Editor
KOMPAS.com - Ada enam jenis puasa yang dilarang atau tidak disyariatkan dalam Islam yang perlu diketahui umat Muslim, mulai dari puasa sepanjang masa hingga puasa khusus hari Jumat.
Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Syamsul Hidayat juga menjelaskan jenis puasa sunah yang disyariatkan serta ketentuan niatnya.
Baca juga: 4 Amalan Sunah di Bulan Rabiul Awal, dari Puasa hingga Sedekah
Dilansir dari laman Muhammadiyah, Anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Syamsul Hidayat pernah menjelaskan adanya beberapa jenis puasa yang tidak disyariatkan (ghair masyru’).
Jenis tersebut meliputi puasa sepanjang masa, puasa wishal, puasa pada hari raya, puasa hari Tasyriq, puasa satu atau dua hari sebelum Ramadan, serta puasa khusus pada hari Jumat.
Baca juga: Niat Puasa Daud Lengkap: Bacaan, Tata Cara, Waktu Pelaksanaan, dan Ketentuannya
Puasa sepanjang masa atau shaum ad-Dahr merupakan puasa yang dilakukan terus-menerus sepanjang waktu. Jenis puasa ini termasuk puasa yang tidak disyariatkan.
Puasa wishal adalah puasa dengan cara menyambung puasa selama dua hari atau lebih tanpa berbuka di antara hari-hari tersebut. Praktik ini termasuk jenis puasa yang tidak disyariatkan.
Puasa pada hari raya termasuk puasa yang dilarang. Hari raya merupakan waktu yang tidak diperuntukkan untuk menjalankan ibadah puasa.
Puasa pada hari Tasyriq, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, juga termasuk puasa yang tidak disyariatkan.
Puasa yang dilakukan secara khusus sehari atau dua hari sebelum Ramadan juga termasuk jenis puasa yang tidak disyariatkan. Ketentuan ini berbeda dengan orang yang memang memiliki kebiasaan berpuasa atau memiliki kewajiban puasa tertentu sesuai ketentuan syariat.
Puasa yang dikhususkan hanya pada hari Jumat juga termasuk puasa yang tidak disyariatkan. Puasa Jumat dapat dilakukan apabila disertai puasa pada hari sebelum atau sesudahnya.
Syamsul Hidayat menyarankan umat Islam menjalankan puasa yang memang telah disyariatkan berdasarkan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.
Secara umum, tata cara pelaksanaan puasa sunah sama dengan puasa wajib, tetapi terdapat perbedaan dalam waktu niat.
Puasa sunah diawali dengan niat ikhlas karena Allah SWT. Niat puasa sunah dapat dilakukan sejak sebelum fajar hingga tengah hari atau waktu Zuhur selama orang tersebut belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
“Perbedaannya dengan puasa wajib ialah kalau puasa wajib harus sudah berniat puasa sebelum fajar, kalau puasa sunah niatnya bisa sebelum fajar sampai tengah hari atau dzuhur dengan catatan belum melakukan perbuatan yang membatalkan puasa,” Syamsul Hidayat dalam kajian Tarjih yang diselenggarakan Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu (16/02/2022).
Puasa sunah yang masyru’ atau disyariatkan meliputi:
Syamsul Hidayat menyampaikan bahwa menjalankan puasa sunah memiliki sejumlah keutamaan.
Di antaranya, puasa dapat menjadi perisai dari api neraka, malaikat bershalawat atas orang yang berpuasa, dan menjadi sebab terhapusnya dosa-dosa.
Syamsul Hidayat mengingatkan bahwa puasa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menahan lapar dan haus secara fisik.
Ibadah puasa juga harus diikuti komitmen untuk meninggalkan dosa dan maksiat serta mendorong seseorang memperbanyak amal kebaikan.
“Perlu dicamkan bahwa puasa yang sungguh-sungguh bukan sekadar perbuatan fisik menahan lapar dan haus, melainkan didasarkan pada komitmen otentik yang kuat untuk meninggalkan segala perbuatan dosa dan maksiat, sekaligus menjadi pendorong untuk berbuat baik,” ujar dosen studi Islam UMS ini.
Pemahaman mengenai puasa yang dilarang dalam Islam penting agar umat tidak keliru memilih amalan yang hendak dijalankan.
Di sisi lain, masih banyak puasa sunah yang memiliki landasan syariat dan dapat diamalkan untuk meningkatkan ketakwaan.
Pelaksanaan puasa juga perlu disertai pemahaman bahwa inti ibadah bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi membentuk diri agar semakin jauh dari dosa dan dekat dengan kebaikan.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT