Editor
KOMPAS.com - Harsono (90), warga Dusun Tunggul Rejo, Desa Salam, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, tercatat sebagai calon jemaah haji tertua di Karanganyar tahun 2026.
Di usia 90 tahun, ia akhirnya bisa mewujudkan impian berangkat ke Tanah Suci bersama sang istri.
Perjalanan menuju ibadah haji ditempuh dengan perjuangan panjang melalui hasil menabung dari jerih payahnya sendiri.
Baca juga: Kisah Jemaah Haji Termuda RI Asal Pontianak, Berangkat di Usia 13 tahun untuk Doakan Mendiang Ibu
Dana keberangkatan dikumpulkan dari usaha pertanian dan ternak yang dijalankannya selama bertahun-tahun.
Saat ditemui, Harsono mengatakan dirinya bersama istri mendaftar haji pada tahun 2020, tepat saat awal pandemi Covid-19.
“Saya dan istri daftar haji saat awal pandemi Covid-19,” kata Harsono, Jumat (17/4/2026) saat ditemui TribunSolo.com.
Baca juga: Kisah Pasutri Penjual Gudeg di Sleman, Menabung Sejak 2009 hingga Bisa Berangkat Haji 2026
Harsono menjelaskan, biaya pendaftaran haji berasal dari tabungan pribadi yang dikumpulkan dari hasil bekerja sebagai petani dan peternak.
Ia mengaku menjual hasil panen mentimun, cabai rawit, hingga memelihara dua ekor sapi yang kemudian dijual saat musim kurban.
“Saya jual hasil tani saya, kemudian hasil penjualan itu saya gunakan untuk membeli dan memelihara dua lembu. Kemudian saya jual saat kurban setiap tahun. Keuntungan dari penjualan lembu itu saya tabung dengan menitipkan uangnya ke anak saya,” kata dia.
Hasil usaha tersebut terus disisihkan hingga cukup untuk mendaftarkan haji bersama istrinya.
Harsono mengaku keinginan berangkat haji sudah muncul sejak tahun 2013. Saat itu, ia merasa tanggung jawab sebagai orang tua sudah tuntas setelah seluruh anaknya menikah.
Menurut dia, ibadah haji menjadi cita-cita berikutnya setelah menyelesaikan kewajiban membesarkan dan menikahkan anak-anak.
“Sejak 2013, saya ingin naik haji karena saya merasa tugas saya sebagai orang tua terhadap anak selesai, yaitu anak paling kecil saya sudah resmi menikah,” kata dia.
Kini, niat yang dipendam sejak lama akhirnya terwujud pada musim haji 2026.
Harsono menjadi contoh bahwa impian berangkat ke Tanah Suci dapat dicapai melalui kerja keras, kesabaran, dan ketekunan menabung.
Di usia senja, ia bersiap menjalankan rukun Islam kelima bersama istri dengan penuh rasa syukur.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul “Cara Suami Istri di Karanganyar Berangkat Haji 2026, Nabung dari Hasil Panen dan Jual Ternak”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang