Editor
KOMPAS.com - Tradisi Lebaran Ketupat atau Kupatan menjadi momen lanjutan setelah Idul Fitri yang sarat makna di masyarakat Jawa.
Lebaran Ketupat yang tahun ini jatuh pada 28 Maret 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya di Jawa.
Selain identik dengan hidangan ketupat, momen ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi.
Pada perayaan ini, keluarga kembali berkumpul untuk bersilaturahmi sekaligus melanjutkan tradisi saling memaafkan.
Salah satu tradisi yang tetap dijaga adalah sungkem kepada orang tua sebagai bentuk hormat dan bakti anak.
Melalui sungkem, anak menyampaikan permohonan maaf, rasa terima kasih, serta doa dan harapan baik.
Ucapan yang digunakan biasanya memakai bahasa Jawa krama inggil agar terdengar lebih halus, sopan, dan penuh makna.
Berikut contoh ucapan sungkem Lebaran Ketupat bahasa Jawa untuk bapak dan ibu lengkap dengan arti dan doa.
Baca juga: 30 Ucapan Lebaran Ketupat dalam Bahasa Jawa Halus yang Berisi Permintaan Maaf dan Doa
1. “Sugeng Lebaran Ketupat, Pak. Kula nyuwun pangapunten sedaya kalepatan kula, mugi Bapak tansah pinaringan sehat, panjang yuswa, lan berkah saking Gusti Allah.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Pak. Saya mohon maaf atas semua kesalahan saya, semoga Bapak selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan berkah dari Allah.
2. “Sugeng Kupatan, Pak. Kula nyuwun ridho lan pangestu, mugi gesang kula tansah pinaringan dalan ingkang sae lan kebak berkah.”
Artinya: Selamat Kupatan, Pak. Saya memohon ridho dan restu, semoga hidup saya selalu diberi jalan yang baik dan penuh berkah.
3. “Wilujeng Lebaran Ketupat, Pak. Kula nyuwun pangapunten lahir batin, mugi Gusti Allah tansah nglindungi lan maringi katentreman.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Pak. Saya mohon maaf lahir batin, semoga Allah selalu melindungi dan memberi ketenangan.
4. “Sugeng Kupatan, Pak. Matur nuwun sanget atas sedaya pangorbananipun, mugi Bapak tansah pinaringan kabegjan lan rahayu.”
Artinya: Selamat Kupatan, Pak. Terima kasih atas semua pengorbanan, semoga Bapak selalu diberi kebahagiaan dan keselamatan.
5. “Sugeng Lebaran Ketupat, Pak. Kula nyuwun pangapunten sedaya lepat kula, mugi Bapak tansah pinaringan kesehatan lan rejeki ingkang berkah.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Pak. Saya mohon maaf atas semua kesalahan, semoga Bapak selalu diberi kesehatan dan rezeki yang berkah.
6. “Sugeng Kupatan, Pak. Kula nyuwun pangestu, mugi saben langkah Bapak tansah pinaringan kemudahan lan keselamatan.”
Artinya: Selamat Kupatan, Pak. Saya memohon restu, semoga setiap langkah Bapak selalu diberi kemudahan dan keselamatan.
7. “Wilujeng Lebaran Ketupat, Pak. Mugi sedaya amal ibadah Bapak dipuntampi, lan tansah pinaringan katentreman lan kabegjan.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Pak. Semoga semua amal ibadah Bapak diterima dan selalu diberi ketenangan serta kebahagiaan.
8. “Sugeng Kupatan, Pak. Kula nyuwun pangapunten lan pangestu, mugi kula saged dados anak ingkang migunani lan mbanggakaken.”
Artinya: Selamat Kupatan, Pak. Saya memohon maaf dan restu, semoga saya bisa menjadi anak yang berguna dan membanggakan.
9. “Sugeng Lebaran Ketupat, Pak. Mugi Gusti Allah tansah maringi kesehatan lan ngiyataken imanipun Bapak.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Pak. Semoga Allah selalu memberi kesehatan dan menguatkan iman Bapak.
10. “Sugeng Kupatan, Pak. Kula nyuwun pangapunten sedaya lepat kula, mugi Bapak tansah pinaringan rahayu lan tentreming manah.”
Artinya: Selamat Kupatan, Pak. Saya mohon maaf atas semua kesalahan, semoga Bapak selalu diberi keselamatan dan ketenangan hati.
1. “Sugeng Lebaran Ketupat, Ibu. Kula nyuwun pangapunten sedaya lepat kula, mugi Ibu tansah pinaringan sehat, kabegjan, lan berkah.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Ibu. Saya mohon maaf atas semua kesalahan, semoga Ibu selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, dan berkah.
2. “Sugeng Kupatan, Ibu. Matur nuwun sanget atas katresnan lan pangorbananipun, mugi Gusti Allah paring ganjaran ingkang sae.”
Artinya: Selamat Kupatan, Ibu. Terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanan, semoga Allah memberi balasan yang baik.
3. “Wilujeng Lebaran Ketupat, Ibu. Kula nyuwun pangapunten lahir batin, mugi Ibu tansah pinaringan katentreman lan kasarasan.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Ibu. Saya mohon maaf lahir batin, semoga Ibu selalu diberi ketenangan dan kesehatan.
4. “Sugeng Kupatan, Ibu. Kula nyuwun ridho lan pangestu, mugi gesang kula saged dados anak ingkang migunani.”
Artinya: Selamat Kupatan, Ibu. Saya memohon ridho dan restu, semoga saya bisa menjadi anak yang berguna.
5. “Sugeng Lebaran Ketupat, Ibu. Mugi sedaya amal ibadah dipuntampi, lan Ibu tansah pinaringan rejeki, sehat, saha rahayu.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Ibu. Semoga semua amal ibadah diterima, dan Ibu selalu diberi rezeki, kesehatan, serta keselamatan.
6. “Sugeng Kupatan, Ibu. Nyuwun pangapunten sedaya kalepatan kula, mugi Ibu tansah pinaringan tentrem lan berkah.”
Artinya: Selamat Kupatan, Ibu. Mohon maaf atas semua kesalahan, semoga Ibu selalu diberi ketenangan dan berkah.
7. “Wilujeng Lebaran Ketupat, Ibu. Matur nuwun sanget atas sedaya katresnanipun, mugi Gusti Allah tansah maringi rahmat.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Ibu. Terima kasih atas semua kasih sayang, semoga Allah selalu memberi rahmat.
8. “Sugeng Kupatan, Ibu. Kula nyuwun pangapunten lan pangestu, mugi saben dinten Ibu tansah pinaringan sehat lan rahayu.”
Artinya: Selamat Kupatan, Ibu. Saya memohon maaf dan restu, semoga setiap hari Ibu selalu diberi kesehatan dan keselamatan.
9. “Sugeng Lebaran Ketupat, Ibu. Mugi Gusti Allah tansah nglindungi lan maringi kabegjan ing gesangipun Ibu.”
Artinya: Selamat Lebaran Ketupat, Ibu. Semoga Allah selalu melindungi dan memberi kebahagiaan dalam hidup Ibu.
10. “Sugeng Kupatan, Ibu. Kula nyuwun pangapunten sedaya lepat kula, mugi Ibu tansah pinaringan kesehatan lan katentreman.”
Artinya: Selamat Kupatan, Ibu. Saya mohon maaf atas semua kesalahan, semoga Ibu selalu diberi kesehatan dan ketenangan.
Ucapan sungkem pada Lebaran Ketupat menjadi bentuk penghormatan yang tidak hanya berisi permintaan maaf, tetapi juga doa tulus untuk orang tua.
Dengan bahasa yang halus dan penuh makna, tradisi ini membantu mempererat hubungan keluarga serta menjaga nilai-nilai luhur dalam budaya Jawa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang