Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Layanan Haji Makin Canggih: Arab Saudi Perkuat Digitalisasi hingga AI untuk Kenyamanan Jemaah

Kompas.com, 3 April 2026, 07:20 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com — Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah dengan mengedepankan kolaborasi global serta inovasi teknologi berbasis digital.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar dalam memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi para jemaah.

Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Al-Rabiah menggelar serangkaian pertemuan strategis dengan perwakilan berbagai negara, delegasi resmi, hingga pelaku industri layanan umrah dari dalam dan luar negeri. Pertemuan tersebut berlangsung dalam ajang Umrah and Ziyarah Forum di Madinah.

Baca juga: Dana Haji Tembus Rp 180,72 Triliun, BPKH Klaim Dikelola Profesional dan Transparan

Dalam forum tersebut, Al-Rabiah menegaskan bahwa arahan King Salman dan Mohammed bin Salman menekankan pentingnya pelayanan terbaik bagi tamu Allah, sejalan dengan visi besar Saudi Vision 2030.

Fokus utama pembahasan meliputi peningkatan kualitas layanan, penyederhanaan prosedur kedatangan, serta penguatan koordinasi lintas negara. Pemerintah Arab Saudi juga mendorong kemitraan strategis untuk memperkuat integrasi layanan, mulai dari transportasi, visa, hingga layanan digital.

Selain itu, pertemuan dengan perusahaan umrah dan agen internasional menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan serta solusi atas tantangan operasional di lapangan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pengalaman ibadah jemaah secara menyeluruh.

Teknologi AI dan Smart Mobility Jadi Andalan

Terobosan menarik datang dari perusahaan rintisan Al-Amad yang berada di bawah naungan Wadi Makkah Company. Mereka memperkenalkan inovasi “Pathway of the Holy Sites”, sebuah platform mobilitas pintar berbasis kecerdasan buatan.

Teknologi ini dirancang untuk mengatur pergerakan jemaah di area suci seperti Mina, Arafah, dan Muzdalifah secara real-time. Dengan dukungan Internet of Things (IoT) dan analisis data, sistem ini mampu mengurangi kepadatan, memperlancar arus pergerakan, serta meningkatkan keselamatan selama musim haji.

Tak hanya itu, teknologi ini juga menghadirkan fitur simulasi berbasis augmented reality yang memungkinkan jemaah “berlatih” menjalani rangkaian ibadah sebelum tiba di Tanah Suci. Hal ini membantu mengurangi kebingungan serta meningkatkan kesiapan jemaah.

Bagi petugas haji, sistem ini juga menyediakan simulasi penanganan situasi darurat seperti heat stress, sehingga respons di lapangan bisa lebih cepat dan terkoordinasi.

Integrasi Digital untuk Pengalaman Lebih Mudah

Pemerintah Arab Saudi juga memperkuat integrasi digital melalui platform seperti “Masar”, yang mendukung pengelolaan pemesanan, harga, hingga distribusi layanan secara lebih efisien.

Baca juga: Makkah Bakal Punya Bandara Internasional, Akses Jemaah Haji Bisa Lebih Cepat

Kolaborasi dengan agen perjalanan digital global turut dilakukan untuk memperkuat konektivitas data dan mempercepat transformasi layanan berbasis teknologi.

Dengan berbagai inovasi ini, Arab Saudi menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin modern, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah dari seluruh dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Saat Stres dan Cemas: Arab, Latin dan Artinya
Doa Saat Stres dan Cemas: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Nabi Zakariya Memohon Anak: Harapan di Tengah Kemustahilan
Doa Nabi Zakariya Memohon Anak: Harapan di Tengah Kemustahilan
Doa dan Niat
Fantastis! 89 Juta Orang Kunjungi Arab Saudi untuk Hiburan Selama 2025
Fantastis! 89 Juta Orang Kunjungi Arab Saudi untuk Hiburan Selama 2025
Aktual
Layanan Haji Makin Canggih: Arab Saudi Perkuat Digitalisasi hingga AI untuk Kenyamanan Jemaah
Layanan Haji Makin Canggih: Arab Saudi Perkuat Digitalisasi hingga AI untuk Kenyamanan Jemaah
Aktual
Rawdah Mohamed Buktikan Hijab Bisa Stylish di Dunia Denim, Tampil Edgy hingga High Fashion
Rawdah Mohamed Buktikan Hijab Bisa Stylish di Dunia Denim, Tampil Edgy hingga High Fashion
Aktual
Human Initiative Luncurkan Sebar Qurban 2026, Targetkan 309.000 Penerima
Human Initiative Luncurkan Sebar Qurban 2026, Targetkan 309.000 Penerima
Aktual
Lulusan Cepat Terserap Kerja, UIN Jakarta Ungkap Strategi Sukses Tembus Dunia Industri
Lulusan Cepat Terserap Kerja, UIN Jakarta Ungkap Strategi Sukses Tembus Dunia Industri
Aktual
Dana Haji Tembus Rp 180,72 Triliun, BPKH Klaim Dikelola Profesional dan Transparan
Dana Haji Tembus Rp 180,72 Triliun, BPKH Klaim Dikelola Profesional dan Transparan
Aktual
Doa Qunut Subuh: Perbedaan Bacaan untuk Imam dan Shalat Sendirian, Jangan Sampai Keliru
Doa Qunut Subuh: Perbedaan Bacaan untuk Imam dan Shalat Sendirian, Jangan Sampai Keliru
Doa dan Niat
Dua Kali Adzan Shalat Jumat: Dalil, Sejarah, Perbedaan, dan Hikmahnya
Dua Kali Adzan Shalat Jumat: Dalil, Sejarah, Perbedaan, dan Hikmahnya
Aktual
Bacaan Bilal Shalat Jumat: Arab, Latin, dan Artinya, serta Tata Cara Melaksanaannya
Bacaan Bilal Shalat Jumat: Arab, Latin, dan Artinya, serta Tata Cara Melaksanaannya
Doa dan Niat
ISNU Puji Prabowo Tahan Harga BBM di Tengah Tekanan Global
ISNU Puji Prabowo Tahan Harga BBM di Tengah Tekanan Global
Aktual
Niat Puasa Senin Kamis: Panduan Lengkap dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Niat Puasa Senin Kamis: Panduan Lengkap dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Doa dan Niat
Makkah Bakal Punya Bandara Internasional, Akses Jemaah Haji Bisa Lebih Cepat
Makkah Bakal Punya Bandara Internasional, Akses Jemaah Haji Bisa Lebih Cepat
Aktual
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Diteken, Kemenag Siapkan Struktur dan SDM
Perpres Ditjen Pesantren Sudah Diteken, Kemenag Siapkan Struktur dan SDM
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com