BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bagi seorang polisi, seragam bukan sekadar simbol wewenang, melainkan amanah yang harus dijaga dengan kesucian hati.
Pesan spiritual tersebut disampaikan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan saat memberikan kultum usai mengimami shalat dzuhur berjamaah di Masjid Polresta Banyuwangi, Kamis (16/4/2026).
Kepada anggotanya, ia menekankan bahwa profesionalisme di lapangan harus berakar pada kedisiplinan ibadah.
Baca juga: Brigpol Niam, Polisi Humanis yang Mengajar Ngaji Anak-anak di Landak
Di tengah kesibukan menjaga keamanan negara, anggota Polri diingatkan untuk tidak kehilangan arah spiritual.
Shalat dipandang sebagai kewajiban yang tidak boleh tergeser oleh urusan duniawi sepadat apa pun.
“Sebagai anggota Polri, kita memang menjalankan tugas negara. Namun jangan sampai kewajiban kita kepada Allah SWT terabaikan, terutama dalam menjaga shalat,” ujar Rofiq.
Lebih dari sekadar syarat sah shalat, menjaga kesucian diri atau wudhu memiliki dimensi yang mendalam bagi aparat penegak hukum.
Menurut Rofiq, suci secara lahiriah harus diikuti dengan kesucian batin yang tecermin dari perilaku sehari-hari.
“Bersuci tentu salah satu syarat untuk menjalankan ibadah shalat. Namun terpenting, dalam bersuci tentu harus menjaga perilaku atau sikap, yaitu tidak mengonsumsi barang haram,” tegasnya.
Baca juga: Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Polisi, PP Muhammadiyah: Pelapor Bukan Organisasi Resmi Kami
Filosofi menjaga wudhu dan shalat ini dipercaya akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepolisian.
Hati yang bersih dan terjaga secara spiritual akan melahirkan polisi yang lebih tulus dan amanah dalam mengayomi masyarakat.
“Dengan hati yang bersih, kita dapat menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik untuk menjaga Banyuwangi semakin baik,” pungkasnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa integritas seorang polisi dimulai dari sajadah, di mana kejujuran dan kesucian diri ditempa sebelum terjun melayani bangsa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang