Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Tarik Uang Tunai di ATM Arab Saudi dengan Kartu dari Indonesia, Jemaah Haji Wajib Tahu

Kompas.com, 4 Mei 2026, 21:28 WIB
Add on Google
Pythag Kurniati,
Puspasari Setyaningrum

Tim Redaksi

MADINAH, KOMPAS.com- Menjalankan ibadah haji di Arab Saudi membutuhkan persiapan matang, termasuk soal pengelolaan keuangan selama di Tanah Suci.

Salah satu hal penting yang harus diketahui oleh jemaah adalah cara menarik uang dengan aman dan mudah saat berada di Mekkah dan Madinah ketika berhaji.

Hal ini menjawab pertanyaan apakah kartu ATM dari Indonesia bisa digunakan di Arab Saudi.

Dengan memerhatikan panduan ini, jemaah dapat merasa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah jika memahami cara penarikan uang tunai.

Baca juga: Cara Naik Bus Shalawat ke Masjidil Haram, Panduan Jemaah Haji untuk Bepergian hingga Pulang ke Hotel

Cara Tarik Uang Tunai di ATM Arab Saudi

Berikut langkah-langkah melakukan penarikan uang tunai di ATM (Automated Teller Machine) di Arab Saudi:

1. Pastikan kartu ATM yang dibawa dapat digunakan di luar negeri

Pertama, pastikan lebih dulu kartu anda aktif dan memungkinkan untuk melakukan transaksi internasional.

Baca juga: Kartu Nusuk Hilang Saat Haji? Ini Cara Mengurus dan Solusi Sementaranya

Anda dapat mendatangi bank ketika masih berada di dalam negeri untuk memastikan kartu anda dapat digunakan.

Kartu berlogo Visa dan Mastercard biasanya bisa dipakai untuk transaksi internasional, termasuk di Arab Saudi.

2. Cari lokasi ATM terdekat

Kedua, carilah lokasi mesin ATM yang terdekat dari lokasi. Biasanya mesin ATM tersedia di bandara, pusat perbelanjaan dan lainnya.

Jika belum mengetahui, anda bisa bertanya pada petugas keamanan atau petugas haji terkait lokasi mesin ATM tarik tunai.

Pastikan mesin ATM yang anda pilih memiliki logo atau jaringan seperti yang tertera di kartu anda.

Pada beberapa ATM di Arab Saudi terdapat fasilitas bahasa Indonesia. Namun tidak semua mesin ATM memilikinya.

Anda dapat mengecek lebih dahulu apakah ATM yang anda gunakan dapat menyediakan fasilitas bahasa Indonesia atau tidak.

Jangan khawatir, karena hampir semua ATM di Arab Saudi dilengkapi dengan bahasa Inggris.

3. Perhatikan biaya penarikan dan kurs

Selain itu, anda juga bisa mencari tahu lebih dahulu biaya penarikan dan kurs tiap mesin ATM.

Rata-rata biaya penarikannya sekitar Rp 25.000, tetapi ada pula yang lebih dari itu.

4. Mulai transaksi penarikan

Selanjutnya mulailah proses transaksi penarikan dengan memasukkan kartu.

Biasanya akan muncul pilihan bahasa dan mulailah memasukan enam angka PIN ATM. Pastikan pula anda menutup dengan tangan saat memasukkan PIN.

Berikutnya pilih nominal uang yang akan ditarik. Jika nominal tidak ada di pilihan otomatis, maka pilihlah opsi jumlah lain dan masukkan nominal uang yang akan ditarik.

Setelah itu ambil uang dan kartu anda dari mesin ATM. Jangan lupa pula mengambil resi dari mesin ATM setelah penarikan.

Dengan memahami langkah dan ketentuan tarik tunai di ATM Arab Saudi, jemaah dapat bertransaksi dengan lebih aman dan nyaman selama ibadah haji.

Pastikan selalu menjaga keamanan kartu dan mengikuti prosedur yang berlaku agar terhindar dari kendala.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Niat Puasa Zulhijah 1-9, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
Niat Puasa Zulhijah 1-9, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Menatap Abad Kedua NU: Catatan dari PMKNU, Pabrik Pemimpin NU
Menatap Abad Kedua NU: Catatan dari PMKNU, Pabrik Pemimpin NU
Aktual
Pembayaran Dam Harus Aman, Resmi, dan Sesuai Keyakinan Fikih Jemaah
Pembayaran Dam Harus Aman, Resmi, dan Sesuai Keyakinan Fikih Jemaah
Aktual
Jadwal Ibadah Sunnah Idul Adha 2026: Puasa, Larangan Potong Kuku dan Rambut, serta Hari Tasyrik
Jadwal Ibadah Sunnah Idul Adha 2026: Puasa, Larangan Potong Kuku dan Rambut, serta Hari Tasyrik
Aktual
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Sama dengan Muhammadiyah
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Sama dengan Muhammadiyah
Aktual
Arab Saudi Bangun RS Darurat Raksasa di Mina untuk Haji 2026
Arab Saudi Bangun RS Darurat Raksasa di Mina untuk Haji 2026
Aktual
Layanan Makkah Route Dinilai Bantu Jemaah Haji Bisa Langsung Fokus Ibadah Saat Tiba di Arab Saudi
Layanan Makkah Route Dinilai Bantu Jemaah Haji Bisa Langsung Fokus Ibadah Saat Tiba di Arab Saudi
Aktual
Arab Saudi Umumkan Jadwal Musim Umrah 2026-2027, Visa Mulai Dibuka 31 Mei
Arab Saudi Umumkan Jadwal Musim Umrah 2026-2027, Visa Mulai Dibuka 31 Mei
Aktual
Manajemen Struktur Kloter Jadi Kunci Pelayaan Jemaah Haji Mandiri
Manajemen Struktur Kloter Jadi Kunci Pelayaan Jemaah Haji Mandiri
Aktual
Layanan Makkah Route Percepat Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Layanan Makkah Route Percepat Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Aktual
Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Sebelum dan Sesudah Idul Adha 2026, Shohibul Qurban Wajib Tahu
Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Sebelum dan Sesudah Idul Adha 2026, Shohibul Qurban Wajib Tahu
Aktual
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Aktual
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Aktual
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com