Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Jemaah Haji Asal Ciamis Wafat di Arafah Jelang Puncak Ibadah Haji

Kompas.com, 26 Mei 2026, 21:29 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Kabar duka datang dari Tanah Suci setelah seorang jemaah haji asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia di Arafah, Arab Saudi.

Peristiwa itu terjadi sesaat setelah jemaah tiba di tenda pemondokan menjelang rangkaian puncak ibadah haji.

Jemaah yang wafat diketahui merupakan peserta Kloter 15 KJT Gelombang I asal Ciamis.

Baca juga: Khatib Wukuf Arafah: Oleh-oleh Terbaik Haji adalah Takwa dan Perubahan Diri

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis pun membenarkan informasi tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam.

Jemaah yang meninggal dunia bernama Sari Adri Martawi (70), warga Kampung Susuru, Kabupaten Ciamis. Almarhumah wafat saat berada di Arafah pada Senin, 25 Mei 2026.

Baca juga: PPIH: Seorang Jemaah Haji Asal Bireun Aceh Meninggal di Tenda Arafah

Kemenhaj Ciamis Benarkan Jemaah Haji Wafat di Arafah

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis, H. Nana Supriatna, membenarkan kabar wafatnya salah satu jemaah haji asal Tatar Galuh tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami menerima laporan resmi bahwa Ibu Sari Adri Martawi wafat di Arafah pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 14.48 waktu Arab Saudi,” ujar Nana Supriatna, Selasa (26/5/2026).

Ia turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah dan berharap seluruh amal ibadah hajinya diterima Allah SWT.

“Kami atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh ibadah hajinya diterima Allah SWT,” katanya.

Jemaah yang Wafat Sempat Masuk Kategori Risiko Tinggi

Sebelum meninggal dunia, almarhumah diketahui masuk kategori jemaah risiko tinggi (risti) berat.

Meski demikian, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, almarhumah tetap aktif mengikuti berbagai rangkaian kegiatan ibadah.

Tercatat, almarhumah telah menjalani umrah wajib, umrah sunah, hingga mengikuti kegiatan ziarah selama berada di Arab Saudi.

Selain itu, almarhumah juga beberapa kali mendapatkan pelayanan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

Berdasarkan catatan kesehatan, almarhumah memiliki riwayat penyakit jantung iskemik kronis.

Imbauan untuk Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi

Menyikapi kejadian tersebut, Nana mengimbau seluruh jemaah haji asal Ciamis, terutama lansia dan kategori risiko tinggi, agar lebih menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami mengimbau seluruh jemaah, khususnya lansia dan yang memiliki riwayat penyakit, agar mengikuti anjuran petugas kesehatan, mengurangi aktivitas fisik yang tidak perlu, memperbanyak minum, dan segera melapor jika mengalami keluhan kesehatan,” pungkasnya.

Saat ini, proses pemulasaran hingga pemakaman almarhumah ditangani oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi.

Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com dengan judul "Jemaah Haji Asal Ciamis Wafat di Arafah, Sempat Alami Penurunan Kondisi Sesaat Tiba di Tenda".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Otoritas Arab Saudi Imbau Jemaah di Arafah Tetap di Dalam Tenda Saat Cuaca Panas Ekstrem
Otoritas Arab Saudi Imbau Jemaah di Arafah Tetap di Dalam Tenda Saat Cuaca Panas Ekstrem
Aktual
Melalui Khutbah Arafah 2026, Imam Masjid Nabawi Serukan Persatuan dan Tolak Slogan Politik Saat Haji
Melalui Khutbah Arafah 2026, Imam Masjid Nabawi Serukan Persatuan dan Tolak Slogan Politik Saat Haji
Aktual
Musyrif Diny Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Lempar Jumrah Saat Waktu Afdal
Musyrif Diny Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Lempar Jumrah Saat Waktu Afdal
Aktual
Menag Nasaruddin Sebut Idul Adha di Istiqlal Jadi Model Pelaksanaan Kurban di Asia Tenggara
Menag Nasaruddin Sebut Idul Adha di Istiqlal Jadi Model Pelaksanaan Kurban di Asia Tenggara
Aktual
Seorang Jemaah Haji Asal Batang Wafat di Arafah Saat Persiapan Wukuf
Seorang Jemaah Haji Asal Batang Wafat di Arafah Saat Persiapan Wukuf
Aktual
Seorang Jemaah Haji Asal Ciamis Wafat di Arafah Jelang Puncak Ibadah Haji
Seorang Jemaah Haji Asal Ciamis Wafat di Arafah Jelang Puncak Ibadah Haji
Aktual
Wapres Gibran Salurkan Sapi Kurban 916 Kilogram Lewat BAZNAS RI
Wapres Gibran Salurkan Sapi Kurban 916 Kilogram Lewat BAZNAS RI
Aktual
Khatib Wukuf Arafah: Oleh-oleh Terbaik Haji adalah Takwa dan Perubahan Diri
Khatib Wukuf Arafah: Oleh-oleh Terbaik Haji adalah Takwa dan Perubahan Diri
Aktual
PPIH: Seorang Jemaah Haji Asal Bireun Aceh Meninggal di Tenda Arafah
PPIH: Seorang Jemaah Haji Asal Bireun Aceh Meninggal di Tenda Arafah
Aktual
Seskab: Presiden Prabowo Dijadwalkan Shalat Idul Adha di KBRI Paris
Seskab: Presiden Prabowo Dijadwalkan Shalat Idul Adha di KBRI Paris
Aktual
Dosen UGM Tekankan Kesejahteraan Hewan dalam Penyembelihan Kurban Idul Adha
Dosen UGM Tekankan Kesejahteraan Hewan dalam Penyembelihan Kurban Idul Adha
Aktual
Menag Nasaruddin Umar: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Menag Nasaruddin Umar: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Aktual
Muhammadiyah Siapkan 1.412 Lokasi Shalat Idul Adha 2026 di Yogyakarta
Muhammadiyah Siapkan 1.412 Lokasi Shalat Idul Adha 2026 di Yogyakarta
Aktual
Menggetarkan Hati, Inilah Isi Khutbah Terakhir Rasulullah SAW di Hari Arafah
Menggetarkan Hati, Inilah Isi Khutbah Terakhir Rasulullah SAW di Hari Arafah
Aktual
Idul Adha 2026 di Gaza Kembali Dirayakan Tanpa Tradisi Sembelih Hewan Kurban
Idul Adha 2026 di Gaza Kembali Dirayakan Tanpa Tradisi Sembelih Hewan Kurban
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com