Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KH Anwar Zahid Ingatkan Bahaya Euforia usai Puasa: Jangan Balas Dendam Makan!

Kompas.com, 15 April 2026, 08:17 WIB
Add on Google
Bayu Apriliano,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KEBUMEN, KOMPAS.com - Ribuan warga memadati halaman Masjid Al-Iman, Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kebumen, DI Yogyakarta, Selasa (14/4/2026).

Mereka hadir dalam pengajian akbar bertajuk Gebyar Halalbihalal yang menghadirkan penceramah kondang, KH Anwar Zahid.

Dalam tausiyahnya, KH Anwar Zahid mengingatkan jemaah agar tidak terjebak dalam euforia berlebihan setelah Ramadhan.

Ia menyoroti fenomena “balas dendam” dalam bentuk konsumsi makanan berlebihan usai sebulan berpuasa, yang justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

“Setelah Ramadhan, jangan sampai kita balas dendam makan. Justru harus dijaga agar tetap seimbang dan sehat,” pesannya di hadapan ribuan jemaah.

Baca juga: Halalbihalal Kompas Gramedia: Tradisi Tahunan yang Menyatukan Keberagaman

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa makna Idul Fitri tidak sekadar tradisi seremonial, melainkan keberhasilan dalam menjalankan empat amalan utama atau `laku papat`, yakni takbiran, zakat fitrah, shalat Id, dan silaturahmi.

“Kalau itu sudah dilakukan, insyaallah Idul Fitri kita sempurna. Syukur-syukur dilanjutkan dengan puasa sunah Syawal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan perilaku baik yang telah dibangun selama bulan Ramadhan.

Menurutnya, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah Ramadhan berakhir.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Lilis Nuryani bersama jajaran staf ahli, Forkopimcam Mirit, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pengurus takmir masjid setempat.

Suasana berlangsung khidmat sekaligus semarak, mencerminkan antusiasme warga dalam merayakan momen silaturahmi pasca-Idul Fitri.

Permohonan Maaf Bupati Lilis Nuryani

Dalam sambutannya, Lilis Nuryani menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kebumen.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga transparansi kinerja.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memastikan setiap program berjalan secara terbuka dan akuntabel,” ujar Lilis.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak sebagai bagian dari pembangunan sosial.

Menurutnya, peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

“Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Kebumen sebagai Kabupaten Layak Anak. Kami telah menyediakan layanan melalui UPT Perlindungan Perempuan dan Anak yang bisa diakses secara gratis oleh masyarakat,” lanjutnya.

Di sektor pembangunan fisik, Lilis memaparkan sejumlah proyek infrastruktur yang telah dan akan dilaksanakan, khususnya di wilayah Mirit dan sekitarnya.

Baca juga: Apa Itu Lebaran Betawi? Mengenal Tradisi Halalbihalal dan Pelestarian Budaya yang Berlangsung 10-12 April 2026

Pada 2025, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan Gentan–Mirit Petikusan serta Kabekelan–Lembupurwo.

Sementara pada 2026, pembangunan kembali dilanjutkan dengan proyek jalan Sarwogadung–Bonorowo senilai Rp5 miliar, Sarwogadung–Tlogopragoto sebesar Rp1 miliar, peningkatan jalan Sirnoboyo–Tlogopragoto, serta pelebaran Jembatan Kalimati.

"Upaya ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal," kata Bupati.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Nurbuat Lengkap Arab, Latin, Arti, Keutamaan & Cara Mengamalkannya
Doa Nurbuat Lengkap Arab, Latin, Arti, Keutamaan & Cara Mengamalkannya
Doa dan Niat
RI–Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Film, Fashion hingga Kerajinan Tangan
RI–Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Film, Fashion hingga Kerajinan Tangan
Aktual
Takdir Bisa Berubah? Ini Peran Doa Tolak Bala yang Jarang Disadari
Takdir Bisa Berubah? Ini Peran Doa Tolak Bala yang Jarang Disadari
Doa dan Niat
Sering Kalah Lawan Hawa Nafsu? Ini Cara Bangkit dan Mengendalikannya
Sering Kalah Lawan Hawa Nafsu? Ini Cara Bangkit dan Mengendalikannya
Aktual
Terobosan Unik! Ilmuwan Makkah Ciptakan Listrik dari Lalu Lalang Kendaraan
Terobosan Unik! Ilmuwan Makkah Ciptakan Listrik dari Lalu Lalang Kendaraan
Aktual
Kartu Nusuk Hilang? Ini 4 Langkah Penting yang Harus Dilakukan
Kartu Nusuk Hilang? Ini 4 Langkah Penting yang Harus Dilakukan
Aktual
Wamenag Dorong Penetapan Lebaran Satu Pintu, Hindari Kebingungan Umat
Wamenag Dorong Penetapan Lebaran Satu Pintu, Hindari Kebingungan Umat
Aktual
Kasus FH UI: Mengapa Islam Mengutuk Keras Pelecehan Seksual?
Kasus FH UI: Mengapa Islam Mengutuk Keras Pelecehan Seksual?
Aktual
Wacana War Tiket Haji Tuai Sorotan, MUI Minta Kajian Mendalam
Wacana War Tiket Haji Tuai Sorotan, MUI Minta Kajian Mendalam
Aktual
Haji Furoda 2026 Ditiadakan, Kemenhaj Ingatkan Waspada Tawaran Haji Tanpa Antrean
Haji Furoda 2026 Ditiadakan, Kemenhaj Ingatkan Waspada Tawaran Haji Tanpa Antrean
Aktual
KH Anwar Zahid Ingatkan Bahaya Euforia usai Puasa: Jangan Balas Dendam Makan!
KH Anwar Zahid Ingatkan Bahaya Euforia usai Puasa: Jangan Balas Dendam Makan!
Aktual
Biaya Haji 2026 Naik Jadi Rp 8,46 T, Menhaj Pastikan Ditanggung Negara
Biaya Haji 2026 Naik Jadi Rp 8,46 T, Menhaj Pastikan Ditanggung Negara
Aktual
Petugas Haji RI Mulai Diberangkatkan 17 April 2026, Wamenhaj Ingatkan Bukan “Nebeng” Haji
Petugas Haji RI Mulai Diberangkatkan 17 April 2026, Wamenhaj Ingatkan Bukan “Nebeng” Haji
Aktual
Surat Yasin Lengkap 83 Ayat: Arab, Latin dan Artinya
Surat Yasin Lengkap 83 Ayat: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Arab Saudi Denda Rp 400 Juta dan Deportasi 10 Tahun untuk Haji Ilegal
Arab Saudi Denda Rp 400 Juta dan Deportasi 10 Tahun untuk Haji Ilegal
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com