Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Muhadjir Effendy Ungkap Keinginan Guruh Soekarnoputra Bangun Masjid Fatmawati

Kompas.com, 29 September 2026, 07:36 WIB
Reni Susanti

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Keinginan Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra untuk membangun masjid sebagai penghormatan kepada ibunya, Fatmawati, belum terwujud hingga ia meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026).

Keinginan itu diungkap oleh Muhadjir Effendy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/9/2026). Menurut Muhadjir, Guruh berencana memberi nama masjid tersebut Masjid Hj Fatmawati.

“Ada satu keinginan mulia almarhum yang belum terlaksana, yaitu membangun sebuah masjid untuk mengenang ibunda tercinta. Niatan itu disampaikan almarhum sekitar 4 tahun lalu,” ujar Muhadjir.

Masjid itu rencananya berdiri di tanah milik Guruh di kawasan kampus Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, Jalan Ir H Juanda, Cirendeu, Ciputat.

Baca juga: Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford

Guruh di Mata Muhadjir

Muhadjir mengenal Guruh melalui karya-karyanya. Pertemuan mereka pernah terjalin, salah satunya pada 2019, ketika ia menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Saat itu, keduanya membicarakan gagasan pembangunan Monumen Fatmawati di Bengkulu di kediaman Guruh di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Monumen yang menggambarkan Fatmawati menjahit bendera Merah Putih itu kemudian diresmikan Presiden Joko Widodo pada 5 Februari 2020.

Bagi Muhadjir, rencana membangun masjid menunjukkan keinginan Guruh untuk kembali mengenang sosok ibunya melalui sebuah karya.

“Mas Guruh sosok seniman idealis sekaligus Nasionalis,” tutur Muhadjir.

Baca juga: Visit My Mosque 2026, Muhammadiyah Kenalkan Islam Indonesia di London

Kedua karakter tersebut mewarnai sebagian besar karya Guruh, baik sebagai musisi maupun koreografer, melalui kelompok yang dipeloporinya yakni Guruh Gipsy dan Swara Mahardhika.

Menurut Muhadjir, terkadang idealisme dan nasionalisme almarhum disertai dengan nada risau dan gelisah seperti lagu “Kembalikan Baliku”.

Lagu yang populer di tahun 80-an dinyayikan oleh Jopie Latul. Risau dan gelisah terhadap keadaan Bali yang terancam keasliannya karena budaya dan gaya hidup yang dibawa pengunjung mancanegara.

“Selamat jalan Mas Guruh. Nama dan karyamu akan melegenda. Akan tercatat bukan hanya karena Anda seorang putra proklamator, namun karena karya-karyamu, karena jejak-jejak kebaikan yang telah Anda tinggalkan,” tulis Muhadhir di akun Facebooknya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Muhadjir Effendy Ungkap Keinginan Guruh Soekarnoputra Bangun Masjid Fatmawati
Muhadjir Effendy Ungkap Keinginan Guruh Soekarnoputra Bangun Masjid Fatmawati
Aktual
Di Darul Amanah, Taj Yasin Ajak Santri Pramuka Jadi Pemimpin yang Berempati
Di Darul Amanah, Taj Yasin Ajak Santri Pramuka Jadi Pemimpin yang Berempati
Aktual
TelurMoe Farm Jadi Ruang Pemberdayaan Difabel Bangun Kemandirian Ekonomi
TelurMoe Farm Jadi Ruang Pemberdayaan Difabel Bangun Kemandirian Ekonomi
Aktual
Niat Sholat Witir 1 dan 3 Rakaat: Arab, Latin, Arti, dan Tata Caranya
Niat Sholat Witir 1 dan 3 Rakaat: Arab, Latin, Arti, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Doa Tidur dan Bangun Tidur: Arab, Latin, Arti, dan Amalannya
Doa Tidur dan Bangun Tidur: Arab, Latin, Arti, dan Amalannya
Doa dan Niat
Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Kandungannya
Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih: Arab, Latin, Arti, dan Kandungannya
Doa dan Niat
Sholawat Nariyah: Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Sholawat Nariyah: Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa dan Niat
Perkiraan Awal Ramadhan 2027 Hingga Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran
Perkiraan Awal Ramadhan 2027 Hingga Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran
Aktual
Kemenhaj Bersihkan Ratusan Ribu Data Invalid, Antrean Faktual Haji Kini Hanya 14 Tahun
Kemenhaj Bersihkan Ratusan Ribu Data Invalid, Antrean Faktual Haji Kini Hanya 14 Tahun
Aktual
Jusuf Kalla Sambut Grand Imam Al-Aqsa, Perkuat Solidaritas Palestina
Jusuf Kalla Sambut Grand Imam Al-Aqsa, Perkuat Solidaritas Palestina
Aktual
Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2027 Lengkap Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran
Perkiraan Awal Puasa Ramadhan 2027 Lengkap Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran
Aktual
Gus Ipul Bantah Isu Aliran Dana Korupsi ke Muktamar NU: Saya Pastikan Hoaks
Gus Ipul Bantah Isu Aliran Dana Korupsi ke Muktamar NU: Saya Pastikan Hoaks
Aktual
Prabowo Usulkan Komposisi Biaya Haji 2027 Jadi 52:48 Agar Tak Bebani Jamaah
Prabowo Usulkan Komposisi Biaya Haji 2027 Jadi 52:48 Agar Tak Bebani Jamaah
Aktual
Terminal 4 Bandara Jeddah Beroperasi, Ini Dampaknya bagi Haji dan Umrah
Terminal 4 Bandara Jeddah Beroperasi, Ini Dampaknya bagi Haji dan Umrah
Aktual
MUI Ingatkan BPJPH: Jangan Kejar Cepat Terbitkan Sertifikat Halal, Ketepatan Harus Utama
MUI Ingatkan BPJPH: Jangan Kejar Cepat Terbitkan Sertifikat Halal, Ketepatan Harus Utama
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar