal. Di Posko NU Peduli, mereka tak hanya beristirahat, tetapi juga menikmati berbagai layanan gratis.
Suparji, pemudik asal Depok yang hendak pulang ke Wonogiri, merasakan langsung manfaat posko tersebut. Ia tampak santai menikmati pijatan gratis setelah menempuh perjalanan jauh bersama istri dan anaknya sejak Selasa (17/3/2026) malam.
“Alhamdulillah perjalanan lancar. Hanya sempat berhenti di Subah karena hujan,” ujarnya saat ditemui di Posko NU Peduli di Jalan Sukarno-Hatta Kendal, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Ansor Blora Buka 5 Posko Mudik di Jalur Strategis, Pemudik Bisa Istirahat Gratis
Ia mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang tersedia. Selain bisa beristirahat dengan nyaman, Suparji juga memanfaatkan layanan servis motor gratis.
“Tempatnya luas, pelayanannya bagus. Sekalian cek kondisi motor,” tambahnya.
Sang istri, Badriyah, juga merasakan hal serupa. Ia mengaku cukup lelah selama perjalanan karena harus menjaga anak mereka yang tertidur di tengah perjalanan.
“Anak duduk di tengah. Kalau tidur harus saya tahan supaya tidak jatuh, jadi saya tidak boleh ikut ngantuk,” katanya.
Meski begitu, tradisi mudik tetap dijalani setiap tahun. Badriyah yang telah tinggal di Depok sejak 2006 mengatakan bahwa kampung halaman suaminya di Wonogiri selalu menjadi tujuan pulang saat Lebaran.
Cerita serupa datang dari Agus Setyawan, pemudik asal Kalideres, Jakarta Barat, yang menuju Kediri bersama istri dan dua anaknya menggunakan sepeda motor.
“Perjalanan lancar, cuma sempat kehujanan di Subah,” ujarnya.
Agus mengaku kelelahan karena harus menjaga keseimbangan saat membawa anak-anaknya di motor. Namun, rasa rindu pada keluarga menjadi energi tersendiri.
“Sudah dua tahun tidak pulang. Kangen ini yang menghilangkan capek,” ungkapnya.
Ketua Posko Mudik NU Peduli Kendal, Khusnul Huda, menjelaskan bahwa posko ini didirikan oleh PCNU Kabupaten Kendal di halaman Gedung Aswaja PCNU Kendal, yang berada di jalur utama Pantura.
Posko beroperasi sejak 14 hingga 18 Maret 2026 dengan berbagai layanan gratis untuk pemudik. Fasilitas yang disediakan meliputi tempat istirahat dengan matras dan kasur, layanan pijat gratis oleh Banser Husada bersama Pertuni Kendal, serta layanan kesehatan.
Tak hanya itu, pemudik juga bisa memanfaatkan servis motor gratis yang dikelola pelajar dari sekolah Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Kendal.
“Servis meliputi perbaikan ringan sampai tambal ban gratis,” jelas Khusnul.
Panitia juga menyediakan dapur umum dengan makanan gratis serta mushola untuk beribadah.
Baca juga: Doa Naik Kendaraan Darat, Laut, dan Udara untuk Mudik Lengkap
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, tim dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim PCNU Kendal disiagakan selama 24 jam lengkap dengan ambulans.
Ketua PC Ansor Kabupaten Kendal, Ali Nurudin, menambahkan bahwa pihaknya turut mendukung operasional posko, bahkan mendirikan 11 posko Lebaran di berbagai titik.
“Harapannya, pemudik bisa merasa aman dan nyaman selama melintas di Kendal,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang