Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen

Kompas.com, 8 September 2026, 21:28 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026 telah rampung.

Kesiapan tersebut mencakup perlombaan, layanan bagi kafilah, pendampingan, hingga fasilitas kesehatan selama pelaksanaan MTQ Nasional.

Baca juga: MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat

Persiapan MTQ Nasional XXXI Sudah 100 Persen

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi mengatakan seluruh persiapan yang menjadi lingkup Kementerian Agama telah mencapai 100 persen.

Kemenag kini siap mendukung pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11–20 September 2026.

Baca juga: Penerbangan Dibuka Lagi, Jateng Siapkan Rute Alternatif untuk Kafilah MTQ Nasional

“Persiapan MTQ Nasional dalam lingkup Kementerian Agama sudah mencapai 100 persen. Kami siap menyambut pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11–20 September 2026,” ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

MTQ Nasional XXXI akan dihadiri 7.338 orang dari berbagai daerah. Sebanyak 37 provinsi mengirimkan kafilah lengkap untuk mengikuti gelaran nasional tersebut.

Dari total tersebut, terdapat 2.242 peserta lomba yang terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan. Pelaksanaan kompetisi juga melibatkan 156 dewan hakim dan tujuh pengawas.

Selain peserta dan dewan hakim, sebanyak 2.833 ofisial, anggota kafilah, dan pendamping dijadwalkan hadir.

MTQ Nasional XXXI juga akan dihadiri 246 pejabat pusat dan daerah, 1.844 undangan lainnya, serta 50 tamu negara.

5.257 Soal Disiapkan untuk 24 Golongan Lomba

MTQ Nasional XXXI akan mempertandingkan delapan cabang dan 24 golongan lomba. Untuk mendukung pelaksanaan seluruh kompetisi tersebut, panitia telah menyiapkan sebanyak 5.257 butir soal.

“Sebanyak 5.257 butir soal telah tersedia dari delapan cabang dan 24 golongan lomba yang dipertandingkan. Seluruh persiapan dalam lingkup Kementerian Agama telah kami tuntaskan untuk mendukung kelancaran MTQ Nasional,” kata Muchlis.

Persiapan tidak hanya mencakup kebutuhan kompetisi, tetapi juga layanan bagi kafilah selama berada di Semarang.

Sebanyak 190 ASN dari 38 perangkat daerah Provinsi Jawa Tengah dilibatkan sebagai Liaison Officer (LO) untuk mendampingi kafilah sejak kedatangan hingga kepulangan.

Pendampingan juga melibatkan 35 Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Mereka akan membantu pendampingan kafilah sekaligus mendukung koordinasi dan layanan selama MTQ Nasional XXXI berlangsung.

Layanan Transportasi hingga Akomodasi Disiapkan

Layanan bagi kafilah mencakup pendampingan saat kedatangan, transportasi, akomodasi, hingga mobilitas menuju lokasi musabaqah.

Panitia juga menyiapkan buku panduan yang berisi informasi teknis pelaksanaan MTQ Nasional, termasuk agenda acara, lokasi venue, dan layanan yang dapat diakses selama kegiatan.

RSUP Dr. Kariadi Jadi Rumah Sakit Rujukan

Kesiapan MTQ Nasional XXXI juga mencakup layanan kesehatan bagi peserta dan kafilah. RSUP Dr. Kariadi Semarang ditetapkan sebagai rumah sakit pusat rujukan dengan pelayanan selama 24 jam sepanjang 11–20 September 2026.

Layanan kesehatan tersebut diperkuat sejumlah rumah sakit pendukung di sekitar lokasi kegiatan. Rumah sakit yang dilibatkan yakni RS Nasional Diponegoro, SMC RS Telogorejo, RS KRMT Wongsonegoro, dan RSUD Dr. Adhyatma MPH Tugurejo.

Panitia juga menyiapkan tim kesehatan di sekretariat dan hotel penginapan, ambulans di sejumlah titik strategis, serta mini ICU untuk mendukung kebutuhan protokoler. Selain itu, pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) disediakan di lokasi registrasi peserta.

Untuk memastikan keamanan konsumsi selama MTQ Nasional XXXI, layanan kesehatan juga mencakup uji sampel dan pengawasan makanan. Panitia turut menyiapkan prosedur rujukan bagi peserta maupun kafilah yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Dengan seluruh persiapan tersebut, Kemenag memastikan kebutuhan utama dalam lingkup penyelenggaraannya telah disiapkan sebelum MTQ Nasional XXXI dimulai.

Pelaksanaan MTQ di Semarang dijadwalkan berlangsung selama 10 hari pada 11–20 September 2026.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Aktual
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Aktual
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Aktual
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Doa Harian
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Aktual
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
Aktual
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Aktual
 5 Rukun Islam Secara Berurutan, Lengkap dengan Pengertian dan Maknanya
5 Rukun Islam Secara Berurutan, Lengkap dengan Pengertian dan Maknanya
Doa Harian
 Niat Mandi Junub Wanita: Arab, Latin, Penyebab, dan Tata Caranya
Niat Mandi Junub Wanita: Arab, Latin, Penyebab, dan Tata Caranya
Doa Harian
Doa Tahiyat Akhir: Arab, Latin, Arti, dan Urutan Bacaan yang Benar
Doa Tahiyat Akhir: Arab, Latin, Arti, dan Urutan Bacaan yang Benar
Doa Harian
Hoegeng dalam Islam: Ketika Kejujuran, Amanah, dan Kesederhanaan Menjadi Jalan Pengabdian
Hoegeng dalam Islam: Ketika Kejujuran, Amanah, dan Kesederhanaan Menjadi Jalan Pengabdian
Aktual
Doa Orang Meninggal Laki-Laki: Arab, Latin, Arti, dan Waktu Membacanya
Doa Orang Meninggal Laki-Laki: Arab, Latin, Arti, dan Waktu Membacanya
Doa Harian
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya Apa? Arab, Latin, dan Maknanya
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya Apa? Arab, Latin, dan Maknanya
Doa Harian
Niat Sholat Ashar di Waktu Maghrib: Hukum Qodho dan Tata Caranya
Niat Sholat Ashar di Waktu Maghrib: Hukum Qodho dan Tata Caranya
Doa Harian
Profil KH Ahmad Fudholi, Penceramah Kondang Meninggal Usai Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak
Profil KH Ahmad Fudholi, Penceramah Kondang Meninggal Usai Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar