Editor
KOMPAS.com - Golek Garwo menjadi salah satu rangkaian yang paling diminati dalam Nikah Fest 2026 yang digelar Kementerian Agama.
Program ini menghadirkan ruang ta'aruf bagi masyarakat yang ingin mencari pasangan hidup melalui proses yang sesuai dengan tuntunan agama.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Kemenag Gelar Golek Garwo, 354 Peserta Berburu Jodoh Secara Syari
Mereka berharap menemukan pasangan untuk membangun keluarga sakinah melalui ikhtiar yang benar.
Salah satu peserta, Arvares Manita (28), perantau asal Aceh, mengaku mengetahui informasi mengenai Golek Garwo dari temannya melalui grup percakapan.
Baca juga: Cerita Ratih Cari Jodoh di Golek Garwo demi Wujudkan Pesan Sang Ibu
Setelah itu, ia memutuskan mendaftar karena menilai kegiatan tersebut menjadi cara yang baik untuk mencari pasangan hidup.
"Bagi saya ini cara yang baik untuk mencari pasangan hidup. Tujuannya tentu ingin menikah dan membangun keluarga sakinah," katanya saat ditemui di sela kegiatan Golek Garwo, Minggu (28/6/2026).
Arvares berharap dapat dipertemukan dengan laki-laki yang telah memiliki pekerjaan, bertanggung jawab, dan setia. I
a mengaku pernah mengalami kegagalan menjelang pernikahan sehingga pengalaman tersebut membuatnya semakin yakin bahwa pernikahan tidak perlu ditunda apabila kedua belah pihak sudah siap.
"Kalau sama-sama sudah cocok, jangan lama-lama," tuturnya.
Ia juga berharap program Golek Garwo dapat diperluas ke berbagai daerah agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan yang sama.
"Kalau bisa disediakan di berbagai kota. Di Aceh sendiri belum ada kegiatan seperti ini, padahal masih banyak yang ingin menikah," harapnya.
Peserta lainnya, Muhammad Firdiansyah (26), perantau asal Bengkulu yang kini bekerja di Depok, juga mengikuti Golek Garwo setelah memperoleh informasi dari temannya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi sarana mencari pasangan, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki diri.
"Saya ingin belajar mengevaluasi diri, sekaligus mendukung teman-teman yang juga sedang mencari pasangan," ujarnya.
Firdiansyah berharap dipertemukan dengan perempuan yang seiman dan memiliki komitmen untuk berjuang bersama membangun rumah tangga.
"Yang penting mau sama-sama berjuang membangun rumah tangga," katanya.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan Golek Garwo bukan sekadar mempertemukan laki-laki dan perempuan, tetapi menjadi ikhtiar menghadirkan proses pencarian jodoh yang sesuai tuntunan agama sekaligus mempersiapkan lahirnya keluarga sakinah.
"Hari ini adalah wasilah untuk menghidupkan sunah Rasulullah melalui ikhtiar mencari pasangan hidup. Kalau niatnya karena Allah dan mengikuti sunah nabi, maka kehadiran kita di tempat ini sudah mengandung keberkahan dan pahala," ujar Abu Rokhmad.
Ia menambahkan, Golek Garwo merupakan salah satu sesi dalam Nikah Fest 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Peaceful Muharam.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam untuk memperkuat ekosistem pembinaan keluarga sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagaimana ditekankan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang