JEDDAH, KOMPAS.com- Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan jemaah haji kloter 7 embarkasi UPG (Makassar) di plaza ruang tunggu haji Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi, Jumat (5/6/2026).
Gus Irfan, sapaannya, tersenyum saat menyapa jemaah asal Gowa yang mengenakan pakaian bernuansa bling-bling.
"Ini ciri khas dari jemaah Sulawesi Selatan. Beberapa kabupaten memang (berbusana) seperti ini," kata Gus Irfan di sela melepas kepulangan jemaah, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: 3 Doa Menyambut Jamaah Haji Pulang dari Tanah Suci, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Menurutnya penampilan jemaah haji Sulawesi Selatan tersebut adalah sebuah ungkapan kegembiraan. Lantaran mereka sudah menyelesaikan perjuangan menjalankan ibadah haji selama kurang lebih 40 hari.
"Wujud kegembiraan, kearifan lokal. Yang penting tidak mengganggu dan tidak keluar dari kesyarian tidak masalah," katanya.
Salah seorang jemaah asal Kabupaten Gowa, Saharia Mannyikko (47) mengungkapkan busana yang dikenakannya bukan hanya bermakna pakaian fisik.
Menurut Saharia, tradisi berpakaian istimewa usai berhaji itu telah dilakukan turun-menurun di kampung halamannya, Desa Jonjo, Kecamatan Parigi.
"Sudah sejak dulu orangtua kami setelah haji memakai baju renda seperti ini," ujarnya saat ditemui di plaza ruang tunggu haji Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Baca juga: Arab Saudi Hapus Paket D untuk Haji 2027, Ini Dampaknya bagi Jemaah
Tak sekadar busana, Saharia pun mengungkap makna mengenakan busana tersebut sebelum kembali ke Tanah Air. Hal itu dilakukan agar mereka tampil istimewa saat bertemu dengan keluarga di Indonesia.
Menteri Haji dan Umrah RI kembali melepas jemaah asal UPG kloter 7 dan SUB kloter 21 di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.
Hingga Jumat (5/6/2026) sudah ada 78 kelompok terbang (kloter) yang diterbangkan ke Tanah Air dengan jumlah jemaah 30.579 orang atau 14,8 persen dari seluruh jemaah.
Setelah prosesi puncak haji selesai, pemulangan jemaah gelombang 1 melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah dilakukan mulai 1-15 Juni 2026.
Sedangkan pemulangan jemaah gelombang 2 dilakukan melalui Bandara Madinah mulai tanggal 16-30 Juni 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang