Editor
KOMPAS.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah menggelar jobfair dalam rangka menyemarakkan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang.
Bursa kerja ini menyediakan 6.736 lowongan kerja dari 300 jabatan yang ditawarkan oleh 40 perusahaan.
Jobfair MTQ Nasional 2026 tersebut terbuka bagi pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk penyandang disabilitas.
Baca juga: Kisah Ahmad Zainudin, Tunanetra Penghafal 30 Juz yang Tampil di MTQ Nasional 2026
Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Ahmad Aziz mengatakan, jobfair MTQ Nasional XXXI Jawa Tengah berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat, 17-18 September 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Parkir eks Ex-Plaza atau Gajahmada Plaza, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, dan terbuka untuk umum.
"Ada 40 perusahaan yang terlibat dengan jumlah lowongan sebanyak 6.736 lowongan kerja dari 300 jabatan," ujar Aziz di kantornya, kota Semarang, Senin (14/9/2026).
Baca juga: Pameran Kaligrafi Internasional Jadi Bagian dari MTQ Nasional XXXI, Tampilkan Karya dari 50 Negara
Ribuan lowongan kerja tersebut dapat diakses oleh pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, mulai lulusan SD hingga sarjana.
Kuota terbesar tersedia untuk lulusan SD dengan 2.208 lowongan. Kemudian, lulusan D1 hingga D3 mendapat 1.156 lowongan, sedangkan lulusan S1 tersedia 88 lowongan. Lowongan lainnya diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK.
"Mayoritas perusahaan yang mencari pekerja dari jobfair ini adalah perusahaan manufaktur, industri garmen, alas kaki dan lain sebagainya," katanya.
Jobfair MTQ Nasional 2026 juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan.
Kategori disabilitas yang dapat mendaftar meliputi disabilitas daksa, rungu, low vision atau gangguan penglihatan, serta tuli.
Aziz menyebut terdapat delapan perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
"Kalo jenis lokernya ada 2.337 yang bisa dicoba untuk kawan-kawan disabilitas," terangnya.
Hingga 14 September 2026, pencari kerja yang telah mendaftar secara online untuk mengikuti jobfair tersebut mencapai sekitar 400 orang.
Aziz berharap jumlah pencari kerja yang mengikuti jobfair kali ini lebih tinggi dibandingkan kegiatan serupa dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah pada 20-21 Agustus 2026.
"Kemarin yang terlibat 3.000 pencari kerja, yang terserap sementara ada 400an orang, tapi hasilnya resminya nanti selepas dua bulan, karena ada yang masih proses seleksi," katanya.
Lebih lanjut, Aziz mengatakan, jobfair rutin digelar untuk mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja. Berdasarkan data per 14 Agustus 2026, terdapat 132.962 pencari kerja di Jawa Tengah.
Jumlah tersebut terdiri dari 78.944 pencari kerja laki-laki dan 54.018 perempuan. Pada periode yang sama, lowongan kerja yang tercatat mencapai 161.142 posisi.
Menurut Aziz, tantangan dalam penyerapan tenaga kerja tidak hanya berkaitan dengan jumlah lowongan, tetapi juga kesiapan calon pekerja.
"Kami berharap lowongan ini untuk bisa segera diakses, tentu dari kami tantangannya ada di pembelakan softskill, selain kompetensi dan skill-nya agar tidak terjadi mismatch dunia kerja (ketimpangan kebutuhan industri dengan kemampuan calon pekerja)," ungkapnya.
Penyelenggaraan jobfair kali ini juga menjadi bagian dari upaya Disnakertrans Jawa Tengah menyemarakkan MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Kota Semarang.
Aziz mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pencari kerja di Jawa Tengah. Jobfair juga terbuka bagi pencari kerja dari seluruh Indonesia.
Dengan lokasi dan waktu penyelenggaraan yang berdekatan dengan rangkaian MTQ Nasional, pencari kerja juga dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti bursa kerja sekaligus melihat pelaksanaan MTQ.
"Ya jadi ikut jobfair sekalian bisa melihat acara MTQ Nasional," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "Jobfair MTQ Nasional ke-31 Jateng, Buka 6.736 Loker dari 300 Jabatan".
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.