Editor
KOMPAS.com-Arus balik Lebaran 2026 di jalur pantura Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengalami peningkatan signifikan sejak Senin (23/3/2026), dengan kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah titik strategis, termasuk di sekitar Masjid Al-Fairus yang menjadi lokasi singgah pemudik.
Masjid Al-Fairus yang berada di jalur utama pantura menjadi salah satu masjid ramah pemudik yang ramai dikunjungi selama arus balik Lebaran.
Penyuluh Agama Islam Kota Pekalongan turut hadir memberikan pelayanan bagi pemudik yang beristirahat di lokasi tersebut.
Baca juga: Kapan Lebaran Haji 2026? Ini Jadwal Idul Adha Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Mereka membantu mengatur arus kunjungan serta menjaga keamanan dan ketertiban di area masjid.
Kepala Seksi Bimas Islam Kota Pekalongan, Arifudin, mengatakan pihaknya menerjunkan puluhan penyuluh agama untuk mendukung pelayanan arus balik.
“Sebanyak 35 penyuluh agama kami kerahkan untuk membantu para pemudik. Mereka bertugas hampir 24 jam secara bergiliran dalam tiga shift, yaitu pagi, siang, dan malam,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Sebanyak 35 penyuluh agama yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) bertugas secara bergantian selama 24 jam.
Para penyuluh tidak hanya mengatur arus pemudik, tetapi juga membantu layanan administrasi, termasuk pengisian data.
Seluruh layanan berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antarpetugas di lapangan.
Masjid Al-Fairus menjadi salah satu titik singgah favorit karena lokasinya yang strategis di jalur pantura.
Setiap hari, sekitar 300 pemudik tercatat beristirahat di masjid tersebut.
“Lokasi masjid yang strategis membuatnya ramai dikunjungi. Para penyuluh juga bersinergi dengan DKM untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” kata Arifudin.
Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, One Way Nasional Diberlakukan dari Kalikangkung ke Cikampek
Pengelola menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pemudik selama beristirahat.
Fasilitas tersebut meliputi layanan cek kesehatan, cukur rambut, pijat, hingga servis kendaraan.
Area istirahat yang luas serta toilet terpisah antara laki-laki dan perempuan juga disediakan untuk menunjang kenyamanan.
Kasubdit Penyuluh Agama Islam, Jamaludin Marky, mengapresiasi keterlibatan aktif penyuluh agama dalam pelayanan arus balik Lebaran.
“Peran penyuluh agama tidak hanya terbatas pada pembinaan keagamaan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata. Keterlibatan mereka dalam pelayanan mudik ini menjadi wujud fungsi sosial keagamaan,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antara penyuluh agama, pengurus masjid, dan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan.
Layanan di Masjid Al-Fairus diharapkan dapat membantu pemudik beristirahat dengan nyaman serta melanjutkan perjalanan dengan am
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang