Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Haji 2026 Hampir 100 Persen Siap, 221 Ribu Jemaah Berangkat Mulai 22 April

Kompas.com, 15 April 2026, 18:35 WIB
Add on Google
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Kementerian Haji dan Umrah menyatakan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 Hijriah hampir rampung 100 persen.

Pemerintah menyiapkan berbagai kebutuhan utama jemaah, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga distribusi kartu nusuk menjelang keberangkatan.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, tahapan yang kini dilakukan adalah pengecekan akhir seluruh layanan sebelum operasional haji dimulai.

“Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji,” kata Irfan dalam Konferensi Pers Pemerintah: Update PHTC dan Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026), dilansir dari Bakom RI.

Baca juga: Doa Melepas Jemaah Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Pemerintah telah menyiapkan 177 hotel di Makkah dan 100 hotel di Madinah untuk menampung jemaah haji Indonesia.

Hotel-hotel di Makkah tersebar di kawasan Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziah.

Sementara itu, seluruh hotel di Madinah berada di kawasan Markaziah.

Klinik Kesehatan

Pada sektor kesehatan, pemerintah menyiapkan 40 klinik di Makkah dan lima klinik di Madinah.

Pemerintah juga memastikan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah siap memberikan pelayanan bagi jemaah.

“Setiap kloter terdiri atas satu dokter dan satu tenaga kesehatan,” kata Irfan.

Baca juga: Wacana War Tiket Haji Tuai Sorotan, MUI Minta Kajian Mendalam

Pemerintah juga bekerja sama dengan salah satu rumah sakit besar di Arab Saudi, yakni Saudi German Hospital, untuk mendukung layanan kesehatan jemaah haji Indonesia.

Selain itu, kartu nusuk bagi jemaah haji Indonesia disebut sudah tiba di Tanah Air.

Saat ini, kartu tersebut sedang dalam proses distribusi dan aktivasi sebelum jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Pada layanan konsumsi, pemerintah menyiapkan 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah.

Kesiapan dapur ini menjadi bagian penting untuk menjamin kebutuhan makan jemaah selama menjalankan ibadah haji.

Transportasi Jemaah

Sektor transportasi juga menjadi fokus persiapan pemerintah pada musim haji tahun ini.

Pemerintah menyiapkan bus untuk tiga kebutuhan utama jemaah selama berada di Arab Saudi.

Pertama, bus antarkota untuk melayani perjalanan jemaah pada rute Jeddah-Makkah-Madinah.

Kedua, bus selawat yang akan melayani mobilitas jemaah selama 24 jam menuju Masjidil Haram.

Ketiga, bus masyair yang disiapkan untuk mengangkut jemaah Indonesia selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Baca juga: Arab Saudi Denda Rp 400 Juta dan Deportasi 10 Tahun untuk Haji Ilegal

Adapun kuota haji Indonesia pada 2026 atau 1447 Hijriah ditetapkan sebanyak 221.000 orang.

Jumlah itu terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler atau 92 persen dan 17.680 jemaah haji khusus atau 8 persen.

Keberangkatan jemaah haji kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026 dengan rute menuju Madinah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Sementara itu, keberangkatan kloter terakhir dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026.

Puncak ibadah haji diperkirakan jatuh pada 22 Mei 2026.

Jadwal inti pelaksanaan ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 26 Mei 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Lengkap Haji 2026 Resmi Dirilis, Jemaah Berangkat Mulai 22 April hingga 1 Juli
Jadwal Lengkap Haji 2026 Resmi Dirilis, Jemaah Berangkat Mulai 22 April hingga 1 Juli
Aktual
Haji 2026 Hampir 100 Persen Siap, 221 Ribu Jemaah Berangkat Mulai 22 April
Haji 2026 Hampir 100 Persen Siap, 221 Ribu Jemaah Berangkat Mulai 22 April
Aktual
Saat Umar bin Khattab Temukan Ibu Memasak Batu untuk Anaknya
Saat Umar bin Khattab Temukan Ibu Memasak Batu untuk Anaknya
Aktual
Doa Melepas Jemaah Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Melepas Jemaah Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Sejarah Raja Persia: Dari Cyrus hingga Revolusi Islam Iran 1979
Sejarah Raja Persia: Dari Cyrus hingga Revolusi Islam Iran 1979
Aktual
Doa Saat Cuaca Panas Menyengat Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Cuaca Panas Menyengat Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Arab Saudi Tetapkan Sanksi Haji Ilegal, Denda hingga Rp 400 Juta dan Deportasi
Arab Saudi Tetapkan Sanksi Haji Ilegal, Denda hingga Rp 400 Juta dan Deportasi
Aktual
Jual Beli Emas dalam Islam: Syarat Sah, Akad, dan Hindari Riba
Jual Beli Emas dalam Islam: Syarat Sah, Akad, dan Hindari Riba
Aktual
MPR Desak Perkuat Diplomasi Haji, Usul Tambah Kuota untuk Pangkas Antrean
MPR Desak Perkuat Diplomasi Haji, Usul Tambah Kuota untuk Pangkas Antrean
Aktual
Doa Saat Hujan Deras Lengkap Arab, Latin, Arti & Keutamaannya
Doa Saat Hujan Deras Lengkap Arab, Latin, Arti & Keutamaannya
Doa dan Niat
Doa Nurbuat Lengkap Arab, Latin, Arti, Keutamaan & Cara Mengamalkannya
Doa Nurbuat Lengkap Arab, Latin, Arti, Keutamaan & Cara Mengamalkannya
Doa dan Niat
RI–Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Film, Fashion hingga Kerajinan Tangan
RI–Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Film, Fashion hingga Kerajinan Tangan
Aktual
Takdir Bisa Berubah? Ini Peran Doa Tolak Bala yang Jarang Disadari
Takdir Bisa Berubah? Ini Peran Doa Tolak Bala yang Jarang Disadari
Doa dan Niat
Sering Kalah Lawan Hawa Nafsu? Ini Cara Bangkit dan Mengendalikannya
Sering Kalah Lawan Hawa Nafsu? Ini Cara Bangkit dan Mengendalikannya
Aktual
Terobosan Unik! Ilmuwan Makkah Ciptakan Listrik dari Lalu Lalang Kendaraan
Terobosan Unik! Ilmuwan Makkah Ciptakan Listrik dari Lalu Lalang Kendaraan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com