Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

683 Calon Jemaah Haji Kuningan 2026 Siap Berangkat, Terbagi Jadi Dua Kloter

Kompas.com, 8 April 2026, 22:24 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Sebanyak ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Kuningan dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Seluruh tahapan persiapan telah diselesaikan, mulai dari manasik hingga vaksinasi meningitis.

Pemerintah daerah memastikan kondisi jemaah dalam keadaan siap, termasuk dari sisi kesehatan.

Keberangkatan jemaah dijadwalkan berlangsung dalam dua kelompok terbang melalui Bandara Kertajati.

Baca juga: Jemaah Haji dan Umrah Pemegang Kartu Nusuk Kini Bisa Dapat Diskon dan Penawaran Khusus di Arab Saudi

683 Jemaah Haji Kuningan Siap Berangkat

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kuningan, Ahmad Fauzi, menyebutkan bahwa seluruh calon jemaah haji dalam kondisi siap berangkat.

“Calhaj dengan usia tertua itu 85 tahun dan termuda 18 tahun. Semua dalam kondisi siap berangkat,” ujarnya.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Kuningan yang akan diberangkatkan mencapai 683 orang.

Baca juga: Apa Itu Skema Murur dan Tanazul? Ini Pengertian dan Penerapannya untuk Jemaah Haji Reguler 2026

Seluruh tahapan persiapan telah diselesaikan, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun dokumen perjalanan.

“InsyaAllah secara keseluruhan sudah siap, dari administrasi, kesehatan hingga klaim paspor dan visa,” jelasnya.

Selain itu, vaksinasi meningitis sebagai salah satu syarat utama juga telah dilaksanakan.

Jadwal Keberangkatan dan Pembagian Kloter

Para jemaah dijadwalkan berangkat dalam dua kelompok terbang (kloter) melalui BIJB Kertajati.

Kloter 8 akan diberangkatkan pada 26 April 2026, sementara kloter 39 dijadwalkan berangkat pada 18 Mei 2026.

Kedua kloter tersebut akan bergabung dengan jemaah dari daerah lain.

Sebelum keberangkatan, seluruh jemaah akan dikumpulkan di Kuningan Islamic Center, kemudian diberangkatkan ke Asrama Haji Indramayu untuk menginap sebelum terbang ke Arab Saudi.

Ketentuan Barang Bawaan Jemaah

Pihak penyelenggara juga telah menetapkan aturan terkait perlengkapan dan barang bawaan jemaah.

“Untuk koper utama maksimal 32 kilogram dan koper kabin 7 kilogram,” jelasnya.

Ketentuan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan dan kenyamanan selama perjalanan.

Informasi Terkait Situasi Timur Tengah dan Pembayaran Dam

Ahmad Fauzi memastikan bahwa situasi geopolitik di Timur Tengah tidak memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Informasi dari Kedutaan Arab Saudi, kondisi tersebut tidak berdampak pada pelaksanaan ibadah haji, termasuk biaya penerbangan yang tetap stabil,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan jemaah terkait ketentuan pembayaran dam bagi yang melanggar rukun haji.

“Pembayaran dam dapat dilakukan melalui BAZNAS atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia, serta lembaga resmi Ad-Dahi di Arab Saudi,” pungkasnya.

Dengan seluruh persiapan yang telah rampung, keberangkatan jemaah haji Kuningan diharapkan berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com dengan judul "683 Calon Haji Kuningan Bersiap ke Tanah Suci, Termuda Usia 18 dan Tertua 85 Tahun" dan "683 Calon Haji Kuningan Siap Berangkat Meski Geopolitik Memanas, Ini Kata Kepala Kemenag". 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Cerita Anis Saat Badalkan Haji Firdaus, Jemaah yang Hilang dan Wafat di Makkah
Cerita Anis Saat Badalkan Haji Firdaus, Jemaah yang Hilang dan Wafat di Makkah
Aktual
Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag Diperpanjang hingga 5 Juni 2026
Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag Diperpanjang hingga 5 Juni 2026
Aktual
Pesan Menag di Waisak 2026: Dharma Jadi Pelita Perdamaian Dunia
Pesan Menag di Waisak 2026: Dharma Jadi Pelita Perdamaian Dunia
Aktual
Wamenhaj Minta Jemaah Haji Fokus Pulihkan Kondisi Fisik Usai Armuzna
Wamenhaj Minta Jemaah Haji Fokus Pulihkan Kondisi Fisik Usai Armuzna
Aktual
Fase Armuzna Selesai, Bus Shalawat Kembali Beroperasi 24 Jam Layani Jemaah Haji Indonesia
Fase Armuzna Selesai, Bus Shalawat Kembali Beroperasi 24 Jam Layani Jemaah Haji Indonesia
Aktual
Bahlil Lahadalia Doakan Seluruh Jemaah Haji Indonesia Jadi Haji Mabrur
Bahlil Lahadalia Doakan Seluruh Jemaah Haji Indonesia Jadi Haji Mabrur
Aktual
Jangan Ditinggalkan, Ini Keutamaan Shalat Dhuha yang Disebutkan Rasulullah SAW
Jangan Ditinggalkan, Ini Keutamaan Shalat Dhuha yang Disebutkan Rasulullah SAW
Aktual
Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group
Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Group
Aktual
Sholat Dhuha: Pengertian, Hukum, dan Dalil Kesunnahannya dalam Islam
Sholat Dhuha: Pengertian, Hukum, dan Dalil Kesunnahannya dalam Islam
Aktual
Haji 2026 Bebas Wabah, Arab Saudi Berikan 2,5 Juta Layanan Kesehatan
Haji 2026 Bebas Wabah, Arab Saudi Berikan 2,5 Juta Layanan Kesehatan
Aktual
Arab Saudi Bagikan 1,9 Juta Al Quran Terjemahan 80 Bahasa ke Jamaah Haji Dunia
Arab Saudi Bagikan 1,9 Juta Al Quran Terjemahan 80 Bahasa ke Jamaah Haji Dunia
Aktual
Kapan Waktu Shalat Dhuha Dimulai dan Berakhir? Ini Penjelasan Lengkapnya
Kapan Waktu Shalat Dhuha Dimulai dan Berakhir? Ini Penjelasan Lengkapnya
Aktual
Jemaah Haji Diimbau Tak Langsung Tawaf Ifadah Usai dari Mina
Jemaah Haji Diimbau Tak Langsung Tawaf Ifadah Usai dari Mina
Aktual
Nahdlatul Ulama dan Jalan Diplomasi Global, Urgensi LHINU
Nahdlatul Ulama dan Jalan Diplomasi Global, Urgensi LHINU
Aktual
Wamenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Fase Armuzna Tuntas
Wamenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Fase Armuzna Tuntas
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com