Editor
KOMPAS.com — Menjelang puncak ibadah Haji 2026, otoritas terkait mengeluarkan aturan ketat bagi jemaah yang akan bergerak menuju Mina.
Jemaah diwajibkan hanya membawa satu tas, sementara tas tambahan, tas jinjing, hingga koper roda (trolley bag) dilarang keras untuk dibawa.
Dilansir dari Islamic Information, aturan ini dipertegas melalui surat edaran tertanggal 6 Mei 2026 yang diterbitkan oleh Misi Haji di Makkah.
Dalam edaran tersebut, seluruh petugas lapangan diperintahkan untuk menegakkan aturan tanpa pengecualian demi kelancaran fase pergerakan jemaah.
Baca juga: 74 Eskalator Dipasang di Mina, Mudahkan Mobilitas Jemaah Haji 2026
Prioritas utama dari kebijakan ini adalah keterbatasan ruang di fasilitas perkemahan Mina. Mengingat jutaan jemaah akan berkumpul di area yang terbatas dalam waktu bersamaan, bagasi berlebih dianggap akan menciptakan hambatan operasional yang serius.
"Ruang di Mina sangat terbatas. Tas troli dan bagasi tambahan hanya akan mempersempit ruang gerak jemaah di dalam tenda dan menghambat mobilisasi di jalur-jalur padat," tulis edaran tersebut.
Baca juga: Saudi Perkuat Mina untuk Haji 2026, Sistem Elektronik Pantau Jemaah Real Time
Pihak berwenang telah menginstruksikan seluruh petugas lapangan untuk segera memberikan pengarahan (briefing) kepada jemaah sebelum keberangkatan ke Mina dimulai.
Jemaah diminta untuk memilah barang bawaan dan hanya membawa kebutuhan esensial yang muat dalam satu tas saja.
Segala bentuk tas troli dan tas jinjing ekstra harus ditinggalkan di hotel atau tempat penyimpanan yang telah ditentukan.
Kepatuhan penuh dari jemaah menjadi kunci agar fase paling padat dalam rangkaian ibadah haji ini dapat berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang