Editor
KOMPAS.com – Banyak calon jemaah mulai mencari informasi haji 2026 berangkat kapan. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia akhirnya memastikan jadwal resmi keberangkatan haji 1447 H/2026 M sudah ditetapkan dan siap dijalankan.
Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa seluruh tahapan operasional haji berjalan sesuai rencana dan kesiapan layanan hampir mencapai 100 persen.
“InsyaAllah, keberangkatan jemaah dimulai tepat waktu, dan seluruh layanan telah kami siapkan dengan optimal,” ujarnya dalam sosialisasi di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Baca juga: Arab Saudi Kembali Tegaskan Sanksi bagi Jemaah Ilegal, Haji 2026 Wajib Pakai Izin Resmi
Berdasarkan jadwal resmi, jemaah haji Indonesia akan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026. Setelah itu, keberangkatan dilakukan secara bertahap mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 25–26 Mei 2026, bertepatan dengan wukuf di Arafah di Makkah.
Sementara itu, fase pemulangan jemaah ke Tanah Air dijadwalkan mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.
Pemerintah menegaskan seluruh layanan utama seperti akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan telah disiapkan secara menyeluruh, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.
Untuk mendukung kelancaran, tersedia 16 embarkasi di seluruh Indonesia, termasuk tambahan baru di Cipondoh dan Yogyakarta.
Selain itu, layanan fast track juga disediakan di beberapa bandara besar seperti:
Layanan ini mempercepat proses keimigrasian sehingga jemaah tidak perlu antre panjang saat tiba di Arab Saudi.
Di tengah isu kenaikan biaya penerbangan akibat harga avtur, pemerintah memastikan tambahan biaya sekitar Rp 1,77 triliun tidak akan dibebankan kepada jemaah.
“Negara hadir untuk menjaga keberlanjutan layanan tanpa memberatkan jemaah,” kata Irfan.
Pemerintah juga terus melakukan koordinasi lintas kementerian, maskapai, dan otoritas Arab Saudi untuk memastikan penyelenggaraan haji tetap berjalan lancar meski ada dinamika global.
“Keselamatan jemaah adalah prioritas utama,” tegasnya.
Baca juga: Biaya Haji 2026 Naik Jadi Rp 8,46 T, Menhaj Pastikan Ditanggung Negara
Dengan jadwal yang sudah jelas, calon jemaah kini bisa mempersiapkan diri lebih matang, baik secara fisik maupun mental, agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan meraih haji mabrur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang