Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Libur, Cuti Bersama, dan Long Weekend

Kompas.com, 12 Agustus 2026, 17:15 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 akan kembali diperingati pada bulan Agustus 2026 yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Menjadi pertanyaan, apakah ada libur nasional, cuti bersama, atau long weekend pada tanggal peringatan Maulid Nabi 2026.

Selain mengetahui tanggalnya, masyarakat juga perlu mengetahui statusnya sebagai libur nasional, cuti bersama, dan peluang mengambil cuti untuk memperpanjang waktu libur.

Baca juga: Mengapa Ada Sekaten Setiap Maulid? Ternyata Berawal dari Strategi Dakwah

Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, 1 Rabiul Awal 1448 H jatuh pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Sehingga, Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026 yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H.

Baca juga: Bacaan Maulid Simtudduror Lengkap dengan Artinya

Bulan Rabiul Awal yang merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriyah menjadi salah satu bulan istimewa bagi umat Islam karena berkaitan dengan sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Hal ini karena Rabiul Awal juga dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang disebut lahir pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau sekitar 570 Masehi.

Maulid Nabi merupakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW serta mengisinya dengan berbagai kegiatan keagamaan dan amalan.

Apakah Maulid Nabi 2026 Menjadi Libur Nasional?

Di Indonesia, Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan libur nasional resmi yang ditetapkan setiap tahun.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, Maulid Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai hari libur nasional pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Dengan demikian, masyarakat dapat mencatat Selasa, 25 Agustus 2026 sebagai tanggal merah dalam kalender libur nasional 2026.

Apakah Ada Cuti Bersama Maulid Nabi 2026?

Tidak ada cuti bersama yang ditetapkan untuk Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, baik pada tanggal 24 dan 26 Agustus 2026.

Artinya, pekerja tidak mendapatkan tambahan hari libur sebelum atau sesudah Maulid Nabi berdasarkan ketetapan tersebut.

Apakah Libur Maulid Nabi 2026 Jadi Long Weekend?

Maulid Nabi 2026 tidak otomatis menjadi long weekend. Sebab, libur nasional Maulid Nabi jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026 sehingga tidak langsung berdekatan dengan Sabtu dan Minggu.

Namun, masyarakat yang ingin mendapatkan libur lebih panjang dapat mengajukan cuti pada hari kerja di antara akhir pekan dan tanggal merah tersebut.

Rekomendasi Cuti Maulid Nabi 2026 Hari Apa?

Bagi pekerja yang ingin membuat libur lebih panjang, Senin, 24 Agustus 2026 menjadi pilihan cuti sebelum libur Maulid Nabi.

Dengan mengambil cuti pada Senin, 24 Agustus, libur dapat berlangsung dari Sabtu, 22 Agustus hingga Selasa, 25 Agustus 2026. Polanya menjadi empat hari berturut-turut, yakni Sabtu, Minggu, Senin, dan Selasa.

Pilihan tersebut tentu tetap menyesuaikan kebijakan cuti dan operasional masing-masing perusahaan atau instansi.

Tujuan Perayaan Maulid Nabi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW dan memperkuat kecintaan umat Islam kepada beliau.

Di Indonesia, peringatan tersebut umumnya diisi dengan kegiatan keagamaan dan berbagai amalan.

Selain menjadi bagian dari tradisi keagamaan masyarakat Muslim, Maulid Nabi dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk kembali mengingat keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Dengan demikian, perayaan Maulid Nabi tidak hanya menjadi peringatan tanggal kelahiran Rasulullah, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Contoh Susunan Acara dan Doa Malam Tirakat HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026
Contoh Susunan Acara dan Doa Malam Tirakat HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026
Aktual
137 Produk Resin Plastik Thailand Dapat Sertifikat Halal Indonesia, Mengapa Plastik Harus Halal?
137 Produk Resin Plastik Thailand Dapat Sertifikat Halal Indonesia, Mengapa Plastik Harus Halal?
Aktual
Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Libur, Cuti Bersama, dan Long Weekend
Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Libur, Cuti Bersama, dan Long Weekend
Aktual
Kemenag Sebut Masjid Istiqlal Tidak IPO, Hanya Fasilitasi Wakaf Saham
Kemenag Sebut Masjid Istiqlal Tidak IPO, Hanya Fasilitasi Wakaf Saham
Aktual
Wamenag Minta Pelaku Usaha dan Penyelenggara Acara Tak Jadikan Agama sebagai Komoditas
Wamenag Minta Pelaku Usaha dan Penyelenggara Acara Tak Jadikan Agama sebagai Komoditas
Aktual
100 Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang Islami untuk Status Media Sosial
100 Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang Islami untuk Status Media Sosial
Aktual
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Aktual
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Aktual
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar