Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Larangan Haji Selama Ihram, Ini Arti Rafats, Fusuq, dan Jidal

Kompas.com, 11 Mei 2026, 13:53 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Umat muslim yang melaksanakan ibadah haji perlu memahami berbagai larangan selama ihram agar ibadah berjalan sesuai syariat.

Ihram merupakansalah satu rukun haji yang dimulai dari batas waktu dan tempat tertentu atau miqat.

Setelah berihram, jemaah diwajibkan menjaga sikap dan meninggalkan sejumlah perbuatan yang dilarang dalam syariat Islam.

Baca juga: Kemenhaj Temukan Jemaah Haji di Jeddah Belum Patuhi Aturan Ihram, Gunakan Pakaian Dalam dan Bersepatu

Pelanggaran terhadap larangan ihram dapat menyebabkan jemaah dikenai dam atau denda sesuai jenis pelanggaran yang dilakukan.

Dalam Al-Quran disebutkan bahwa selama menjalankan ibadah haji, jemaah dilarang melakukan rafats, fusuq, dan jidal.

Baca juga: Jangan Panik Jika Tiba-tiba Haid setelah Niat Ihram dari Miqat, Ini yang Harus Dilakukan Jemaah Haji

“(Musim) haji itu (pada) bulan-bulan yang telah dimaklumi.1 Siapa yang mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, maka janganlah dia berkata jorok (rafaṡ),2 berbuat maksiat dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji. Segala yang baik yang kamu kerjakan, Allah mengetahuinya. Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku Wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat” (QS. Al-Baqarah: 197)

Kementerian Haji dan Umrah juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran selama ihram memiliki konsekuensi dam sesuai aturan yang berlaku.

Arti Rafats, Fusuq, dan Jidal

Mengacu pada buku Manasik Haji dan Umrah 2026, berikut penjelasan mengenai rafats, fusuq, jidal, serta larangan dan hal yang diperbolehkan saat ihram.

Pengertian Rafats

Rafats adalah perkataan atau perbuatan tidak senonoh yang mengandung unsur porno maupun membangkitkan syahwat.

Perbuatan ini juga mencakup senda gurau berlebihan yang mengarah pada nafsu birahi hingga hubungan badan.

Selain itu, kata-kata rayuan, ciuman, dan tindakan lain yang dapat memancing syahwat juga termasuk dalam kategori rafats yang dilarang selama ihram.

Pengertian Fusuq

Fusuq merupakan segala bentuk perbuatan maksiat, baik dilakukan secara sadar maupun tidak sadar.

Dalam pelaksanaan ibadah haji, fusuq mencakup berbagai larangan ihram seperti mencukur rambut, memotong kuku, hingga menangkap binatang buruan.

Beberapa perbuatan yang termasuk fusuq antara lain:

  • Takabbur atau sombong.
  • Menyakiti dan merugikan orang lain melalui ucapan maupun tindakan.
  • Berbuat zalim terhadap orang lain, termasuk mengambil hak orang lain.
  • Melakukan perbuatan yang dapat merusak akidah dan keimanan kepada Allah.
  • Merusak alam dan makhluk hidup tanpa alasan yang dibenarkan.
  • Menghasut atau memprovokasi orang lain untuk melakukan maksiat.

Pengertian Jidal

Jidal adalah segala bentuk perdebatan, perselisihan, atau permusuhan yang dipicu hawa nafsu, termasuk ketika mempertahankan pendapat atau hak pribadi.

Contoh jidal dalam ibadah haji misalnya bertengkar karena berebut kamar, antrean kamar kecil, hingga melakukan demonstrasi akibat ketidakpuasan terhadap suatu kondisi.

Namun demikian, diskusi atau musyawarah terkait urusan agama dan kemaslahatan tetap diperbolehkan selama dilakukan dengan santun dan cara yang baik.

Larangan Saat Ihram bagi Jemaah Laki-laki

Bagi jemaah laki-laki, terdapat beberapa larangan khusus selama ihram, yaitu:

  • Memakai pakaian bertangkup seperti celana atau baju yang disatukan secara permanen, baik dijahit, diikat, maupun direkatkan.
  • Memakai kaos kaki atau sepatu yang menutupi mata kaki dan tumit.
  • Menutup kepala dengan penutup yang melekat seperti topi, peci, atau sorban.

Larangan Saat Ihram bagi Jemaah Perempuan

Sementara bagi jemaah perempuan, larangan selama ihram meliputi:

  • Menutup kedua telapak tangan menggunakan sarung tangan.
  • Menutup wajah menggunakan cadar.

Larangan Ihram bagi Laki-laki dan Perempuan

Adapun larangan ihram yang berlaku bagi seluruh jemaah laki-laki maupun perempuan di antaranya:

  • Memakai wangi-wangian, kecuali yang telah digunakan sebelum niat ihram.
  • Memotong kuku serta mencukur atau mencabut rambut dan bulu badan.
  • Memburu, menyakiti, atau membunuh binatang kecuali yang membahayakan.
  • Memakan hasil buruan.
  • Memotong pepohonan atau mencabut rumput.
  • Menikah, menikahkan, atau meminang untuk pernikahan.
  • Melakukan hubungan badan maupun pendahuluannya seperti bercumbu dan merayu yang membangkitkan syahwat.
  • Mencaci, bertengkar, dan berkata kotor.
  • Melakukan kejahatan dan maksiat.
  • Memakai pakaian yang dicelup bahan beraroma wangi.

Hal yang Diperbolehkan Saat Ihram

Meski terdapat sejumlah larangan, ada pula beberapa hal yang diperbolehkan selama ihram, di antaranya:

  • Membunuh binatang buas atau berbahaya seperti kalajengking, ular, tikus, nyamuk, lalat, dan anjing buas.
  • Mandi dan menyikat gigi.
  • Berbekam.
  • Menggunakan balsem atau minyak angin untuk pengobatan.
  • Memakai kacamata, cincin, jam tangan, dan ikat pinggang.
  • Berteduh di bawah payung, pohon, tenda, atau kendaraan.
  • Membuka tangan dan kaki saat berwudhu bagi perempuan di tempat khusus perempuan.
  • Mencuci dan mengganti kain ihram.
  • Menggaruk kepala dan badan.
  • Menyembelih hewan ternak jinak dan hewan buruan laut.
  • Memakai perhiasan bagi perempuan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Mengenal Larangan Haji: Rafats, Fusuq, dan Jidal Selama Ihram”.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Cegah Kekerasan Seksual, Kemenag Wajibkan CCTV hingga Cabut Izin Pesantren Nakal
Aktual
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar